Headline.co.id, Banyuwangi ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengambil langkah strategis untuk mengatasi antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dengan mengoptimalkan layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPB) selama 24 jam. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya volume kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali, terutama pada musim liburan dan akhir pekan.
Pelabuhan Ketapang merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia, menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Dengan adanya peningkatan layanan SPB ini, diharapkan dapat mempercepat proses pengisian bahan bakar bagi kendaraan yang menunggu giliran untuk menyeberang. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa pelabuhan,” ujar seorang pejabat Kemenhub yang tidak disebutkan namanya.
Selain itu, Kemenhub juga berencana untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk operator kapal dan pengelola pelabuhan, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di area pelabuhan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu kendaraan dan meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Kemenhub akan terus memantau perkembangan situasi di Pelabuhan Ketapang dan melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan yang telah diterapkan. Dengan demikian, diharapkan pelayanan di pelabuhan ini dapat terus ditingkatkan demi kenyamanan dan kepuasan para pengguna jasa.





















