Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Nissan Habiskan Rp 4,1 Triliun untuk Produksi Kicks e-Power sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan memperkuat operasinya di Eropa. Investasi sebesar 170 juta pound sterling atau sekitar Rp 4,1 triliun itu akan digunakan untuk menyiapkan produksi SUV kompak Nissan Kicks e-Power di pabrik Sunderland, Inggris. Kehadiran Kicks akan menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya model tersebut diproduksi di Eropa, meski Nissan belum mengungkap jadwal pasti dimulainya produksi.
Investasi tersebut sekaligus memperluas jajaran kendaraan yang dirakit di fasilitas Sunderland. Kicks akan bergabung dengan tiga model Nissan yang telah lebih dahulu diproduksi di pabrik tersebut, yaitu Qashqai, Juke, dan Leaf listrik.
Kicks Jadi Model Keempat yang Dirakit di Sunderland
Masuknya Kicks ke lini produksi Sunderland membuat fasilitas di Inggris itu semakin penting dalam strategi manufaktur Nissan di Eropa. Sebelumnya, Kicks diproduksi di Jepang, Brasil, dan Meksiko. Produksi di Sunderland dengan demikian akan membuka basis perakitan baru bagi model SUV segmen B tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kicks bukan produk baru dalam portofolio global Nissan. Model ini pertama kali diluncurkan pada 2016 dan telah mencatat penjualan lebih dari 1,8 juta unit di lebih dari 70 negara. Capaian tersebut menunjukkan luasnya jangkauan pasar Kicks sejak diperkenalkan.
Generasi kedua Nissan Kicks kemudian diperkenalkan pada 2024. Model generasi terbaru itu hadir dengan dimensi yang sedikit lebih besar dibandingkan Juke generasi sebelumnya.
Nissan Kicks Eropa Gunakan Teknologi e-POWER
Meski waktu dimulainya produksi belum diumumkan, Nissan memastikan Kicks yang ditujukan untuk pasar Eropa akan mengadopsi teknologi e-POWER. Sistem elektrifikasi tersebut menggunakan motor listrik untuk menggerakkan roda kendaraan.
Dalam sistem e-POWER, mesin bensin tidak menjadi penggerak utama roda. Mesin tersebut berfungsi menghasilkan listrik yang digunakan untuk mengisi baterai, sementara tenaga penggerak kendaraan disalurkan melalui motor listrik.
Penggunaan teknologi tersebut menempatkan Kicks sebagai bagian dari langkah Nissan dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi untuk pasar Eropa. Namun, bahan yang tersedia tidak menyebutkan spesifikasi teknis lebih lanjut, kapasitas baterai, tenaga motor listrik, maupun rincian varian yang akan diproduksi di Sunderland.
Investasi Baru Perkuat Posisi Pabrik Sunderland
Keputusan mengalokasikan investasi baru juga menjadi perkembangan penting bagi pabrik Sunderland. Fasilitas tersebut sebelumnya berada dalam situasi ketidakpastian seiring berlangsungnya strategi restrukturisasi global Nissan.
Restrukturisasi tersebut mencakup upaya efisiensi biaya, rencana penutupan sejumlah pabrik di negara lain, serta pembatalan beberapa proyek kendaraan masa depan. Dalam konteks itu, keputusan membawa produksi Kicks ke Sunderland memberikan tambahan aktivitas manufaktur bagi fasilitas Nissan di Inggris.
Langkah tersebut juga memperlihatkan bahwa Sunderland tetap memiliki peran dalam strategi produksi Nissan, terutama untuk kendaraan yang dipasarkan di kawasan Eropa. Kehadiran Kicks akan menambah portofolio model yang ditangani pabrik tersebut di tengah perubahan strategi bisnis perusahaan secara global.
Pemerintah Inggris Sambut Langkah Nissan
Pemerintah Inggris menyambut positif keputusan Nissan menambah investasi untuk fasilitas Sunderland. Menteri Bisnis Inggris Jonathan Reynolds menilai langkah perusahaan tersebut sebagai bukti kepercayaan terhadap kemampuan manufaktur Inggris sekaligus masa depan industri otomotif negara itu.
Di tengah ekspansi produksi Kicks e-Power, Nissan juga masih berdiskusi dengan pemerintah mengenai kebijakan target penjualan kendaraan listrik di Inggris. Pembicaraan tersebut dilakukan agar proses transisi menuju elektrifikasi dinilai lebih realistis bagi industri otomotif.
Dengan investasi 170 juta pound sterling tersebut, Nissan tidak hanya memperkenalkan Kicks ke jalur produksi Eropa untuk pertama kalinya, tetapi juga menambah model elektrifikasi di fasilitas Sunderland. Namun, kepastian mengenai waktu produksi perdana Kicks e-Power di Inggris masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari perusahaan.





















