Headline.co.id, Gorontalo ~ UPTD Balai Perlindungan Tanaman (Balintan) Gorontalo menekankan pentingnya deteksi dini terhadap hama padi guna menjaga keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Selasa, 1 September 2026, pihak UPTD Balintan menyoroti bahwa deteksi dini merupakan langkah krusial untuk mencegah kerugian besar yang dapat ditimbulkan oleh serangan hama.
Kepala UPTD Balintan Gorontalo, Dr. Rina Suryani, menjelaskan bahwa hama padi dapat menyebabkan penurunan hasil panen yang signifikan jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. “Deteksi dini memungkinkan petani untuk mengambil tindakan pencegahan sebelum hama menyebar luas,” ujar Dr. Rina. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya pemantauan rutin terhadap tanaman padi.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, UPTD Balintan Gorontalo telah mengadakan pelatihan dan sosialisasi kepada para petani di berbagai daerah. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali petani dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi tanda-tanda awal serangan hama. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, petani dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi ancaman hama,” tambah Dr. Rina.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, UPTD Balintan juga berencana untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga penelitian, guna mengembangkan metode pengendalian hama yang lebih efektif. Dr. Rina menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi inovatif yang dapat diterapkan secara luas di lapangan. “Dengan sinergi yang baik, kita dapat memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Gorontalo,” tutupnya.



















