Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Religi

Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

Saddam by Saddam
32 minutes ago
in Religi
Reading Time: 6 mins read
410 13
A A
0
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031 (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Muktamar NU 2026 resmi berakhir dengan terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua PWNU Jawa Timur itu dipilih secara mufakat oleh Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) pagi. Penetapan tersebut menjadi akhir dari rangkaian pemilihan kepemimpinan PBNU yang sebelumnya diwarnai perubahan mekanisme, perdebatan persyaratan calon hingga dinamika di sekitar arena muktamar.

Hasil Muktamar NU 2026 tersebut menempatkan Gus Kikin sebagai Ketum PBNU setelah sebelumnya memperoleh aspirasi terbanyak dalam penjaringan calon dengan 472 suara. Ia kemudian masuk dalam lima kandidat yang diajukan kepada Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar sebelum keputusan akhir diserahkan kepada AHWA.

You might also like

PBNU Muktamar NU 2026

Contents

    • 0.1. Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak
    • 0.2. Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031
  • 1. AHWA Tetapkan Gus Kikin Secara Mufakat
  • 2. Gus Kikin Unggul dalam Penjaringan Calon
  • 3. Gus Kikin Ajak NU Tetap Guyub dan Rukun
  • 4. Muktamar Ubah Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU
  • 5. Lima Calon Disaring sebelum Diputuskan AHWA
  • 6. Dinamika Muktamar Diwarnai Polemik Syarat Calon
  • 7. Muktamar NU 2026 Tutup Rangkaian Penentuan Kepemimpinan

Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak

31 August 2026
Ketum PBNU 2026–2031 Ditentukan AHWA

Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

31 August 2026

Muktamar NU 2026 juga menghasilkan perubahan penting dalam sistem pemilihan Ketua Umum PBNU. Sebanyak 401 dari 552 peserta yang mengikuti voting atau sekitar 73 persen menyetujui pemilihan ketua umum tidak lagi dilakukan secara langsung oleh muktamirin, melainkan melalui mekanisme AHWA bersama para kiai sepuh.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

AHWA Tetapkan Gus Kikin Secara Mufakat

Keputusan memilih Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU disampaikan KH Anwar Iskandar dalam rapat pleno pada Senin pagi.

“Secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa Khidmat 2026-2031,” kata Anwar Iskandar.

Keputusan tersebut diambil setelah Gus Kikin dan empat kandidat lainnya melewati proses penjaringan aspirasi peserta muktamar.

Selain Gus Kikin, empat nama yang masuk dalam tahapan akhir pencalonan adalah KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Sochib atau Gus Salam, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, serta KH Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin.

Lima nama tersebut sebelumnya diajukan kepada Rais Aam terpilih untuk memperoleh izin tertulis sebelum diputuskan melalui AHWA.

Gus Kikin Unggul dalam Penjaringan Calon

Gus Kikin mencatat perolehan suara tertinggi dalam proses penjaringan kandidat Ketua Umum PBNU.

Ia mendapatkan 472 suara, sedangkan KH Zulfa Mustofa meraih 262 suara. Selanjutnya, KH Abdussalam Sochib atau Gus Salam memperoleh 261 suara dan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendapatkan 258 suara.

Adapun KH Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin berada di posisi kelima dengan perolehan 155 suara.

Ketua Presidium Sidang Pleno Muktamar, Genefri, sebelumnya meminta persetujuan muktamirin untuk meneruskan lima nama tersebut kepada Rais Aam.

“Sebelum kita ajukan, kami sekali lagi meminta persetujuan dari muktamirin, apakah kelima calon berdasarkan hasil aspirasi dari para muktamirin bisa kita ajukan kepada Rais Aam untuk mendapatkan izin tertulis?” kata Genefri.

Peserta sidang kemudian menyatakan setuju.

Dengan mekanisme tersebut, perolehan suara pada tahap penjaringan tidak otomatis menjadikan kandidat dengan suara terbanyak sebagai ketua umum. Keputusan akhir berada dalam mekanisme yang melibatkan Rais Aam dan AHWA.

Gus Kikin Ajak NU Tetap Guyub dan Rukun

Dalam pernyataan kesediaannya, Gus Kikin menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh peserta yang memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya.

“Alhamdulillah ini kita pada puncak kegiatan Muktamar pagi hari ini, dan pertama saya sampaikan terima kasih atas dukungan kepercayaan yang jadi amanah bagi saya,” ujar Gus Kikin.

Ia menilai rangkaian muktamar harus tetap dipandang sebagai momentum kebersamaan warga NU.

“Ini merupakan Muktamar yang gembira. Tadi ditutup oleh Nusron Wahid kita tetap bergembira, karena Muktamar ini gembira, berkah, berkah alhamdulillah,” katanya.

Menurut Gus Kikin, posisi apa pun yang diberikan kepada warga NU pada akhirnya merupakan amanah untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat dan umat.

“Ini kebersamaan, NU di posisi manapun diamanahi khidmah untuk masyarakat, umat, ciptakan kemaslahatan untuk umat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran NU menjaga kebersamaan setelah seluruh rangkaian muktamar selesai.

“Ke depan guyub rukun, kebersamaan dapat ridha Allah SWT,” kata Gus Kikin.

Muktamar Ubah Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU

Salah satu keputusan penting dalam Muktamar ke-35 NU adalah perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU untuk masa khidmat 2026–2031.

Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Pleno III yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Dari 552 peserta yang memiliki hak suara, sebanyak 401 peserta atau sekitar 73 persen memilih perubahan mekanisme. Sebanyak 150 peserta memilih mempertahankan sistem pemilihan langsung, sedangkan satu suara dinyatakan tidak sah.

Pimpinan Sidang Pleno Prof Muhammad Nuh menjelaskan hasil tersebut mencerminkan pilihan mayoritas peserta.

“Dari seluruh 552 suara yang hadir, sebanyak 401 suara atau sekitar 73 persen menghendaki adanya perubahan di dalam mekanisme pemilihan. Yang memilih untuk tetap ada 150 suara, dan 1 suara tidak sah,” kata Muhammad Nuh.

Ia memastikan jumlah suara telah sesuai dengan jumlah peserta yang mengikuti proses pengambilan keputusan.

“Jadi rekapan ini total suaranya 552 itu sudah sesuai dengan data yang masuk. Dengan opsi A tetap 150, opsi B perubahan 401, terus yang tidak sah 1, jadi jumlahnya pas. Jadi dengan segala hormat inilah realitas yang kita terima,” ujarnya.

Perubahan mekanisme tersebut membuat penetapan Ketua Umum PBNU kembali melibatkan AHWA dan para kiai sepuh.

Lima Calon Disaring sebelum Diputuskan AHWA

Dalam mekanisme yang disepakati, setiap PWNU, PCNU, dan PCINU dapat mengusulkan maksimal lima nama calon Ketua Umum PBNU.

Seluruh nama hasil usulan kemudian ditabulasi secara transparan untuk mendapatkan lima kandidat dengan jumlah suara tertinggi.

Lima nama tersebut tidak langsung dipilih dalam pemungutan suara terbuka. Kandidat terlebih dahulu diserahkan kepada Rais Aam terpilih untuk memperoleh pertimbangan dan restu.

“Setelah mendapatkan restu dari Rais ‘Am terpilih, barulah nama-nama kandidat tersebut dipilih dan diputuskan bersama-sama dengan sembilan anggota AHWA,” kata Muhammad Nuh.

Dalam Muktamar ke-35 NU, KH Miftachul Akhyar kembali terpilih sebagai Rais Aam PBNU masa khidmat 2026–2031.

Sementara sembilan anggota AHWA terdiri dari KH Nurul Huda Djazuli, TGK KH Nuruzzahri Yahya, AG Dr KH Baharuddin HS MA, KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, Prof Dr KH Said Aqil Siroj, serta Dr KH Abun Bunyamin MA.

Dinamika Muktamar Diwarnai Polemik Syarat Calon

Rangkaian Muktamar NU 2026 tidak berlangsung tanpa dinamika. Perdebatan muncul dalam Sidang Pleno IV terkait masa jeda satu tahun bagi mantan anggota atau pejabat partai politik sebelum dapat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU.

Anggota PCNU Tanjung Balai, Mulyadi, menyampaikan keberatan terhadap aturan tersebut.

“Masa jeda satu tahun itu tidak ada! Sudah dihapus semalam, kenapa itu muncul kembali? Betul! Itu tidak ada! Masa jeda tidak ada!” ujar Mulyadi dalam forum.

Namun, pimpinan sidang menetapkan ketentuan masa jeda satu tahun bagi eks pejabat politik tetap berlaku.

Perdebatan itu kemudian berlanjut dengan demonstrasi di pintu akses Sidang Pleno IV Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum pada Minggu (30/8/2026).

Massa yang menyampaikan aspirasi terkait pencalonan KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf sempat terlibat aksi saling dorong di sekitar ruang sidang. Situasi juga diwarnai aksi saling pukul sebelum pengamanan diperkuat oleh Pagar Nusa dan Banser.

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi.

“Di depan ini tadi ada semacam unjuk rasa, yang menurut saya bisa kita maklumi, kita pahami, sebagai bagian untuk menyalurkan aspirasi,” kata Gus Ipul.

Ia memastikan ketentuan mengenai persyaratan pencalonan belum mengalami perubahan.

“Iya belum ada, belum ada (perubahan),” ujarnya.

Muktamar NU 2026 Tutup Rangkaian Penentuan Kepemimpinan

Berakhirnya Muktamar ke-35 NU sekaligus menuntaskan rangkaian penetapan kepemimpinan PBNU untuk masa khidmat 2026–2031.

KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya sebagai Rais Aam, sementara Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU melalui keputusan mufakat AHWA.

Hasil tersebut dicapai setelah rangkaian sidang yang mencakup perubahan mekanisme pemilihan, penjaringan kandidat, penyaringan lima calon dengan dukungan terbanyak hingga pertimbangan Rais Aam dan musyawarah AHWA.

Dengan terpilihnya Gus Kikin, kepemimpinan PBNU masa khidmat 2026–2031 memasuki periode baru setelah Muktamar ke-35 NU di Jombang berakhir.

Tags: Ahlul Halli wal AqdiHasil Muktamar NU 2026Jawa TimurJombangKH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikinmasa khidmat 2026–2031Muktamar ke-35 NUPondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

PBNU Muktamar NU 2026

Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Daftar 5 calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026 resmi ditetapkan dalam rangkaian Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul...

Ketum PBNU 2026–2031 Ditentukan AHWA

Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ketum PBNU Muktamar NU 2026 akhirnya ditetapkan setelah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara mufakat memilih KH...

Besok Puasa Apa Cek Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura Muharram 2026 Lengkap

Niat Puasa Senin dan Mengganti Puasa Ramadhan: Panduan Qadha yang Tepat

by Hendrawan
30 August 2026
0

Panduan niat puasa Senin dan mengganti puasa Ramadhan, mulai dari bacaan qadha, waktu berniat, hingga perbedaan pandangan soal dua niat.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Lengkap Niat dan Keutamaannya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Lengkap Niat, Tata Cara dan Keutamaannya

by Wawan
29 August 2026
0

Highlight Berita Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Lengkap Niat, Tata Cara dan Keutamaannya: Puasa Ayyamul Bidh September 2026 dijadwalkan...

Peringkat Ketiga MTQ Riau bagi Kuantan Singingi

Kuantan Singingi Beri Bonus Rp69,5 Juta kepada 71 Kafilah usai Raih Peringkat 3 MTQ Riau

by Hendrawan
10 July 2026
0

Pemkab Kuantan Singingi mengalokasikan bonus Rp69,5 juta bagi 71 kafilah setelah meraih peringkat ketiga MTQ Riau.

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Mengganti Puasa Ramadhan, Bolehkah Digabung Ini Penjelasannya

Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Cek Jadwal Terbarunya

by Hendrawan
29 June 2026
0

Highlight Berita Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Cek Jadwal Terbarunya: Umat Islam mulai melaksanakan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Wisuda Taruna, Dorong Sinergi untuk Indonesia Emas 2045

28 November 2025
Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Brimob Kaltim Padamkan Kebakaran Lahan di Gunung Bahagia

Tim Brimob Kaltim Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Gunung Bahagia

26 August 2026
Pemprov Gorontalo Kirim Bantuan Logistik ke Kabupaten Terdampak Cuaca Ekstrem

Pemprov Gorontalo Kirim Bantuan Logistik ke Kabupaten Terdampak Cuaca Ekstrem

26 May 2026
MTC Sleman Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

MTC Sleman Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

13 December 2025
Harga dan Kelebihan Atap Djabesmen Genteng

Djabesmen: Keunggulan Produk Atap Gelombang Terbaik & Terkokoh di Indonesia

13 September 2023
Bener Meriah Berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu Aceh 2025

Bener Meriah Berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu Aceh 2025

21 November 2025
1.356 Jemaah Haji Sumenep Siap Berangkat, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesehatan

1.356 Jemaah Haji Sumenep Siap Berangkat, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesehatan

8 May 2026

Artikel Terbaru

Jembatan Pongpet Pangandaran Anjlok

Jembatan Merah Putih Pangandaran Anjlok Setelah Diresmikan, TNI AD Jelaskan Penyebabnya

31 August 2026
: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan dampak kekeringan pada sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan air bagi lahan sawah yang terdampak. (Foto: Humas KemenPU)

Kementerian PUPR Distribusikan Air untuk Selamatkan Pertanian di Sumbawa

31 August 2026
Jembatan Baru di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan

Jembatan Merah Putih Pangandaran Anjlok Saat Diresmikan, Dandim Akui Lalai Batasi Pengunjung

31 August 2026
:

146 Desa di Sumenep Berstatus Mandiri, Peningkatan Pembangunan Desa

31 August 2026
35 Personel Dikerahkan

Kebakaran Hari Ini: Bangunan Posko GRIB di Kedoya Terbakar, 40 Petugas Diterjunkan

31 August 2026
:

Gresik Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa di NTT

31 August 2026
: Berawal dari potensi lokal, Sardonoharjo bersiap menjadi pintu masuk utama wisata kebugaran di Yogyakarta. Sinergi jejaring pariwisata internasional kini digalang demi memperluas jangkauan pasar hingga mancanegara, Minggu (30/8/2026).

BUMKal Sardonoharjo Dorong Pengembangan Wisata Kesehatan di Sleman

31 August 2026

Popular Story

Po Jersey Persib 202627 Masih Dibuka Bisa Offline Dan Online
Sepak Bola

Pre-Order Jersey Resmi PERSIB 2026/27 Masih Dibuka, Tersedia Offline dan Online

by masfajar
29 August 2026
0

Headline.co.id, Kesempatan Bagi Para Penggemar Persib ~ yang dikenal sebagai Bobotoh, untuk...

Read moreDetails

Rizky Ridho Siap Tunjukkan Hasil Latihan di Laga Persija vs Brisbane Roar

Satlantas Lampung Utara Sosialisasikan Aplikasi Siger Presisi untuk Laporan Digital

Live Real Madrid vs Real Sociedad: Skor 1-1 di Babak Kedua

Pesta Biru 2026: Persib Bandung Sambut Musim Baru dengan Semangat Baru

Uji Coba Lintasan AKDP di Terminal Tipe B Limboto oleh Dishub Gorontalo

Diskominfo Siak Gelar Lomba Tradisional untuk Meriahkan HUT ke-81 RI

Polda Kaltim Uji Coba Metode Sekat Api untuk Cegah Meluasnya Karhutla

TNI-Polri Bersinergi Bersihkan Sekolah Pascagempa di Nagekeo

Menkomdigi Keluarkan Kebijakan Baru untuk Perlindungan Kuota Seluler

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.