Headline.co.id, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Telah Menyiapkan Dapur Lapangan Untuk Mendukung Kebutuhan Warga Yang Terdampak Erupsi Gunung Sinabung Di Kabupaten Karo ~ Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat selama proses penanganan dan pengungsian. Sebanyak lima kendaraan operasional telah dikerahkan ke posko di SDN 040408 Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol M Rendra Salipu, menjelaskan bahwa kesiapan dapur lapangan ini merupakan bagian dari upaya Brimob untuk memberikan dukungan cepat kepada masyarakat. “Seluruh sarana disiapkan agar dapat segera digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam mendukung masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung,” ujar Rendra dalam keterangannya di Medan pada Selasa, 1 September 2026.
Persiapan dapur lapangan ini dipimpin oleh Kasubsi Bekum Logistik Satuan Brimob Polda Sumut, Iptu Mulyadi. Seluruh perlengkapan dipastikan dalam kondisi siap digunakan apabila situasi membutuhkan dukungan tambahan. “Kehadiran dapur lapangan itu menjadi bagian dari kesiapan kami untuk bergerak cepat, memastikan dukungan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambah Rendra.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karo telah mengevakuasi warga dari dua desa, yaitu Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat dan Desa Payung di Kecamatan Payung. Evakuasi dilakukan setelah status Gunung Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Senin, 31 Agustus 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan rekomendasi Badan Geologi menyusul peningkatan aktivitas vulkanik dan perluasan zona bahaya. Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, menyatakan bahwa keputusan evakuasi dibahas dalam rapat kesiapsiagaan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo. Lokasi pengungsian telah disiapkan di Desa Sukatepu, Losd, dan KDMP untuk warga Desa Kuta Tengah, sementara warga Desa Payung diarahkan menuju Losd Desa Batukarang. Dengan kesiapan dapur lapangan dan sarana pendukung lainnya, Brimob Polda Sumut memastikan dukungan bagi warga dapat diberikan secara cepat apabila jumlah pengungsi bertambah atau kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut.



















