Headline.co.id, Parigi Moutong ~ Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat memulihkan akses dan infrastruktur di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, setelah banjir melanda wilayah tersebut. Banjir yang terjadi pada akhir Agustus 2026 ini menyebabkan kerusakan parah pada jalan dan jembatan, menghambat mobilitas warga setempat. Upaya pemulihan ini menjadi prioritas pemerintah untuk memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian, menyatakan bahwa tim teknis telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penilaian kerusakan dan merencanakan langkah-langkah perbaikan. “Kami fokus pada pembukaan akses jalan yang terputus dan perbaikan jembatan yang rusak,” ujar Hedy. Ia menambahkan bahwa pemulihan ini diharapkan selesai dalam waktu dua minggu, tergantung pada kondisi cuaca dan tingkat kerusakan yang ditemukan.
Selain perbaikan jalan dan jembatan, Kementerian PUPR juga berencana untuk memperkuat sistem drainase di daerah rawan banjir. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang. “Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa sistem drainase diperbaiki dan ditingkatkan,” kata Hedy. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana alam.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemulihan infrastruktur ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat dari Kementerian PUPR. “Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang terdampak banjir,” ungkap Samsurizal. Dengan upaya bersama ini, diharapkan kehidupan masyarakat Parigi Moutong dapat segera kembali normal.



















