Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Peta Jalan Karbon Biru Bappenas Arahkan Strategi Iklim Darat-Laut

wahyu by wahyu
1 hour ago
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
: Tangkapan Layar Kanal Youtube Bappenas

Bappenas Integrasikan Karbon Biru dalam Perencanaan Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045 (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meluncurkan Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026–2045 di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (21/9/2026). Peta jalan karbon biru tersebut disiapkan untuk mengintegrasikan perlindungan dan pengelolaan ekosistem laut ke dalam perencanaan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan langkah itu dilakukan dengan mengubah pendekatan strategi iklim berbasis daratan menjadi strategi terpadu darat-laut.

Contents

    • 0.1. SMKHP KKP Percepat Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan
    • 0.2. Kemenkop Gandeng Muhammadiyah Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid
  • 1. Peta Jalan Karbon Biru Ubah Pendekatan Strategi Iklim
  • 2. Implementasi Diselaraskan dengan Perencanaan Tahunan
  • 3. Masyarakat Pesisir Didorong Jadi Mitra Utama

Menurut Rachmat, pengelolaan karbon biru tidak hanya berkaitan dengan kepentingan Indonesia, tetapi juga memiliki dimensi global. Ekosistem karbon biru dinilai perlu dikelola secara berkelanjutan agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, menjaga daya dukung lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

You might also like

: Dok. KKP

SMKHP KKP Percepat Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan

22 September 2026
: Kemenkop menandatangani MoU dengan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah serta Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan guna memperkuat pemberdayaan ekosistem koperasi di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Foto: Dok. Humas Kemenkop)

Kemenkop Gandeng Muhammadiyah Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid

21 September 2026

Peta Jalan Karbon Biru Ubah Pendekatan Strategi Iklim

Rachmat mengatakan, peningkatan jumlah penduduk dunia berdampak pada meningkatnya kebutuhan pangan, energi, dan air. Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa juga menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Masalah pangan, energi, air bukan lagi masalah Indonesia. Masalah pangan, energi, dan air bukan hanya masalah kita,” kata Rachmat.

Ia menilai pertumbuhan penduduk harus diiringi ketersediaan sumber daya yang memadai. Karena itu, pembangunan nasional tidak dapat memisahkan pertumbuhan ekonomi dari daya dukung lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

“Indonesia emas menuntut arah pembangunan nasional yang jelas, terukur, dan berbasis pada keunggulan komparasi bangsa. Kita tidak bisa lagi memisahkan pertumbuhan ekonomi, tidak bisa memisahkan pertumbuhan ekonomi dengan daya dukung, tidak bisa memisahkan ekonomi dengan lingkungan, dan tidak bisa memisahkan ekonomi dengan ekosistem yang lain,” ujarnya.

Rachmat menyebut karakter geografis Indonesia menjadikan laut sebagai bagian penting dari masa depan pembangunan nasional. Dengan sekitar dua pertiga wilayah Indonesia berupa lautan, pengelolaan ekosistem laut perlu ditempatkan sejajar dengan pengelolaan sumber daya daratan.

“Dalam kondisi seperti ini, kita tidak lain harus pergi ke laut,” katanya.

Melalui peta jalan karbon biru, pemerintah mulai mengarahkan strategi iklim menuju pendekatan terpadu yang mencakup darat dan laut.

“Melalui peluncuran Petajalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026-2045, Indonesia secara resmi mentransformasikan dari strategi iklimnya, dari pendekatan berbasis daratan, land-based strategi, menuju strategi terpadu darat-laut yang lebih holistik, atau holistic land and ocean strategy,” jelasnya.

Implementasi Diselaraskan dengan Perencanaan Tahunan

Dalam pelaksanaannya, Rachmat meminta kebijakan dan regulasi lintas sektor diintegrasikan. Lima pilar misi, 10 strategi kunci, dan 21 rencana aksi dalam peta jalan tersebut juga diminta diselaraskan dengan perencanaan pembangunan tahunan hingga 2029.

Ia juga mendorong pembangunan sistem data satu pintu dengan sistem pengukuran, pelaporan, dan verifikasi yang kredibel, terintegrasi, serta berstandar internasional.

“Kedua, mari kita bangun sistem data satu pintu dengan sistem measurement reporting and verification yang harus kredibel, harus terintegrasi, dan berstandar internasional,” ujarnya.

Menurut Rachmat, data sains yang solid dan sistem data yang dapat saling terhubung menjadi dasar agar nilai ekonomi karbon Indonesia dapat diakui secara global.

“Tanpa data sains yang solid dan sistem data yang interoperable nilai ekonomi dari karbon tidak bisa diakui secara global,” tegasnya.

Selain penguatan tata kelola data, ia mendorong kerja sama internasional dalam pengembangan ekosistem karbon biru. Pembiayaan inovatif dan berkelanjutan juga dinilai perlu dioptimalkan untuk mendukung pelaksanaan agenda perlindungan dan pengelolaan ekosistem tersebut.

“Ketiga, optimalkan pembiaya inovatif dan berkelanjutan supaya anggaran belanja kita bisa mencukupi untuk kebutuhan yang lebih mendasar,” kata Rachmat.

Ia menyebut penerbitan blue carbon, green sukuk, dan kerja sama pasar dengan integritas tinggi sebagai instrumen yang perlu terus dikembangkan.

Masyarakat Pesisir Didorong Jadi Mitra Utama

Rachmat menekankan pengelolaan karbon biru harus memberikan manfaat secara inklusif kepada masyarakat pesisir. Prinsip kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial juga perlu diperhatikan dalam pengelolaan nilai ekonomi karbon.

“Keempat, pastikan bahwa distribusi manfaat dan inklusif bagi masyarakat pesisir di mana setiap ekosistem harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Nelayan skala kecil, masyarakat adat, dan komunitas pesisir, menurut Rachmat, harus ditempatkan sebagai mitra utama atau penjaga ekosistem. Insentif dari pengelolaan karbon biru diharapkan dapat masuk secara langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Nelayan skala kecil, masyarakat adat, dan komunitas pesisir harus menjadi bagian mitra utama kita atau steward atau penjaga ekosistem yang seharusnya insentif ekosistem nantinya menjadi bagian dari pengelolaan karbon biru wajib masuk secara langsung untuk meningkatkan sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia,” jelasnya.

Rachmat juga menyoroti potensi wilayah kepulauan Indonesia yang memiliki sekitar 17.000 pulau. Pemanfaatan potensi tersebut, kata dia, harus tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

“Karena karbon kita adalah karbon bukan hanya milik Indonesia, tapi juga bagian dari ekosistem dunia,” kata Rachmat.

Ia mengingatkan perubahan lingkungan yang tidak terkendali dapat mengancam sumber daya ekonomi yang menjadi modal pembangunan. Karena itu, peningkatan kapasitas teknis dan pendapatan masyarakat pesisir menjadi bagian penting dalam implementasi Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026–2045.

Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaHeadlineJakartaKementerianPerencanaan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
wahyu

wahyu

Related Stories

: Dok. KKP

SMKHP KKP Percepat Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan

by Ari Wibowo muhammad
22 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan ekspor hasil perikanan dari wilayah perbatasan Indonesia ke negara tetangga...

: Kemenkop menandatangani MoU dengan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah serta Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan guna memperkuat pemberdayaan ekosistem koperasi di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Foto: Dok. Humas Kemenkop)

Kemenkop Gandeng Muhammadiyah Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid

by wahyu
21 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk mengembangkan koperasi berbasis masjid. Kerja sama...

: Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) menerima memori jabatan dari Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) saat serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr)

Kebijakan Fiskal Suahasil Diminta Punya Aturan dan Batas Waktu

by Fajar
21 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Keuangan Suahasil Nazara diminta memperjelas aturan penggunaan berbagai instrumen kebijakan fiskal pada awal masa kepemimpinannya. Kepala...

: Ilustrasi-Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memblokir barcode (QR) pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi 1.274 unit kendaraan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (ANTARA/Aprionis)

Pertamina Blokir Barcode BBM Subsidi 1.274 Kendaraan di Babel

by Fajar
21 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memblokir barcode atau QR Code pembelian BBM bersubsidi milik 1.274 nomor polisi...

: Menkeu Suahasil Nazara. Foto: Dok Humas Kemenkeu

Utang BLBI Lunas, Surplus BI Rp58 Triliun Bayar Surat Utang

by Ari Wibowo muhammad
21 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Utang yang berkaitan dengan program Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan surat utang negara untuk penanganan krisis...

: Menkomdigi meninjau perkembangan Telekomunikasi Indonesia International (Telin) di Amerika Serikat sekaligus membahas penguatan konektivitas dan infrastruktur digital Indonesia di tingkat global. (Foto: Kemkomdigi)

Menkomdigi Dorong Konektivitas Digital Indonesia ke Pasar Global

by Lia
20 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meninjau perkembangan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak usaha Telkom,...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

ilustrasi gambar Tas Wanita

Cara Mengatur Penyimpanan Barang di Tas Wanita agar Tetap Rapi dan Mudah Dicari

17 July 2026
LPS Siapkan Proses Pembayaran dan Likuidasi BPR Prima Master Bank

LPS Siapkan Proses Pembayaran dan Likuidasi BPR Prima Master Bank

28 January 2026
Polsek Umbulharjo Buru Pelaku Pelemparan ke SMKN Jalan Kenari Yogyakarta

Polsek Umbulharjo Selidiki Aksi Pelemparan Botol dan Cat ke SMKN di Jalan Kenari Yogyakarta

25 May 2026
Polsek Tualang Tanam Jagung di Lahan 5 Hektare untuk Dukung Ketahanan Pangan

Polsek Tualang Tanam Jagung di Lahan 5 Hektare untuk Dukung Ketahanan Pangan

21 February 2026
Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Mobil Pembawa Ekstasi di Lampung

Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Mobil Pembawa Ekstasi di Lampung

29 November 2025
: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melihat hasil penangkaran bibit kakao di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Rabu (5/8/2026). (Foto : Haris)

Pemerintah Siapkan Distribusi Satu Juta Bibit Kakao untuk Dukung Hilirisasi

6 August 2026
Kabaharkam Polri Tinjau Posko Bencana di Aceh Tamiang

Kabaharkam Polri Tinjau Posko Bencana di Aceh Tamiang

17 December 2025

Artikel Terbaru

Gempa Bumi Bermagnitudo 3,8 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 3,8 Guncang Melonguane Sulawesi Utara

22 September 2026
Viral Video Kekerasan Balita, Polda Sumsel Amankan Pengasuh

Viral Video Kekerasan Balita, Polisi Amankan Pengasuh di Palembang

22 September 2026
: Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah di Indonesia. Foto: BPMI Setpres/Unggahan Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet

Pemerintah Kerahkan 54.394 Personel Tangani Karhutla

22 September 2026
Perkuat Silaturahmi Jelang HUT ke-71 Lalu Lintas, Korlantas Polri Anjangsana ke Irjen Pol (Purn) Firman Shantyabudi

Korlantas Polri Dapat Pesan Amanah Jelang HUT ke-71 Lalu Lintas

22 September 2026
: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Kaja Glomm mengunjungi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. (foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Perkuat Pelindungan Way Kambas dari Karhutla

22 September 2026
: Dok. KKP

SMKHP KKP Percepat Ekspor Perikanan di Wilayah Perbatasan

22 September 2026
: Istimewa

209 KDKMP Riau Diverifikasi, 105 Data Masuk SIMKOPDES

22 September 2026

Popular Story

Cegah Fatalitas Kecelakaan, Satlantas Pesawaran Imbau Pengendara Pakai Helm SNI
Peristiwa

Satlantas Pesawaran Edukasi Pengendara soal Pentingnya Helm SNI

by Aditya
19 September 2026
0

Headline.co.id, Pesawaran ~ KORLANTAS POLRI, Pesawaran – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres...

Read moreDetails

Juventus Kalahkan Atalanta 2-0 di Allianz Stadium

Bobotoh dan Pendukung FC Seoul Jalin Persahabatan

Kemkomdigi Dorong Tata Kelola untuk Jaga Kepercayaan Industri Digital

Enam Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional

Wajah Memerah Saat Olahraga, Ini Penyebab dan Tanda Bahayanya

Polda Metro Jaya Sita 518 Kartrid Etomidat di Jakarta-Tangsel

Renovasi Rumah Warga Sumenep Rampung 100 Persen

MTQ Nasional XXXI Ditutup, Transaksi UMKM Capai Rp16 Miliar

TNI Fair 2026 di Monas Hadirkan Pameran Alutsista dan Edukasi

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.