Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Lexus ES generasi terbaru mencatat permintaan yang melampaui perkiraan Lexus Indonesia setelah resmi diperkenalkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Antusiasme konsumen datang terhadap dua pilihan elektrifikasi yang ditawarkan, yakni hybrid dan battery electric vehicle atau BEV, dengan varian hybrid mencatat porsi permintaan lebih besar. Tingginya permintaan tersebut membuat Lexus Indonesia kini berupaya mendapatkan tambahan alokasi unit agar konsumen yang telah memesan kendaraan tidak menghadapi waktu tunggu terlalu panjang.
General Manager Lexus Indonesia Ima Nurbani Rahmah mengatakan sambutan konsumen terhadap Lexus ES terbaru cukup besar sejak peluncuran resminya di GIIAS 2026. Menurut dia, permintaan yang masuk bahkan berada di atas perkiraan awal perusahaan.
'Jadi kemarin kita official launch Lexus ES itu di GIIAS 2026, sebulan yang lalu. Animonya cukup besar ya, bahkan mungkin di atas perkiraan. Kita banyak mendapatkan demand baik untuk hybrid maupun untuk BEV,' ujar Ima.
Lexus ES Hybrid Dominasi Permintaan
Dari keseluruhan permintaan yang diterima, Lexus Indonesia mencatat varian hybrid masih mendominasi pilihan konsumen. Komposisinya berada di kisaran 60 persen untuk Lexus ES hybrid dan sekitar 40 persen untuk Lexus ES berpenggerak listrik murni atau BEV.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
'Kira-kira mungkin komposisinya 60 persen hybrid EV, 40 persennya BEV,' kata Ima.
Komposisi tersebut menunjukkan permintaan Lexus ES terbaru tidak hanya bertumpu pada satu jenis teknologi elektrifikasi. Meski hybrid mencatat porsi lebih besar, versi BEV juga memperoleh permintaan dari konsumen sejak model tersebut diperkenalkan.
Lexus Indonesia belum mengungkapkan secara terperinci jumlah pemesanan yang telah diterima. Namun, perusahaan memberikan gambaran mengenai besarnya respons pasar dengan membandingkan permintaan model terbaru dengan Lexus ES generasi sebelumnya.
Permintaan Melampaui Generasi Sebelumnya
Menurut Ima, penerimaan terhadap Lexus ES terbaru dalam periode empat bulan telah mencapai sekitar dua kali lipat dibandingkan permintaan selama satu tahun terhadap Lexus ES generasi sebelumnya. Perbandingan tersebut menjadi salah satu indikator tingginya respons konsumen terhadap model full model change tersebut.
'Untuk jumlahnya saya belum mendapat detailnya. Sebagai perbandingan, penerimaan full model change dari ES yang lama itu sekitar 2 kali lipat dalam kurun waktu 4 bulan dibandingkan demand setahunnya ES yang lama,' jelas Ima.
Meski demikian, Lexus Indonesia masih akan memantau perkembangan permintaan karena Lexus ES generasi terbaru baru berada pada tahap awal pemasaran. Perusahaan belum menjadikan tingginya penerimaan awal tersebut sebagai gambaran akhir kebutuhan pasar.
'Tapi ini kan masih di awal-awalnya, jadi kita coba monitor terus kebutuhan demand dari customer,' tutur Ima.
Lexus Berupaya Tambah Alokasi Unit
Permintaan yang melampaui proyeksi awal sekaligus menghadirkan tantangan dari sisi ketersediaan kendaraan. Lexus Indonesia kini memiliki pekerjaan untuk memperoleh tambahan alokasi Lexus ES sehingga waktu tunggu konsumen dapat ditekan.
'Tapi memang karena tadi demand-nya di atas perkiraan kami awal, jadi sekarang kita punya PR untuk bisa mendapatkan tambahan alokasi, supaya customer-customer nggak terlalu lama menunggu kendaraan ES-nya,' kata Ima.
Upaya penambahan alokasi tersebut terutama berkaitan dengan konsumen yang telah melakukan pemesanan hingga periode GIIAS 2026. Lexus Indonesia mengusahakan kendaraan yang dipesan dalam periode tersebut dapat diserahkan kepada konsumen pada tahun ini.
'Untuk customer-customer yang melakukan pemesanan sampai GIIAS 2026, kami sedang usahakan untuk bisa mendapatkan delivery kendaraannya di tahun ini. Mudah-mudahan bisa kita segera fulfill supaya customer nggak terlalu lama menunggu,' ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, kemampuan memperoleh tambahan unit menjadi bagian penting dalam memenuhi permintaan Lexus ES terbaru. Lexus Indonesia masih memantau kebutuhan konsumen sekaligus berupaya memastikan pemesanan yang telah masuk dapat dipenuhi tanpa memperpanjang masa tunggu.
Lexus LM Masih Jadi Model Paling Diminati
Meski Lexus ES mencatat respons tinggi, sedan tersebut belum menjadi model dengan permintaan terbesar dalam jajaran Lexus di Indonesia. Secara keseluruhan, Lexus LM masih menempati posisi pertama sebagai model dengan permintaan tertinggi.
Lexus ES berada di posisi kedua dalam urutan permintaan konsumen, sedangkan Lexus RX menempati posisi ketiga. Kondisi ini menempatkan ES sebagai salah satu model dengan kontribusi permintaan terbesar di jajaran kendaraan Lexus saat ini.
'Di Lexus, secara total model yang permintaannya paling tinggi itu adalah Lexus LM. Kemudian ES di posisi kedua, dan ketiga SUV kita, RX,' tutup Ima.
Tingginya permintaan Lexus ES terbaru sejak diperkenalkan di GIIAS 2026 membuat fokus Lexus Indonesia tidak hanya berada pada penerimaan pasar, tetapi juga kemampuan memenuhi kebutuhan konsumen. Dengan permintaan hybrid dan BEV yang sama-sama masuk, tambahan alokasi menjadi langkah yang diperlukan agar penyerahan kendaraan dapat dilakukan sesuai upaya perusahaan.


















