Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Kronologi Guru SD Pekalongan Viral: Dari Kecurigaan Warga, CCTV Tersembunyi hingga Ancaman Sanksi

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Nasional
Reading Time: 7 mins read
422 22
A A
0
Video CCTV 21 Detik Hebohkan Pekalongan, Kepsek Dicopot dan Guru Dipindahkan

Video CCTV 21 Detik Hebohkan Pekalongan, Kepsek Dicopot dan Guru Dipindahkan

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • Kronologi guru SD Pekalongan viral bermula dari keresahan warga dan komite sekolah terhadap perilaku kepala sekolah dan seorang guru.
  • CCTV portabel dipasang secara diam-diam pada akhir Juli 2026 sebelum MPLS dengan memanfaatkan bagian atap ruang guru yang rusak.
  • Pemantauan kurang dari sepekan disebut menghasilkan dua rekaman yang dianggap memperkuat kecurigaan sebelumnya.
  • Dindikbud Kabupaten Pekalongan menerima laporan pertama pada 4 Agustus 2026 dan memeriksa kedua pihak.
  • Kepala sekolah ditarik ke Dindikbud, sementara guru perempuan diarahkan mengajar di sekolah lain di luar Kedungwuni.
  • Sanksi akhir masih menunggu hasil tim khusus dan dapat berupa hukuman ringan, sedang, atau berat.
  • Aliansi Masyarakat Desa Langkap berencana melakukan aksi pada 11 September 2026 untuk mendesak penanganan tegas.

Headline.co.id, Pekalongan ~ Kasus guru SD Pekalongan viral di Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, berkembang dari keresahan warga menjadi proses pemeriksaan administratif oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan. Rangkaian peristiwa dimulai dari dugaan perilaku seorang kepala sekolah dan guru yang disebut terjadi berulang kali, kemudian pemasangan CCTV portabel secara tersembunyi pada akhir Juli 2026, hingga laporan resmi masuk ke Dindikbud pada 4 Agustus 2026. Rekaman yang diperoleh kemudian tersebar di media sosial dan memperbesar perhatian publik terhadap kasus tersebut. Dindikbud kini menunggu hasil tim khusus sebelum menentukan sanksi final terhadap kedua aparatur tersebut.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. BGN Tak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Pagu Rp3.000
    • 1.2. Registrasi Perlinsos Melambat, Mensos Minta Pemda Gerakkan Agen
  • 2. Kecurigaan Muncul Sebelum CCTV Dipasang
  • 3. Akhir Juli 2026: Kamera Portabel Dipasang Diam-diam
  • 4. 4 Agustus 2026: Laporan Masuk ke Dindikbud
  • 5. Agustus 2026: Kepsek Ditarik dan Guru Dipindahkan
  • 6. Sanksi Belum Final karena Menunggu Hasil Tim
  • 7. Warga Menyiapkan Aksi ke Pemerintah Kabupaten Pekalongan

Sejumlah keterangan dari tokoh masyarakat Saim dan Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Kholid memberikan gambaran mengenai bagaimana perkara itu berkembang, langkah sementara yang telah diambil, serta proses yang masih berlangsung.

You might also like

BGN Tidak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Biaya Operasional Dibatasi Rp3.000 per Penerima Manfaat

BGN Tak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Pagu Rp3.000

7 November 2026
50 Persen Agen Aktif, Mensos Ingatkan Pemda soal Registrasi Perlinsos

Registrasi Perlinsos Melambat, Mensos Minta Pemda Gerakkan Agen

7 November 2026

Kecurigaan Muncul Sebelum CCTV Dipasang

Menurut Saim, pemasangan kamera bermula dari keresahan masyarakat terkait gerak-gerik kepala sekolah dan guru tersebut. Dugaan perilaku keduanya disebut bukan muncul sekali, tetapi telah menjadi perhatian warga dan orang-orang di lingkungan sekolah.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Saim mengatakan keduanya bahkan pernah diketahui guru lain maupun wali murid sebelum kamera dipasang. Namun, ketika mendapat teguran, pihak yang bersangkutan disebut mengelak.

“Nah, sempat… Iya, sempat kepergok dengan guru, sempat kepergok dengan wali murid. Ketika ditegur itu mengelak,” ungkap Saim.

Dalam keterangan lain, Saim menyebut dugaan pertemuan tersebut terjadi berulang kali pada hari tertentu.

“Itu dilakukan bukan hanya sekali. Bahkan itu sudah menjadi kegiatan rutinitas yang dilakukan setiap hari Rabu dan hari Sabtu,” katanya.

Keterangan tersebut menjadi latar belakang keputusan komite sekolah dan warga untuk mencari bukti melalui kamera pemantau.

Akhir Juli 2026: Kamera Portabel Dipasang Diam-diam

Komite sekolah bersama warga kemudian membeli CCTV portabel secara patungan. Menurut Saim, biaya pembelian kamera sekitar Rp200 ribu. Perangkat dipasang pada akhir Juli 2026, sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan.

Pemasangan dilakukan pada bagian atap ruang guru yang mengalami kerusakan. Posisi tersebut memungkinkan kamera ditempatkan tanpa diketahui orang yang berada di dalam ruangan.

“Di ruang guru itu ada atap yang jebol. Itu dimanfaatkan untuk menyisipkan CCTV di atasnya. Jadi yang di ruangan itu juga tidak mengetahui bahwa di atas itu ada CCTV,” ujar Saim.

Tujuan pemasangan, menurut dia, adalah memperoleh bukti atas dugaan yang sebelumnya telah menimbulkan keresahan.

“Makanya dari komite sekolah ada inisiatif memasang CCTV itu untuk bisa mengambil bukti apa yang dilakukan keduanya,” tuturnya.

Dalam pemantauan selama kurang dari sepekan, ditemukan dua rekaman yang dinilai memperkuat kecurigaan warga. Salah satu Video CCTV Guru Pekalongan dan Video CCTV Kepsek Pekalongan kemudian tersebar di media sosial. Rekaman lainnya disebut diamankan oleh pihak sekolah dalam sebuah flashdisk.

4 Agustus 2026: Laporan Masuk ke Dindikbud

Perkara tersebut selanjutnya masuk ke jalur kedinasan. Kholid mengatakan Dindikbud menerima laporan pertama pada 4 Agustus 2026 dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah serta guru yang terkait.

“Sebetulnya sudah kami tindak lanjuti. Laporan pertama masuk pada tanggal 4 Agustus. Dinas Pendidikan sudah memeriksa kedua belah pihak, baik kepala sekolah maupun gurunya,” ujar Kholid saat ditemui pasca Rapat Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin, 7 September 2026.

Hal ini menunjukkan bahwa proses administratif telah berjalan sebelum kasus guru SD Pekalongan viral semakin luas di media sosial. Menurut Kholid, masukan dari komite sekolah dan masyarakat juga menjadi bagian dari penanganan perkara.

Terkait rekaman yang beredar, Kholid menyampaikan bahwa hasil penanganan sementara menunjukkan indikasi yang mengarah pada kebenaran peristiwa tersebut.

“Ya, indikasinya ke arah sana. Intinya begitu,” katanya.

Agustus 2026: Kepsek Ditarik dan Guru Dipindahkan

Pada Agustus 2026, Dindikbud mengambil tindakan administratif sementara terhadap kedua pihak. Kepala sekolah ditarik untuk menjalankan tugas di kantor Dindikbud Kabupaten Pekalongan.

Sementara guru perempuan tidak ikut ditempatkan di kantor dinas. Ia diarahkan kembali mengajar di sekolah lain dan dipastikan lokasi penugasannya berada di luar Kecamatan Kedungwuni.

“Tidak dua-duanya. Hanya yang berstatus kepala sekolah yang ditarik ke dinas. Untuk guru perempuannya, otomatis dia diarahkan untuk mengajar lagi di salah satu sekolah lain, tapi dipastikan bukan di wilayah Kedungwuni,” terang Kholid.

Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu penyelesaian proses pemeriksaan dan administrasi. Dindikbud juga menyatakan belum menerima laporan atau aduan resmi dari pasangan sah masing-masing pihak yang terkait.

“Belum, tidak ada laporan. Karena tidak ada laporan dari kedua belah pihak, baik dari suami maupun istrinya, maka kami memproses kasus ini secara normatif sesuai aturan kedinasan yang ada,” tandas Kholid.

Sanksi Belum Final karena Menunggu Hasil Tim

Meski tindakan administratif sementara telah dilakukan, keputusan mengenai hukuman final belum diumumkan. Dindikbud telah membentuk tim khusus yang bertugas menyelesaikan pemeriksaan serta menyusun rekomendasi.

“Nanti akan diproses oleh tim. Sanksinya bisa berupa hukuman ringan, sedang, maupun berat,” jelas Kholid.

Kholid berharap tim dapat menyelesaikan laporannya dalam waktu sekitar satu minggu. Setelah laporan selesai, hasilnya akan disampaikan kepada publik maupun pihak yang berkaitan.

“Secepatnya. Syukur-syukur dalam satu minggu tim sudah selesai membuat laporan. Hasilnya pasti akan segera kami sampaikan secara jelas kepada publik maupun pihak yang bersangkutan,” ungkapnya.

Untuk gambaran hukuman terberat, Kholid menyebut kemungkinan pencabutan jabatan fungsional kepala sekolah ataupun penurunan golongan. Namun, pernyataan tersebut masih berupa gambaran kemungkinan dan bukan keputusan final.

“Sanksi terberatnya pasti pencabutan jabatan fungsional. Jabatan fungsionalnya sebagai kepala sekolah akan dicabut, atau golongannya bisa diturunkan satu tingkat. Misalnya, dari golongan IV/a diturunkan menjadi III/d. Gambarannya seperti itu,” kata Kholid.

Warga Menyiapkan Aksi ke Pemerintah Kabupaten Pekalongan

Selain proses yang berlangsung di Dindikbud, warga Desa Langkap juga terus mendesak adanya kepastian penanganan. Aliansi Masyarakat Desa Langkap direncanakan mendatangi Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada Jumat, 11 September 2026.

Saim mengatakan tujuan aksi tersebut adalah meminta dinas terkait menjatuhkan sanksi tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan tindakan asusila di lingkungan sekolah.

“Tujuannya mendesak dinas terkait memberikan sanksi tegas terhadap pelaku, terhadap oknum kepala sekolah yang melakukan tindakan asusila di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dengan demikian, posisi kasus guru SD Pekalongan viral hingga kini masih berada dalam proses pemeriksaan kedinasan. Langkah sementara berupa penarikan kepala sekolah dan pemindahan guru telah dilakukan, sementara keputusan mengenai sanksi akhir menunggu laporan tim khusus Dindikbud Kabupaten Pekalongan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Dindikbud Kabupaten PekalonganGuru SD Pekalongan ViralKronologi Guru PekalonganLangkap KedungwuniVideo CCTV Kepsek Pekalongan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

BGN Tidak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Biaya Operasional Dibatasi Rp3.000 per Penerima Manfaat

BGN Tak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Pagu Rp3.000

by Aditya
7 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak diwajibkan mengurangi jumlah relawan dalam...

50 Persen Agen Aktif, Mensos Ingatkan Pemda soal Registrasi Perlinsos

Registrasi Perlinsos Melambat, Mensos Minta Pemda Gerakkan Agen

by Aditya
7 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul meminta pemerintah daerah (pemda) mengoptimalkan peran agen Perlindungan Sosial...

Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda

Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih di Samarinda

by Aditya
7 November 2026
0

Headline.co.id, Samarinda ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menyalurkan 104.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kota Samarinda,...

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

Jalan Nasional di Aceh-Sumut Dipulihkan Usai Longsor

by Aditya
7 November 2026
0

Headline.co.id, Gayo Lues ~ Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memulihkan akses pada sejumlah jalan nasional yang terdampak longsor dan pohon...

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Karhutla, Pemerintah Sampaikan Belasungkawa

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Karhutla di Kalteng

by Aditya
7 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kecelakaan helikopter saat menjalankan misi...

Penguatan Tanggul Dikebut untuk Lindungi Wilayah Rawan Banjir di Aceh Selatan

Penguatan Tanggul Disiapkan untuk Cegah Banjir di Aceh Selatan

by Aditya
7 November 2026
0

Headline.co.id ~ Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mendorong penguatan tanggul dan normalisasi sungai untuk melindungi wilayah rawan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemkab Bener Meriah dan IAIN Takengon Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM

Pemkab Bener Meriah dan IAIN Takengon Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM

4 June 2026
Pieter Huistra, Jalani Kompetisi Bertahap, Laga demi Laga

Pieter Huistra Fokus Laga demi Laga Bersama PSS Sleman

6 October 2026
Syarat Pendaftaran Merek

Mau daftar Merek? Ini Syarat, ketentuan hingga Kesalahan yang kamu wajib tau

25 April 2025

Update Perkembangan Kasus Positif Corona WNI di Luar Negeri Kamis 30 April 2020: Menjadi 215 Sembuh, 32 Meninggal

30 April 2020

JPPI Ungkap Program Makan Siang Gratis Diduga Bermotif Pencitraan Politik

7 August 2024
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

5 July 2026
: Personel Polri saat apel gelar pasukan di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya/ (Dok. Divhumas Polri)

Polri Siapkan Pengamanan Berlapis FIFA ASEAN Cup 2026

23 September 2026

Artikel Terbaru

Polisi Ungkap Nasib Pria Pembawa Senjata Tajam yang Viral saat Kericuhan Demo Jogja

Viral Pria Bawa Senjata Tajam saat Kericuhan di Malioboro, Polresta Yogyakarta Tetapkan Tersangka

7 November 2026
Dukung Perjuangan Persib Lawan Java United Lewat Nobar Biru

Nobar Biru PERSIB Digelar Jelang Lawan Java United

7 November 2026
Siaran Pers: Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi melalui “Nusantara Luxury Exchange”

Kemenpar Bidik Wisatawan Affluent Lewat Nusantara Luxury Exchange

7 November 2026
Gorontalo Siapkan Arah Kebijakan Ketenagaan Kesehatan 2027

Gorontalo Susun Kebijakan Ketenagaan Kesehatan 2027

7 November 2026
BGN Tidak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Biaya Operasional Dibatasi Rp3.000 per Penerima Manfaat

BGN Tak Wajibkan SPPG Kurangi Relawan, Pagu Rp3.000

7 November 2026
PSS Siap Hadapi Bhayangkara FC

PSS Sleman Siap Hadapi Bhayangkara FC di Maguwoharjo

7 November 2026
Dua Remaja Kecelakaan N-Max di Jalan Padjajaran Sleman, Satu Korban Patah Kaki

N-Max Diduga Lawan Arus hingga Tabrak Pembatas Jalan di Sleman, Polisi Selidiki Potensi Tilang

7 November 2026

Popular Story

25.158 KK Telah Mendaftar Perlinsos di Koto Tangah, Warga Diimbau Segera Memanfaatkan Perpanjangan Waktu
Nasional

Pendaftaran Perlinsos Koto Tangah Capai 25.158 KK

by Aditya
2 November 2026
0

Headline.co.id, Padang ~ Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mencatat 25.158 kepala keluarga...

Read moreDetails

287.300 NIK Penerima Manfaat Zakat Masuk Simzat

Keselamatan Pengemudi Jadi Fokus Kakorlantas Polri di Harlah RBPI

Teknologi Digital Budidaya Kerapu Lamongan Hemat Pakan 20 Persen

Persib Menang di Australia, Menalo: Kami Kejutkan Mereka

Jaringan Telekomunikasi Jadi Kunci Percepatan AI di Indonesia

BKN Dorong Banggai Kepulauan Perkuat Layanan dan Potensi Ekonomi

Kebakaran TPA Degayu Ditangani dengan Alat Injeksi Khusus

KPK Perkuat APIP untuk Cegah Korupsi dari Perencanaan

Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Jadi Acuan Kemenhub

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.