Headline.co.id, Bima ~ Jakarta — Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, menghadiri Forum Tematik Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta, pada Selasa (1/9/2026). Kehadiran Karo Infohan ini menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan dalam memperkuat sinergi komunikasi pemerintah di tengah tantangan dinamika informasi yang semakin kompleks.
Forum tersebut mengangkat tema “Optimalisasi Peran Humas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) dan Disrupsi Informasi”. Tujuannya adalah untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam menghadapi perkembangan informasi yang cepat dan dinamis.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago dalam sambutannya menyoroti pentingnya ruang digital sebagai medan strategis yang mempengaruhi komunikasi pemerintah dan ketahanan bangsa. Ia menekankan perlunya penguatan kemampuan humas pemerintah dalam menghadapi disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk serangan informasi lainnya. Hal ini dapat dicapai melalui pemanfaatan teknologi dan koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menko Polkam juga menegaskan bahwa penguasaan ruang digital secara proaktif sangat penting untuk menjaga opini publik, membangun kepercayaan dan optimisme masyarakat, serta memperkuat ketahanan bangsa. Upaya ini harus didukung oleh komunikasi publik yang terkoordinasi, kemampuan teknis yang memadai, dan kolaborasi antarlembaga.
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber turut menyampaikan materi, termasuk Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto yang mewakili Menteri Dalam Negeri, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Kabakom RI) Muhammad Qodari. Mereka membahas pentingnya respons cepat dan narasi terpadu pemerintah daerah, penguatan peran humas sebagai penjaga kepercayaan publik, serta orkestrasi komunikasi pemerintah melalui kesatuan narasi dan respons dalam menghadapi DFK dan disrupsi informasi.
Forum Bakohumas ini diikuti oleh perwakilan kementerian dan lembaga secara luring maupun daring. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi komunikasi publik dalam mendukung ketahanan nasional.
















