Headline.co.id, Palangka Raya ~ Para pelajar di Palangka Raya mendapatkan pelatihan khusus untuk menghadapi dan melawan penyebaran hoaks. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya pada Selasa, 25 Agustus 2026. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar agar mereka lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya, Agus Siswanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membekali generasi muda dengan kemampuan menyaring informasi. “Kami ingin para pelajar mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang hoaks,” ujar Agus. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari penyebaran informasi palsu.
Pelatihan ini melibatkan berbagai narasumber yang ahli di bidangnya, termasuk akademisi dan praktisi media. Mereka memberikan materi tentang cara mengenali hoaks, teknik verifikasi informasi, serta etika dalam bermedia sosial. Para peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai kasus-kasus hoaks yang pernah mereka temui.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rencana tindak lanjut dari pelatihan ini adalah membentuk kelompok-kelompok kecil di sekolah-sekolah yang akan berfungsi sebagai agen literasi digital. Kelompok ini akan terus mendapatkan pembinaan dan dukungan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya. Dengan adanya agen literasi digital ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi yang benar dan mengedukasi teman-teman mereka tentang bahaya hoaks.
















