Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Religi

Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin Raih Suara Terbanyak

Saddam by Saddam
36 minutes ago
in Religi
Reading Time: 6 mins read
410 13
A A
0
PBNU Muktamar NU 2026

PBNU Muktamar NU 2026 (Dok Foto Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Daftar 5 calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026 resmi ditetapkan dalam rangkaian Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin berada di posisi teratas setelah memperoleh 472 suara dari aspirasi peserta muktamar. Lima kandidat tersebut selanjutnya diproses melalui mekanisme baru yang melibatkan Rais Aam terpilih dan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Dalam daftar 5 calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026, Gus Kikin unggul cukup jauh dibandingkan empat kandidat lainnya. KH Zulfa Mustofa memperoleh 262 suara, KH Abdussalam Sochib atau Gus Salam 261 suara, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya 258 suara, sementara KH Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin mengantongi 155 suara.

You might also like

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031

Contents

    • 0.1. Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031
    • 0.2. Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031
  • 1. Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026
  • 2. Gus Kikin Unggul dengan 472 Suara
  • 3. Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Berubah
  • 4. Lima Nama Harus Melewati Rais Aam dan AHWA
  • 5. Pemilihan Calon Ketum Sempat Diwarnai Polemik
  • 6. AHWA Akhirnya Memilih Gus Kikin

Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

31 August 2026
Ketum PBNU 2026–2031 Ditentukan AHWA

Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

31 August 2026

Penetapan daftar 5 calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026 menjadi bagian penting dari mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031. Berbeda dengan mekanisme pemilihan langsung, lima nama dengan dukungan terbanyak tersebut diserahkan kepada Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk memperoleh izin tertulis sebelum diputuskan melalui AHWA.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Daftar 5 Calon Ketum PBNU Muktamar NU 2026

Ketua Presidium Sidang Pleno Muktamar, Genefri, menetapkan lima nama yang memperoleh aspirasi tertinggi sekaligus dinyatakan memenuhi persyaratan pencalonan.

Berikut daftar lima calon Ketua Umum PBNU beserta perolehan suaranya:

  1. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin: 472 suara
  2. KH Zulfa Mustofa: 262 suara
  3. KH Abdussalam Sochib atau Gus Salam: 261 suara
  4. KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya: 258 suara
  5. KH Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin: 155 suara

Genefri kemudian meminta persetujuan peserta muktamar agar kelima nama tersebut dapat diteruskan kepada Rais Aam terpilih.

“Sebelum kita ajukan, kami sekali lagi meminta persetujuan dari muktamirin, apakah kelima calon berdasarkan hasil aspirasi dari para muktamirin bisa kita ajukan kepada Rais Aam untuk mendapatkan izin tertulis?” kata Genefri.

Permintaan tersebut disetujui peserta sidang.

Tahapan itu menegaskan bahwa perolehan suara tidak otomatis menentukan Ketua Umum PBNU. Hasil tabulasi digunakan untuk menyaring lima nama yang selanjutnya melalui proses pertimbangan Rais Aam dan keputusan AHWA.

Gus Kikin Unggul dengan 472 Suara

Dari seluruh kandidat yang memenuhi syarat, Gus Kikin menjadi calon dengan dukungan paling besar.

Perolehan 472 suara menempatkan Ketua PWNU Jawa Timur sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, tersebut jauh di atas kandidat lainnya.

Dalam pernyataan kesediaannya, Gus Kikin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta Muktamar ke-35 NU.

“Alhamdulillah ini kita pada puncak kegiatan Muktamar pagi hari ini, dan pertama saya sampaikan terima kasih atas dukungan kepercayaan yang jadi amanah bagi saya,” kata Gus Kikin.

Menurutnya, tahapan pencalonan telah melewati sejumlah persyaratan dan keputusan akhir tetap mengikuti mekanisme AHWA.

“Ini tampaknya sudah lulus dari apa persyaratan-persyaratan, tinggal menunggu apa yang diputuskan AHWA, ini merupakan Muktamar yang gembira,” ujarnya.

Gus Kikin juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan setelah dinamika yang berlangsung selama muktamar.

“Ini kebersamaan, NU di posisi manapun diamanahi khidmah untuk masyarakat, umat, ciptakan kemaslahatan untuk umat,” katanya.

Ia berharap seluruh elemen NU tetap menjaga kerukunan setelah rangkaian Muktamar ke-35 selesai.

“Ke depan guyub rukun, kebersamaan dapat ridha Allah SWT,” ujar Gus Kikin.

Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Berubah

Munculnya lima nama calon Ketua Umum PBNU tersebut tidak terlepas dari perubahan mekanisme pemilihan yang diputuskan dalam Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU.

Sebanyak 401 dari 552 peserta yang memiliki hak suara memilih opsi perubahan mekanisme pemilihan. Jumlah itu setara sekitar 73 persen peserta yang hadir.

Sementara sebanyak 150 peserta menghendaki sistem pemilihan langsung tetap dipertahankan. Satu suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Pimpinan Sidang Pleno Prof Muhammad Nuh menjelaskan hasil penghitungan tersebut menjadi dasar perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.

“Dari seluruh 552 suara yang hadir, sebanyak 401 suara atau sekitar 73 persen menghendaki adanya perubahan di dalam mekanisme pemilihan. Yang memilih untuk tetap ada 150 suara, dan 1 suara tidak sah,” kata Muhammad Nuh.

Ia juga memastikan total suara sesuai dengan jumlah peserta yang mengikuti proses pengambilan keputusan.

“Jadi rekapan ini total suaranya 552 itu sudah sesuai dengan data yang masuk. Dengan opsi A tetap 150, opsi B perubahan 401, terus yang tidak sah 1, jadi jumlahnya pas. Jadi dengan segala hormat inilah realitas yang kita terima,” ujarnya.

Dengan keputusan tersebut, Ketua Umum PBNU tidak lagi ditetapkan melalui pemungutan suara langsung seluruh muktamirin.

Lima Nama Harus Melewati Rais Aam dan AHWA

Dalam mekanisme baru, setiap PWNU, PCNU, dan PCINU dapat mengajukan hingga lima nama bakal calon Ketua Umum PBNU.

Panitia kemudian melakukan tabulasi terhadap seluruh usulan tersebut. Lima calon dengan perolehan tertinggi dan memenuhi persyaratan masuk ke tahap berikutnya.

Kelima calon tidak langsung dipertandingkan melalui voting terbuka. Nama mereka terlebih dahulu diserahkan kepada Rais Aam terpilih untuk mendapatkan pertimbangan dan izin tertulis.

“Setelah mendapatkan restu dari Rais ‘Am terpilih, barulah nama-nama kandidat tersebut dipilih dan diputuskan bersama-sama dengan sembilan anggota AHWA,” terang Muhammad Nuh.

KH Miftachul Akhyar sendiri kembali terpilih sebagai Rais Aam PBNU masa khidmat 2026–2031.

Adapun sembilan nama yang ditetapkan sebagai anggota AHWA adalah KH Nurul Huda Djazuli, TGK KH Nuruzzahri Yahya, AG Dr KH Baharuddin HS MA, KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, Prof Dr KH Said Aqil Siroj, serta Dr KH Abun Bunyamin MA.

Pemilihan Calon Ketum Sempat Diwarnai Polemik

Sebelum penetapan lima kandidat, Muktamar ke-35 NU sempat diwarnai perdebatan mengenai persyaratan calon Ketua Umum PBNU.

Perdebatan terutama berkaitan dengan masa jeda bagi mantan anggota atau pejabat partai politik yang hendak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU.

Anggota PCNU Tanjung Balai, Mulyadi, mempertanyakan munculnya kembali aturan masa jeda satu tahun.

“Masa jeda satu tahun itu tidak ada! Sudah dihapus semalam, kenapa itu muncul kembali? Betul! Itu tidak ada! Masa jeda tidak ada!” ujar Mulyadi dalam forum.

Namun, pimpinan sidang mempertahankan ketentuan masa jeda satu tahun bagi eks pejabat politik.

Perdebatan tersebut kemudian memicu aksi demonstrasi di pintu akses Sidang Pleno IV Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum pada Minggu (30/8/2026).

Situasi sempat memanas hingga terjadi saling dorong dan aksi saling pukul di sekitar depan ruang sidang. Panitia kemudian mengerahkan Pagar Nusa dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk membantu pengamanan.

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan persyaratan tersebut belum berubah.

“Iya belum ada, belum ada (perubahan),” ujar Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, aksi yang terjadi merupakan bagian dari penyampaian aspirasi dalam dinamika muktamar.

“Di depan ini tadi ada semacam unjuk rasa, yang menurut saya bisa kita maklumi, kita pahami, sebagai bagian untuk menyalurkan aspirasi,” katanya.

AHWA Akhirnya Memilih Gus Kikin

Setelah lima kandidat melalui tahapan sesuai mekanisme Muktamar ke-35 NU, AHWA akhirnya mencapai mufakat untuk memilih Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.

Keputusan tersebut diumumkan KH Anwar Iskandar dalam rapat pleno pada Senin (31/8/2026) pagi.

“Secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa Khidmat 2026-2031,” kata Anwar Iskandar.

Dengan keputusan tersebut, Gus Kikin yang sejak tahap penjaringan memperoleh suara tertinggi akhirnya mendapatkan amanah memimpin PBNU untuk masa khidmat 2026–2031.

Penetapan tersebut sekaligus menutup rangkaian panjang pemilihan Ketua Umum PBNU yang berlangsung melalui perubahan mekanisme, penyaringan lima kandidat, pertimbangan Rais Aam, hingga keputusan secara mufakat oleh AHWA.

Tags: AHWAMuktamar ke-35 NUPBNU Muktamar NU 2026PCINUPCNUPWNU

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031

Muktamar NU 2026 Berakhir, Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU Masa Khidmat 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Muktamar NU 2026 resmi berakhir dengan terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum...

Ketum PBNU 2026–2031 Ditentukan AHWA

Ketum PBNU Muktamar NU 2026: AHWA Pilih Gus Kikin Pimpin PBNU Periode 2026–2031

by Saddam
31 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Ketum PBNU Muktamar NU 2026 akhirnya ditetapkan setelah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara mufakat memilih KH...

Besok Puasa Apa Cek Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura Muharram 2026 Lengkap

Niat Puasa Senin dan Mengganti Puasa Ramadhan: Panduan Qadha yang Tepat

by Hendrawan
30 August 2026
0

Panduan niat puasa Senin dan mengganti puasa Ramadhan, mulai dari bacaan qadha, waktu berniat, hingga perbedaan pandangan soal dua niat.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Lengkap Niat dan Keutamaannya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Lengkap Niat, Tata Cara dan Keutamaannya

by Wawan
29 August 2026
0

Highlight Berita Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Lengkap Niat, Tata Cara dan Keutamaannya: Puasa Ayyamul Bidh September 2026 dijadwalkan...

Peringkat Ketiga MTQ Riau bagi Kuantan Singingi

Kuantan Singingi Beri Bonus Rp69,5 Juta kepada 71 Kafilah usai Raih Peringkat 3 MTQ Riau

by Hendrawan
10 July 2026
0

Pemkab Kuantan Singingi mengalokasikan bonus Rp69,5 juta bagi 71 kafilah setelah meraih peringkat ketiga MTQ Riau.

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Mengganti Puasa Ramadhan, Bolehkah Digabung Ini Penjelasannya

Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Cek Jadwal Terbarunya

by Hendrawan
29 June 2026
0

Highlight Berita Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya, Cek Jadwal Terbarunya: Umat Islam mulai melaksanakan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Wisuda Taruna, Dorong Sinergi untuk Indonesia Emas 2045

28 November 2025
Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Brimob Kaltim Padamkan Kebakaran Lahan di Gunung Bahagia

Tim Brimob Kaltim Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Gunung Bahagia

26 August 2026
Pemprov Gorontalo Kirim Bantuan Logistik ke Kabupaten Terdampak Cuaca Ekstrem

Pemprov Gorontalo Kirim Bantuan Logistik ke Kabupaten Terdampak Cuaca Ekstrem

26 May 2026
MTC Sleman Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

MTC Sleman Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

13 December 2025
Harga dan Kelebihan Atap Djabesmen Genteng

Djabesmen: Keunggulan Produk Atap Gelombang Terbaik & Terkokoh di Indonesia

13 September 2023
Bener Meriah Berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu Aceh 2025

Bener Meriah Berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu Aceh 2025

21 November 2025
1.356 Jemaah Haji Sumenep Siap Berangkat, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesehatan

1.356 Jemaah Haji Sumenep Siap Berangkat, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesehatan

8 May 2026

Artikel Terbaru

Jembatan Pongpet Pangandaran Anjlok

Jembatan Merah Putih Pangandaran Anjlok Setelah Diresmikan, TNI AD Jelaskan Penyebabnya

31 August 2026
: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan dampak kekeringan pada sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan air bagi lahan sawah yang terdampak. (Foto: Humas KemenPU)

Kementerian PUPR Distribusikan Air untuk Selamatkan Pertanian di Sumbawa

31 August 2026
Jembatan Baru di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan

Jembatan Merah Putih Pangandaran Anjlok Saat Diresmikan, Dandim Akui Lalai Batasi Pengunjung

31 August 2026
:

146 Desa di Sumenep Berstatus Mandiri, Peningkatan Pembangunan Desa

31 August 2026
35 Personel Dikerahkan

Kebakaran Hari Ini: Bangunan Posko GRIB di Kedoya Terbakar, 40 Petugas Diterjunkan

31 August 2026
:

Gresik Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa di NTT

31 August 2026
: Berawal dari potensi lokal, Sardonoharjo bersiap menjadi pintu masuk utama wisata kebugaran di Yogyakarta. Sinergi jejaring pariwisata internasional kini digalang demi memperluas jangkauan pasar hingga mancanegara, Minggu (30/8/2026).

BUMKal Sardonoharjo Dorong Pengembangan Wisata Kesehatan di Sleman

31 August 2026

Popular Story

Po Jersey Persib 202627 Masih Dibuka Bisa Offline Dan Online
Sepak Bola

Pre-Order Jersey Resmi PERSIB 2026/27 Masih Dibuka, Tersedia Offline dan Online

by masfajar
29 August 2026
0

Headline.co.id, Kesempatan Bagi Para Penggemar Persib ~ yang dikenal sebagai Bobotoh, untuk...

Read moreDetails

Rizky Ridho Siap Tunjukkan Hasil Latihan di Laga Persija vs Brisbane Roar

Satlantas Lampung Utara Sosialisasikan Aplikasi Siger Presisi untuk Laporan Digital

Live Real Madrid vs Real Sociedad: Skor 1-1 di Babak Kedua

Pesta Biru 2026: Persib Bandung Sambut Musim Baru dengan Semangat Baru

Uji Coba Lintasan AKDP di Terminal Tipe B Limboto oleh Dishub Gorontalo

Diskominfo Siak Gelar Lomba Tradisional untuk Meriahkan HUT ke-81 RI

Polda Kaltim Uji Coba Metode Sekat Api untuk Cegah Meluasnya Karhutla

TNI-Polri Bersinergi Bersihkan Sekolah Pascagempa di Nagekeo

Menkomdigi Keluarkan Kebijakan Baru untuk Perlindungan Kuota Seluler

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.