Headline.co.id, Jakarta ~ PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayahnya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan energi terbarukan dan mengurangi emisi karbon. Pada Senin, 31 Agustus 2026, PLN UID Aceh mengumumkan rencana strategisnya untuk meningkatkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik, termasuk penambahan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
General Manager PLN UID Aceh, Muhammad Irwansyah Putra, menyatakan bahwa pengembangan infrastruktur ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik. “Kami berupaya menyediakan fasilitas yang memadai agar masyarakat tidak ragu untuk menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya. Irwansyah menambahkan bahwa PLN UID Aceh akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas SPKLU di berbagai lokasi strategis.
Selain itu, PLN UID Aceh juga berencana untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan penggunaan kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transisi ke energi bersih. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih efisien dalam jangka panjang,” kata Irwansyah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, PLN UID Aceh menargetkan untuk menambah jumlah SPKLU secara bertahap hingga mencapai target nasional. Dengan adanya dukungan infrastruktur yang memadai, diharapkan penggunaan kendaraan listrik di Aceh dapat meningkat signifikan. PLN UID Aceh optimis bahwa langkah ini akan berkontribusi positif terhadap pencapaian target energi terbarukan nasional dan pengurangan emisi karbon.


















