Highlight Berita:
Headline.co.id, Yogyakarta ~ Toyota menguji kemampuan New Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir, Yogyakarta, melalui kegiatan Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026 bersama jurnalis otomotif nasional. SUV dengan banderol Rp 2,7 miliar itu dibawa melintasi trek pasir berkontur naik turun untuk memperlihatkan kerja sistem hybrid, traksi, handling, dan suspensinya ketika menghadapi medan berat. Pengujian dilakukan dalam format taxi drive dengan kendaraan dikemudikan para pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia, sementara peserta mengikuti pengalaman berkendara sebagai penumpang. Karakter Gumuk Pasir yang menyerupai lintasan gurun menghadirkan pengalaman berkendara yang memberi gambaran sensasi ala Rally Dakar.
Permukaan pasir yang terus berubah menjadi salah satu tantangan utama dalam pengujian tersebut. Kondisi itu menjadi tempat untuk memperlihatkan bagaimana tenaga dari mesin bensin dan motor listrik disalurkan sekaligus bagaimana teknologi off-road khas Land Cruiser bekerja menjaga kendaraan saat melintasi tanjakan, turunan, serta permukaan yang tidak rata.
Land Cruiser 300 Hybrid EV Hadapi Trek Gumuk Pasir
Dalam sesi taxi drive, akselerasi, karakter handling, dan respons suspensi Land Cruiser 300 Hybrid EV dapat dirasakan ketika kendaraan melaju di trek pasir. Kontur Gumuk Pasir yang naik turun membuat kendaraan harus menghadapi perubahan beban dan traksi secara berulang, sekaligus memberikan kondisi yang berbeda dibandingkan penggunaan di jalan beraspal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Toyota menawarkan New Land Cruiser 300 Hybrid EV dalam dua varian. VX-R Hybrid EV diarahkan pada kenyamanan dan kemewahan, sedangkan GR-S Hybrid EV membawa karakter lebih sporty dengan DNA GAZOO Racing yang lebih kuat. Kedua varian menggunakan Parallel Hybrid System yang dirancang untuk mendukung peningkatan performa, termasuk ketika kendaraan digunakan pada medan berat.
Tenaga Gabungan Tembus 457 Hp dan Torsi 790 Nm
Sumber tenaga Land Cruiser 300 Hybrid EV berasal dari mesin V35A-FTS berkonfigurasi V6 berkapasitas 3.500 cc twin-turbo. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 409 hp dan torsi 650 Nm. Toyota kemudian memadukannya dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 48 hp dan torsi 250 Nm.
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik menghasilkan tenaga sistem sebesar 457 hp dengan torsi 790 Nm. Angka tersebut menjadikan Land Cruiser 300 Hybrid EV sebagai Land Cruiser paling bertenaga yang pernah diproduksi Toyota. Besarnya output tenaga menjadi salah satu modal kendaraan ketika harus memperoleh dorongan tambahan saat melintasi permukaan pasir dan tanjakan.
Parallel Hybrid System Bekerja Sesuai Kondisi Medan
Sistem elektrifikasi pada Land Cruiser 300 Hybrid EV berbeda dibandingkan sebagian besar mobil hybrid Toyota yang menggunakan Series-Parallel Hybrid System. Model ini menggunakan Parallel Hybrid System dengan motor listrik ditempatkan di antara mesin bensin dan transmisi otomatis 10-percepatan.
Konfigurasi tersebut dilengkapi sistem clutch yang memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja secara bersamaan maupun terpisah sesuai kebutuhan kendaraan. Pada kecepatan rendah, motor listrik dapat menggerakkan kendaraan secara lebih halus. Ketika mobil menghadapi kebutuhan tenaga lebih besar seperti tanjakan pasir, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja bersama untuk menghasilkan dorongan yang lebih kuat.
Karakter sistem tersebut menjadi bagian penting dalam pengujian di Gumuk Pasir. Medan dengan permukaan yang berubah menuntut tenaga dapat disalurkan sesuai kebutuhan tanpa mengabaikan kemampuan kendaraan mempertahankan traksi.
Fitur Off-road Menjaga Traksi dan Kendali di Pasir
Kemampuan Land Cruiser 300 Hybrid EV di medan berat didukung Multi Terrain Select atau MTS. Sistem ini menyediakan Sand Mode untuk menyesuaikan karakter kendaraan ketika digunakan di atas pasir. Selain itu, Toyota membekalinya dengan Crawl Control yang memiliki lima pilihan kecepatan dan dapat mengatur akselerasi serta pengereman secara otomatis.
Downhill Assist Control atau DAC juga tersedia untuk membantu mempertahankan kecepatan kendaraan saat melewati turunan. Kombinasi teknologi tersebut ditujukan untuk mendukung pengendalian kendaraan ketika kondisi permukaan jalan sulit diprediksi, seperti yang ditemukan pada trek pasir dengan kontur naik turun.
Land Cruiser 300 Hybrid EV tetap mempertahankan karakter SUV untuk medan berat dengan ground clearance 235 mm. Kendaraan tersebut juga memiliki kemampuan menerjang genangan air hingga kedalaman 700 mm. Untuk mendukung kenyamanan, Adaptive Variable Suspension atau AVS dapat menyesuaikan karakter suspensi ketika kendaraan melalui permukaan jalan yang tidak rata.
Sistem Hybrid Tetap Dibekali Perlindungan untuk Medan Berat
Toyota menempatkan baterai hybrid di bawah jok baris ketiga dan melindunginya menggunakan waterproof battery case. Penempatan serta perlindungan tersebut menjadi bagian dari rancangan sistem elektrifikasi pada kendaraan yang tetap dipersiapkan untuk menghadapi kondisi off-road.
Sistem hybrid turut dilengkapi aki 12 volt dan backup alternator. Perangkat tersebut memungkinkan kendaraan tetap dapat dijalankan menggunakan mesin bensin apabila terjadi gangguan pada sistem hybrid. Pendekatan ini mempertahankan kemampuan operasional kendaraan saat digunakan di kondisi yang menuntut daya tahan lebih tinggi.
Selain menunjang performa berkendara, Land Cruiser 300 Hybrid EV menyediakan suplai daya AC hingga 1.500 watt. Rangkaian teknologi tersebut melengkapi kombinasi tenaga mesin dan motor listrik yang menjadi karakter utama generasi elektrifikasi Land Cruiser ini, sekaligus menunjukkan bagaimana sistem hybrid diterapkan tanpa meninggalkan kemampuan off-road yang menjadi identitas model tersebut.





















