Headline.co.id, Penanganan Pascagempa Di Kabupaten Manggarai Barat ~ Nusa Tenggara Timur, kini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan logistik. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi psikologis dan kesehatan para penyintas, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Pada Selasa, 25 Agustus 2026, Polres Manggarai Barat bersama Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah dan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial di Panti Asuhan Rumah Kasih Kkottongnae Indonesia, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.
Kegiatan ini menyasar para penghuni dan pengelola panti yang masih memilih untuk mengungsi secara mandiri di tenda darurat. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan setelah wilayah Flores diguncang gempa bumi. Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, menegaskan bahwa penanganan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh. “Polda NTT berkomitmen memastikan masyarakat terdampak gempa mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, tidak hanya kebutuhan logistik, tetapi juga kesehatan fisik dan pemulihan psikologis,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Psikolog Polda Jawa Tengah memberikan trauma healing dengan pendekatan ramah anak. Mereka menggunakan terapi permainan, konseling kelompok, dan hiburan edukatif untuk membantu anak-anak mengelola rasa takut dan kecemasan. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri anak-anak di tengah situasi pengungsian. Suasana yang sebelumnya penuh kecemasan perlahan berubah menjadi lebih ceria, dengan anak-anak yang antusias mengikuti berbagai aktivitas bersama tim trauma healing.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain aspek psikologis, kondisi kesehatan para penghuni panti juga menjadi perhatian. Jajaran Dokkes Polres Manggarai Barat membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menekankan pentingnya memperhatikan kondisi fisik dan mental para penyintas secara bersamaan. “Kehadiran kami tidak hanya untuk menyalurkan bantuan sembako, tetapi juga memberikan pendampingan pemulihan trauma agar para penghuni panti dapat bangkit dari dampak psikologis pascagempa,” kata Christian.
















