Headline.co.id, Semarang — Kementerian Agama bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan kesiapan layanan bagi kafilah menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan berlangsung di Jawa Tengah. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap aspek pelaksanaan, mulai dari musabaqah, hingga akomodasi, transportasi, kesehatan, dan kebutuhan informasi peserta, siap menghadapi kedatangan para kafilah.
Pertemuan finalisasi persiapan MTQ Nasional XXXI telah digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Rapat ini diadakan menjelang kedatangan kafilah yang dijadwalkan mulai 11 September 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mensinergikan persiapan berbagai fasilitas dan layanan.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa seluruh persiapan yang menjadi tanggung jawab Kemenag telah selesai, termasuk penetapan 2.242 peserta. “Untuk persiapan lomba, insyaallah sudah kami selesaikan,” ujar Abu Rokhmad.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
### Persiapan Kompetisi dan Eksibisi
MTQ Nasional XXXI kali ini akan mempertandingkan delapan cabang dengan 24 golongan. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai momentum syiar dan menghadirkan Al-Qur’an sebagai sumber nilai bagi masyarakat. Abu Rokhmad juga mengatakan akan ada eksibisi yang menampilkan penyandang disabilitas sensorik tuli, sebagai upaya membuat syiar Al-Qur’an lebih inklusif.
### Kesiapan Infrastruktur dan Layanan
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mencatat pentingnya kesiapan layanan kafilah agar mereka mendapatkan pengalaman terbaik selama di Jawa Tengah. “Kita ingin kafilah dan tamu datang dengan nyaman, mendapatkan pelayanan terbaik,” jelasnya. Pihaknya terus memperkuat koordinasi guna memastikan kesiapan transportasi, cuaca, kesehatan, dan informasi.
### Target Kesuksesan MTQ
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menargetkan tiga kesuksesan dalam MTQ Nasional ini: penyelenggaraan, prestasi, dan administrasi. Menurutnya, kesuksesan ini tidak hanya diukur dari kelancaran lomba, tetapi juga pelayanan terbaik kepada seluruh pihak terkait acara.
Rangkaian MTQ Nasional XXXI akan dimulai dengan kedatangan kafilah pada 11 September 2026 dan akan diisi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti pameran seni dan seminar internasional, hingga penutupan acara.
Kemenag juga akan mengumumkan tuan rumah untuk MTQ Nasional tahun berikutnya pada rangkaian penutupan nanti.
(Nhk-Msk/Mr)




















