Headline.co.id, Bogor ~ Pada hari keempat pelaksanaan kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Universitas Pertahanan RI, Selasa (8/9/2026), fokus pembinaan diarahkan pada penguatan nilai sejarah, ideologi, dan kecakapan digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter kadet yang tangguh dan berwawasan luas.
Kegiatan dimulai dengan serangkaian aktivitas pagi seperti ibadah, senam, apel, dan Peraturan Militer Dasar (Permildas). Para peserta kemudian menerima materi tentang Sejarah Perjuangan Bangsa yang disampaikan oleh Kolonel Tek Dr. Ir. Novky Asmoro dari Unhan RI. Sesi ini bertujuan menanamkan kesadaran nasional dengan menggali nilai pengorbanan pahlawan sebagai teladan strategis. Selain itu, Kolonel Laut (KH) Dr. Yusnaldi memberikan materi tentang Pancasila, menekankan pentingnya penerapan kelima sila sebagai fondasi kehidupan bernegara.
Menjawab tantangan era digital, Indriyatno Banyumurti dari Komdigi memberikan edukasi literasi digital. Materi ini mencakup algoritma media sosial dan strategi menangkal hoaks, yang bertujuan agar kadet mampu berpikir kritis. Selanjutnya, Kolonel Inf Faisal Ahmadani membekali peserta dengan materi tentang penghormatan terhadap simbol-simbol negara sebagai wujud nyata karakter bela negara dan identitas bangsa.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pembinaan ini memberikan dampak positif bagi peserta, salah satunya Muhammad Gilang Ramadhan dari Jakarta Barat. Gilang menyatakan bahwa pendidikan barak yang diterimanya menyenangkan dan terstruktur. “Di sini sangat menyenangkan, porsi fisiknya pas, ada belajar, dan hiburan yang justru membuat hidup saya jauh lebih teratur,” ungkapnya. Dengan penuh haru, Gilang juga menyampaikan pesan untuk kedua orang tuanya yang telah tiada, berharap mereka bangga melihat perubahan positif dalam dirinya.
Kapasitas kemandirian peserta juga ditingkatkan melalui Pelatihan Vokasi pembuatan konten dan pemasaran digital dasar oleh tim Balai Pelatihan Kemenaker. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal aplikatif yang relevan dengan perkembangan ekosistem digital. Setelah mengasah ketangkasan melalui latihan Pencak Silat, agenda hari keempat ditutup dengan kegiatan apel dan istirahat malam.


















