Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Kronologi Serda Ahmad Muzammul Farisa Meninggal: Dugaan Penganiayaan Dua Kali hingga POM AU Turun Tangan

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Nasional
Reading Time: 6 mins read
395 29
A A
0
Berawal dari Mi Goreng dan Mi Kuah, Serda Ahmad Diduga Dianiaya Senior hingga Meninggal
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Kronologi Serda Ahmad Muzammul Farisa berdasarkan keterangan keluarga menyebut dugaan penganiayaan terjadi dua kali dalam rentang Rabu malam hingga Kamis dini hari.
  • Dugaan kejadian pertama disebut berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB pada 9 September 2026.
  • Kejadian kedua disebut berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB pada 10 September 2026.
  • Ayah korban mengatakan dugaan persoalan bermula dari pembelian mi kuah ketika senior disebut meminta mi goreng.
  • Toni mengaku mendapat kabar kematian anaknya dari teman almarhum sekitar pukul 04.00 WIB.
  • TNI AU membenarkan kasus sedang diperiksa POM AU, tetapi belum mengungkap kronologi, motif, dan penyebab resmi kematian.
  • TNI AU memastikan pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Headline.co.id, Jakarta ~ Meninggalnya Serda Ahmad Muzammul Farisa tengah menjadi perhatian setelah keluarga menyampaikan dugaan bahwa prajurit TNI Angkatan Udara itu mengalami penganiayaan sebelum meninggal. Berdasarkan informasi yang diterima ayah korban, Toni, rangkaian dugaan kejadian berlangsung mulai Rabu malam, 9 September 2026, sekitar pukul 23.00 WIB hingga Kamis dini hari, 10 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB di Mess Psikologi Galaksi Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pusat Polisi Militer Angkatan Udara atau POM AU kini melakukan pemeriksaan atas kasus tersebut. TNI AU belum mengumumkan penyebab resmi kematian, motif, maupun kronologi lengkap berdasarkan hasil pemeriksaan.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional
    • 1.2. Pola Konsumsi B2SA Banjarbaru Diperkuat Lewat Guru
  • 2. Apa yang Diketahui dari Kasus Serda Ahmad?
  • 3. Rabu Pukul 23.00 WIB: Dugaan Penganiayaan Pertama
  • 4. Kamis Pukul 03.00 WIB: Dugaan Penganiayaan Kedua dan Kematian Korban
  • 5. Pukul 04.00 WIB: Keluarga Mendapat Kabar
  • 6. Apa yang Sudah Dikonfirmasi TNI AU?
  • 7. Apa yang Belum Terjawab dalam Pemeriksaan?

Sejumlah informasi mengenai peristiwa itu berasal dari keluarga korban. Karena belum seluruhnya dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan POM AU, keterangan tersebut masih berupa dugaan yang perlu dibedakan dari fakta yang telah dinyatakan resmi oleh TNI AU.

You might also like

BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional

BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional

29 October 2026
DKP3 Banjarbaru Libatkan Guru, Tanamkan Kebiasaan Makan Sehat Sejak Dini

Pola Konsumsi B2SA Banjarbaru Diperkuat Lewat Guru

29 October 2026

Apa yang Diketahui dari Kasus Serda Ahmad?

Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan di lingkungan Mess Psikologi Galaksi Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma. Ayah korban mengatakan dirinya memperoleh informasi bahwa anaknya mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan senior.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Toni menyebut dugaan kejadian bermula dari permintaan membeli makanan. Serda Ahmad disebut diminta membeli mi goreng, tetapi makanan yang dibawanya adalah mi kuah.

“Dari informasi yang saya dapat anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi goreng namun diberikan mi kuah,” tutur Toni.

Menurut informasi yang diterima Toni, situasi tersebut kemudian berujung pada dugaan penganiayaan. Ia juga menyebut empat orang senior diduga terlibat. Namun, TNI AU belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah pihak yang terlibat atau peran masing-masing orang.

Rabu Pukul 23.00 WIB: Dugaan Penganiayaan Pertama

Keterangan Toni menunjukkan dugaan kekerasan pertama terjadi pada Rabu malam, 9 September 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Waktu tersebut merupakan informasi yang diperoleh keluarga, bukan kronologi resmi yang telah diumumkan POM AU.

Toni mengatakan dirinya mendapat informasi adanya dua waktu penganiayaan yang berbeda.

“Info yang saya dapat ada dua kali waktu penganiayaan yang pertama pukul 23.00 WIB dan yang kedua setelah itu dini harinya pukul 03.00 WIB,” katanya.

Belum tersedia penjelasan resmi mengenai apa yang terjadi di antara dua waktu tersebut, kondisi Serda Ahmad setelah dugaan kejadian pertama, maupun siapa saja yang berada di lokasi.

Kamis Pukul 03.00 WIB: Dugaan Penganiayaan Kedua dan Kematian Korban

Dugaan penganiayaan berikutnya disebut terjadi pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Toni juga mengaku mendapat informasi bahwa anaknya telah meninggal pada waktu tersebut.

Dalam keterangan keluarga, penganiayaan pada dini hari itu diduga melibatkan empat orang senior. Namun, informasi tersebut belum dipaparkan sebagai hasil pemeriksaan resmi TNI AU.

Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab medis kematian Serda Ahmad. Karena itu, hubungan langsung antara dugaan penganiayaan dan penyebab kematian masih menjadi bagian yang harus dijelaskan melalui pemeriksaan aparat berwenang.

Pukul 04.00 WIB: Keluarga Mendapat Kabar

Sekitar satu jam setelah waktu kematian yang disebut dalam informasi keluarga, Toni mengaku menerima kabar dari teman anaknya.

“Saya dapat info saat sudah meninggal pukul 03.00 WIB tadi pagi. Saya dihubungi oleh temannya almarhum pukul 04.00 WIB,” lanjut Toni.

Jenazah Serda Ahmad kemudian dibawa ke kampung halamannya di Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 10 September 2026. Almarhum dimakamkan secara militer.

TNI AU juga menyampaikan belasungkawa melalui akun media sosialnya dengan mendoakan almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tulis TNI AU.

Apa yang Sudah Dikonfirmasi TNI AU?

Hal yang telah dikonfirmasi TNI AU adalah adanya proses pemeriksaan oleh POM AU terkait meninggalnya Serda Ahmad. Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana membenarkan penanganan tersebut.

“Benar dan saat ini dalam proses pemeriksaan dari POM AU terkait hal tersebut,” kata Nyoman.

Pada Jumat, 11 September 2026, Nyoman kembali menyampaikan bahwa pemeriksaan masih berlangsung. Ia memastikan TNI AU akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat.

“Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Nyoman.

Pernyataan tersebut menjadi posisi resmi TNI AU sejauh informasi yang tersedia. Belum ada uraian dari TNI AU mengenai motif, kronologi lengkap, hasil pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, maupun penyebab pasti kematian.

Apa yang Belum Terjawab dalam Pemeriksaan?

Sejumlah bagian penting dari kasus Serda Ahmad Muzammul Farisa masih menunggu hasil pemeriksaan. Pertama, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab kematian korban. Kedua, TNI AU belum memaparkan kronologi detail kejadian dari Rabu malam hingga Kamis dini hari.

Ketiga, motif dugaan penganiayaan belum dikonfirmasi secara resmi. Keterangan mengenai persoalan mi goreng dan mi kuah berasal dari informasi yang diterima keluarga. Keempat, belum ada penjelasan resmi mengenai jumlah orang yang terlibat maupun peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.

Karena pemeriksaan POM AU masih berjalan, informasi yang berasal dari keluarga dan pernyataan resmi TNI AU perlu dipisahkan secara jelas. Keluarga memberikan gambaran mengenai dugaan kronologi yang mereka terima, sedangkan TNI AU sejauh ini baru memastikan proses pemeriksaan dan komitmen untuk memproses pihak yang terlibat sesuai hukum.

Dengan demikian, kesimpulan mengenai penyebab kematian Serda Ahmad, motif kejadian, dan tanggung jawab hukum tetap menunggu hasil resmi dari pemeriksaan POM AU.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Kronologi Serda AhmadLanud Halim PerdanakusumaPOM AUSerda Ahmad Muzammul FarisaTNI AU

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional

BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional

by Aditya
29 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Gizi Nasional (BGN) akan menghentikan sementara operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak menyampaikan laporan...

DKP3 Banjarbaru Libatkan Guru, Tanamkan Kebiasaan Makan Sehat Sejak Dini

Pola Konsumsi B2SA Banjarbaru Diperkuat Lewat Guru

by Aditya
29 October 2026
0

Headline.co.id, Banjarbaru ~ Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) memperkuat edukasi pola konsumsi pangan beragam,...

Polda Metro Jaya dan Mahasiswa Deklarasikan Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks dan Provokasi

Polda Metro dan Mahasiswa Deklarasi Sumpah Pemuda, Lawan Hoaks

by Dwina
29 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya bersama mahasiswa dan tokoh masyarakat menggelar Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan...

Polres Purwakarta Gagalkan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Satu Pelaku Ditangkap

Penyalahgunaan Solar Subsidi di Purwakarta, 1.110 Liter Disita

by Dwina
29 October 2026
0

Headline.co.id, Purwakarta ~ Polres Purwakarta, Jawa Barat, menggagalkan dugaan penyalahgunaan solar subsidi dengan menyita 1.110 liter bahan bakar minyak (BBM)...

Operasi Aman Tinombala 2026 Libatkan 914 Personel untuk Cegah Karhutla di Sulawesi Tengah

Operasi Aman Tinombala 2026 Kerahkan 914 Personel Cegah Karhutla

by Aditya
29 October 2026
0

Headline.co.id, Banggai ~ Sebanyak 914 personel kepolisian dikerahkan dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan Aman Tinombala 2026 untuk mencegah dan menangani kebakaran...

Bareskrim Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan dan 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla

Bareskrim Tetapkan 245 Tersangka dan 20 Korporasi Kasus Karhutla

by Dwina
29 October 2026
0

Headline.co.id ~ Bareskrim Polri menetapkan 245 tersangka perorangan dan 20 korporasi dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Tolic Sampaikan Maaf Kepada Bobotoh

Igor Tolic Minta Maaf kepada Bobotoh Usai PERSIB Kalah

13 September 2026
Gandeng Mitra, Mahasiswa UGM Dampingi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Kakao di Dlingo Bantul

Mahasiswa UGM dan Mitra Strategis Perkuat Kelembagaan Petani Kakao di Dlingo

4 August 2026
: Bupati Bener Meriah, H. Tagore Abubakar

Pemkab Bener Meriah Ajukan Rekomendasi Normalisasi Banjir ke BWS

11 August 2026
Kondisi Truk Tersambar KA Gajayana Malam Hari di Kebumen

Warga Ungkap Palang Pintu Belum Menutup Sempurna Saat Truk Tertabrak KA Gajayana di Kebumen

28 January 2026
Jerman Menang Telak 7-1 atas Curacao di Piala Dunia 2026

Jerman Menang Telak 7-1 atas Curacao di Piala Dunia 2026

15 June 2026
Piala Menpora U-12: Wadah Pengembangan Karakter Generasi Muda

Piala Menpora U-12: Wadah Menempa Karakter Muda Bangsa

31 August 2024
Pemko Dumai Perkuat Pembinaan Tenis Lapangan

Pemko Dumai Perkuat Pembinaan Tenis Lapangan

2 February 2026

Artikel Terbaru

BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional

BGN Hentikan Sementara Dapur MBG yang Tak Laporkan Dana Operasional

29 October 2026
DKI Jakarta dan Kemenkes Perkuat TPT dan Pelacakan Kontak untuk Eliminasi TB 2030

Pelacakan Kontak TB Diperkuat, Jakarta Kejar Eliminasi 2030

29 October 2026
DKP3 Banjarbaru Libatkan Guru, Tanamkan Kebiasaan Makan Sehat Sejak Dini

Pola Konsumsi B2SA Banjarbaru Diperkuat Lewat Guru

29 October 2026
[Siaran Pers] Kemkomdigi Ingatkan Ancaman AI, Penipuan Kini Bisa Meniru Suara dan Identitas

Kemkomdigi: Ancaman AI Bisa Meniru Suara dan Identitas

29 October 2026
Polda Metro Jaya dan Mahasiswa Deklarasikan Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks dan Provokasi

Polda Metro dan Mahasiswa Deklarasi Sumpah Pemuda, Lawan Hoaks

29 October 2026
Pemkab Sumenep Ajak ASN Perkuat Spiritualitas dan Integritas Lewat Gerakan Pembacaan Al-Waqiah

Gerakan Al-Waqiah 111.111 Kali Digelar Pemkab Sumenep

29 October 2026
Polres Purwakarta Gagalkan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Satu Pelaku Ditangkap

Penyalahgunaan Solar Subsidi di Purwakarta, 1.110 Liter Disita

29 October 2026

Popular Story

Pemkab Sambas Dorong Keberlanjutan Praktik Baik Pencegahan Stunting
Nasional

Program PASTI Berakhir, Pemkab Sambas Lanjutkan Pencegahan Stunting

by Aditya
29 October 2026
0

Headline.co.id ~ Pemerintah Kabupaten Sambas mendorong keberlanjutan praktik baik pencegahan stunting setelah...

Read moreDetails

Polri Bantu Warga Pemalang Tingkatkan Keterampilan Lewat Pelatihan Kerja Gratis

Pemberantasan Narkoba, Komisi III DPR Apresiasi Kapolri Suyudi

Menteri PPPA Dorong Santri Berkontribusi dalam Pembangunan

Ngaji Budaya Kemenag Bahas Manuskrip dan Kaligrafi Nusantara

PSS Sleman Kalah 1-2 dari Persik, Pieter Soroti VAR

MotoGP Malaysia: Marquez Memimpin, Martin Dihantui Cedera

Promosi Pariwisata Indonesia Sasar Pasar Inggris di WTM London 2026

Pemulihan Tubuh Setelah Olahraga Lari Perlu Diperhatikan

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal 25,88 Kg Emas

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.