Headline.co.id, Setelah Gempa Bumi Mengguncang Flores ~ para guru di SD Katolik Doki berupaya keras untuk memulihkan proses pembelajaran yang sempat terhenti. Gempa yang terjadi pada bulan Agustus 2026 tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sekolah, memaksa para guru dan siswa untuk beradaptasi dengan kondisi yang ada. Meskipun menghadapi tantangan besar, semangat para pendidik di sekolah tersebut tidak surut.
Kepala Sekolah SD Katolik Doki, Maria Lestari, menyatakan bahwa prioritas utama mereka adalah memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa selama proses belajar mengajar. “Kami berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif meskipun dalam keterbatasan,” ujarnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, sekolah ini mulai membangun kembali ruang kelas yang rusak dan menyediakan fasilitas darurat bagi para siswa.
Selain perbaikan fisik, para guru juga fokus pada pemulihan psikologis siswa. Mereka mengadakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi trauma pascagempa. “Kami mengadakan sesi konseling dan kegiatan bermain yang dapat membantu anak-anak merasa lebih tenang dan kembali bersemangat untuk belajar,” tambah Maria. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu siswa mengatasi ketakutan dan kecemasan yang mungkin mereka rasakan setelah bencana.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rencana ke depan, SD Katolik Doki berencana untuk terus meningkatkan fasilitas dan metode pembelajaran agar lebih adaptif terhadap situasi darurat. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari komunitas, sekolah ini optimis dapat kembali berfungsi normal dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para siswanya. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik, dan kami berkomitmen untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan ini,” tutup Maria.
















