Headline.co.id, Jakarta ~ Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menegaskan bahwa informasi mengenai penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap adalah hoaks. Hingga saat ini, belum ada kebijakan resmi yang mengharuskan sekolah-sekolah di Riau untuk beralih ke metode pembelajaran daring. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Disdik Riau, Zul Ikram, yang menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan surat edaran terkait PJJ.
Zul Ikram menjelaskan bahwa kabut asap memang menjadi perhatian serius, namun keputusan untuk mengubah metode pembelajaran harus melalui pertimbangan matang dan koordinasi dengan pihak terkait. “Kami belum mengeluarkan kebijakan PJJ. Informasi yang beredar di masyarakat adalah tidak benar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Disdik Riau terus memantau kondisi udara dan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Dinas Kesehatan setempat.
Lebih lanjut, Zul Ikram mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan pentingnya mengecek kebenaran informasi melalui sumber resmi. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa informasi dari sumber yang dapat dipercaya, terutama terkait kebijakan pendidikan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Disdik Riau berkomitmen untuk terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait situasi kabut asap dan dampaknya terhadap kegiatan belajar mengajar. Zul Ikram menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi prioritas utama. Jika kondisi memburuk, pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.





















