Headline.co.id, Jakarta ~ KORLANTAS POLRI, Maluku Utara – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara menggelar lomba mural untuk memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 pada Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di wilayah Maluku Utara itu melibatkan seniman, komunitas kreatif, serta peserta individu. Lomba mural Ditlantas Polda Malut digelar sebagai wadah penyaluran kreativitas sekaligus media menyampaikan pesan keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas. Pesan tersebut disampaikan melalui karya seni yang dinilai lebih menarik dan mudah diterima masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Ditlantas Polda Maluku Utara tidak hanya menempatkan lomba mural sebagai ajang kreativitas, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi kepolisian dan masyarakat.
Sebanyak 12 peserta dari komunitas maupun individu mengikuti perlombaan tersebut. Mereka adalah Muh. Rosyadi, Leader Creative, Zul Fajri, Ravik Rahim, Todola Art, Gam Art, Rossdatlft Art, Chandra, Nadsir, Jin Botol Team, Santai Studio, dan Adi Heriyadi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Lomba mural Ditlantas Polda Malut jadi media pesan keselamatan
Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara Kombes Pol Doni Hermawan mengatakan, lomba mural merupakan bentuk apresiasi Polri terhadap kreativitas generasi muda. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan Lomba Mural ini, kami ingin memberikan ruang bagi para seniman dan generasi muda untuk menyalurkan kreativitasnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas melalui karya seni yang menarik dan mudah diterima masyarakat,” kata Kombes Pol Doni, Rabu (16/9/2026).
Pesan mengenai tertib berlalu lintas disampaikan melalui karya mural yang dibuat para peserta. Dengan pendekatan tersebut, Ditlantas Polda Maluku Utara berharap informasi mengenai keselamatan lalu lintas dapat diterima masyarakat melalui medium yang kreatif dan humanis.
Selama perlombaan berlangsung, para peserta terlihat antusias menuangkan gagasan mereka ke dalam karya mural. Proses pembuatan karya itu sekaligus menjadi ruang interaksi jajaran Ditlantas Polda Maluku Utara dan komunitas seni.
Momentum memperkuat komunikasi polisi dan masyarakat
Kombes Pol Doni menuturkan, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pelayanan dan keselamatan berlalu lintas. Menurut dia, momentum tersebut juga penting untuk memperkuat sinergi serta komunikasi positif Polri dan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi, mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, serta mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang membawa pesan keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Kegiatan lomba mural tersebut mempertemukan jajaran kepolisian dengan para pelaku seni dan komunitas kreatif. Interaksi yang terbangun dalam perlombaan menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Maluku Utara memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan kreativitas.
Ditlantas berharap budaya tertib berlalu lintas semakin kuat
Ditlantas Polda Maluku Utara berharap pesan keselamatan dan tertib berlalu lintas dapat semakin mudah dipahami masyarakat melalui pendekatan seni. Lomba mural juga diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Melalui lomba mural, Ditlantas Polda Maluku Utara berupaya menggabungkan ruang kreativitas, komunikasi dengan masyarakat, serta penyampaian pesan keselamatan lalu lintas.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan peran komunitas seni dan generasi muda dalam menyampaikan pesan publik. Karya-karya mural yang dihasilkan diharapkan membawa pesan positif mengenai keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.


















