Headline.co.id, Kualitas Udara Di Kabupaten Pelalawan ~ Riau, mengalami penurunan drastis dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai angka 275. Kondisi ini disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Rantau Baru. Kebakaran tersebut telah memicu peningkatan polusi udara yang signifikan, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat.
Menurut data yang dirilis pada Kamis, 27 Agustus 2026, kebakaran di Rantau Baru menjadi salah satu penyebab utama memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah mengerahkan tim pemadam kebakaran untuk menangani situasi ini. Namun, kondisi cuaca yang kering dan angin kencang memperumit upaya pemadaman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Eko Budiono, menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk mengatasi kebakaran ini. “Kami terus berupaya memadamkan api dan meminimalkan dampak asap terhadap masyarakat,” ujar Eko. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan asap.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, pemerintah daerah berencana untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan kebakaran guna mencegah kejadian serupa di masa depan. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi selama musim kemarau. Dengan upaya bersama, diharapkan kualitas udara di Pelalawan dapat kembali normal dalam waktu dekat.
















