Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Pidato Prabowo Pengupas Bawang Jadi Polemik, Said Didu Soroti Data Upah Rp700 Ribu per Kilogram

Hendrawan by Hendrawan
1 hour ago
in Pemerintah
Reading Time: 5 mins read
394 29
A A
0
Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu Viral, Said Didu Kritik Data dalam Pidato Prabowo

Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu Viral, Said Didu Kritik Data dalam Pidato Prabowo (Dok Istimewa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Pidato Prabowo pengupas bawang yang menyebut seorang buruh bernama Susanah menerima upah Rp700 ribu per kilogram terus memicu polemik setelah disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu mempertanyakan data yang masuk ke dalam pidato Presiden Prabowo Subianto tersebut, sementara pemerintah menyatakan akan melakukan pengecekan. Perdebatan muncul setelah besaran upah yang disebut Presiden dibandingkan dengan kondisi pekerjaan pengupas bawang di lapangan.

Polemik pidato Prabowo pengupas bawang bermula ketika Presiden memperkenalkan Susanah, warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai buruh harian yang bekerja mengupas bawang. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Susanah memperoleh upah Rp700 ribu untuk setiap kilogram bawang yang dikupas serta menjadi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

You might also like

: Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bener Meriah dan didampingi Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bener Meriah Wahidi.

Contents

    • 0.1. Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan di Bener Meriah Langsung Terima Dokumen Kependudukan
    • 0.2. 144 Warga Binaan Rutan Bener Meriah Dapat Remisi di HUT ke-81 RI
  • 1. Said Didu Kritik Data dalam Pidato Presiden
  • 2. Mensesneg Janji Cek Angka Rp700 Ribu
  • 3. Hasan Nasbi Minta Publik Fokus pada Substansi Pidato
  • 4. Pengupas Bawang di Makassar Mengaku Dibayar Jauh Lebih Rendah
  • 5. Pekerjaan Susanah Juga Menjadi Sorotan

Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan di Bener Meriah Langsung Terima Dokumen Kependudukan

18 August 2026
: Sebanyak 144 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah menerima Surat Keputusan (SK) Remisi Umum

144 Warga Binaan Rutan Bener Meriah Dapat Remisi di HUT ke-81 RI

18 August 2026

Perbincangan mengenai pidato Prabowo pengupas bawang kemudian meluas di media sosial setelah angka Rp700 ribu per kilogram dipertanyakan publik. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah akan mengecek data tersebut, sedangkan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi meminta masyarakat tidak kehilangan fokus terhadap substansi besar pidato Presiden.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Hari ini hadir bersama kita, Ibu Susana dari Kabupaten Bogor, dia bekerja sebagai buruh harian. Mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram,” kata Prabowo sebagaimana dikutip dari YouTube TV Parlemen.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyampaikan bahwa Susanah merupakan penerima manfaat PKH dan Program Sembako. Bantuan tersebut disebut membantu keberlangsungan pendidikan anak-anaknya.

Pernyataan mengenai besaran upah itu kemudian menjadi perhatian karena nilainya dinilai tidak lazim. Salah seorang pengguna media sosial bahkan membandingkannya dengan pendapatan sebagai dosen.

“Saya dosen, S3, Lektor Kepala. Saat ini penghasilan saya jauh dari penghasilan mengupas bawang,” tulis pengguna media sosial sebagaimana tercantum dalam bahan pemberitaan.

Said Didu Kritik Data dalam Pidato Presiden

Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menjadi salah satu pihak yang mengkritik polemik tersebut. Ia menuding terdapat pihak dalam pemerintahan yang memasukkan data bermasalah ke dalam pidato Presiden.

Said Didu menyebut kelompok yang dia istilahkan sebagai “Geng SOP”, kependekan dari Solo, Oligarki, dan Parcok, telah bertindak kelewat batas.

“Faksi Geng SOP dalam pemerintahan @prabowo sudah keterlaluan. Menyelundupkan pengupas bawang dan data palsu ke dalam pidato Presiden,” tulis Said Didu melalui akun X pribadinya, dikutip Minggu (16/8/2026).

Pernyataan mengenai adanya “data palsu” tersebut merupakan penilaian Said Didu. Dalam bahan yang tersedia, pemerintah belum menyampaikan hasil resmi pengecekan mengenai asal-usul angka Rp700 ribu per kilogram yang dibacakan Presiden.

Said Didu juga melontarkan pernyataan keras dengan membandingkan persoalan tersebut dengan praktik penegakan hukum di negara lain.

“Kalau di China atau Korsel, orang seperti itu langsung dihukum mati,” katanya.

Mensesneg Janji Cek Angka Rp700 Ribu

Pemerintah merespons polemik mengenai upah tersebut melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ketika dimintai tanggapan di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026), Prasetyo mengatakan angka yang dibacakan Presiden akan diperiksa.

“Nanti kita cek ya,” ujar Prasetyo.

Pengecekan diperlukan untuk memastikan data yang digunakan dalam pidato Presiden tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Besaran Rp700 ribu per kilogram juga menjadi sorotan ketika dibandingkan dengan data harga komoditas bawang. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan yang tercantum dalam bahan pemberitaan, rata-rata harga nasional bawang merah sebesar Rp34.546 per kilogram, sedangkan bawang putih Honan berada di kisaran Rp35.800 per kilogram.

Artinya, angka upah yang disebutkan dalam pidato Presiden bahkan jauh melampaui harga satu kilogram komoditas bawang yang tercantum dalam data tersebut.

Hasan Nasbi Minta Publik Fokus pada Substansi Pidato

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi turut menanggapi ramainya pembahasan mengenai pernyataan tersebut. Ia meminta publik melihat substansi dan gagasan besar yang disampaikan Presiden secara keseluruhan.

“Kita pikirkan substansi dari pidato besar Presiden ya. Yang satu kalimat, dua kalimat digoreng itu saya rasa kita harus apa? Belajar untuk tidak terfokus. Itu algoritma juga itu,” ujar Hasan di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurut Hasan, perhatian masyarakat sebaiknya tidak berhenti pada satu atau dua kalimat yang menjadi viral.

“Satu kalimat, dua kalimat, tapi pikirkan substansi besar dan gagasan besar dari pidato presiden. Sebaiknya seperti itu,” imbuhnya.

Meski demikian, pernyataan mengenai upah pengupas bawang tetap menjadi pembicaraan karena muncul berbagai kesaksian mengenai besaran upah pekerjaan serupa di lapangan.

Pengupas Bawang di Makassar Mengaku Dibayar Jauh Lebih Rendah

Nurliah (50), pedagang sayur dan bumbu dapur di Pasar Pa’baeng-baeng, Makassar, Sulawesi Selatan, termasuk pekerja yang mengaku pernah menerima pekerjaan sampingan mengupas bawang.

Ketika mendengar pernyataan mengenai upah Rp700 ribu per kilogram, Nurliah mengaku tertarik apabila pekerjaan dengan bayaran sebesar itu benar-benar tersedia.

“Di mana? Kalau ada, saya juga mau,” kata Nurliah saat ditemui di Pasar Pa’baeng-baeng, dikutip dari Tribun Timur, Minggu (16/8/2026).

Nurliah mengatakan pernah dibayar Rp100 ribu untuk pekerjaan mengupas sebanyak 25 kilogram bawang.

“Waktu saya dulu makkupas, Rp100.000 untuk 25 kilogram. Jadi kalau satu kilogram berarti Rp2.500,” ujar Nurliah.

Berdasarkan pembagian sederhana Rp100 ribu untuk 25 kilogram, nilainya setara sekitar Rp4.000 per kilogram. Namun, bahan pemberitaan juga mencantumkan pernyataan Nurliah yang menyebut Rp2.500 per kilogram sehingga terdapat perbedaan angka yang belum dijelaskan lebih lanjut dalam sumber tersebut.

Pekerjaan Susanah Juga Menjadi Sorotan

Informasi mengenai pekerjaan Susanah kemudian ikut menjadi perhatian. Dalam bahan pemberitaan lain yang disertakan, Susanah disebut bukan bekerja sebagai pengupas bawang, tetapi sebagai buruh penjahit kain majun dengan upah Rp700 per kilogram.

Informasi tersebut berbeda dengan keterangan yang dibacakan Presiden dalam Sidang Tahunan MPR.

Ketika namanya diperkenalkan dalam pidato, Susanah hadir langsung di Gedung Nusantara dengan mengenakan pakaian adat. Sebuah video mengenai kehidupannya juga ditampilkan melalui layar LED, termasuk cerita tentang penggunaan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan seperti beras, minyak, dan sabun.

Susanah diketahui tinggal di Kampung Ciuncal RT01/RW04, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dalam bahan pemberitaan disebutkan rumah yang ditempatinya berupa bangunan semi permanen berukuran sekitar 3×3 meter dan berdiri di atas lahan milik ibunya.

Bahan pemberitaan juga menyebut terdapat potongan garis polisi berwarna kuning di bagian teras rumah Susanah dan pada bangunan pos kamling di ujung gang menuju rumahnya. Namun, tidak terdapat keterangan resmi dalam bahan yang menjelaskan alasan pemasangan garis tersebut sehingga keberadaannya belum dapat dikaitkan dengan polemik pidato Presiden.

Polemik mengenai angka Rp700 ribu per kilogram kini menempatkan akurasi data yang digunakan dalam pidato Presiden sebagai salah satu pokok perhatian. Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara telah menyatakan akan melakukan pengecekan, sementara Hasan Nasbi meminta publik tetap melihat substansi besar pidato Prabowo.

Hingga keterangan terakhir dalam bahan yang tersedia, belum terdapat hasil resmi pemerintah mengenai pemeriksaan angka upah maupun penjelasan bagaimana informasi tentang pekerjaan dan penghasilan Susanah masuk ke dalam materi pidato Presiden.

Tags: Jakarta PusatPidato Prabowo pengupas bawangSidang Tahunan MPR di Kompleks ParlemenSistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

: Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bener Meriah dan didampingi Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bener Meriah Wahidi.

Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan di Bener Meriah Langsung Terima Dokumen Kependudukan

by Fajar
18 August 2026
0

Headline.co.id, Seorang Bayi Yang Lahir Tepat Pada Hari Kemerdekaan Indonesia Di Kabupaten Bener Meriah ~ Aceh, mendapatkan dokumen kependudukan secara...

: Sebanyak 144 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah menerima Surat Keputusan (SK) Remisi Umum

144 Warga Binaan Rutan Bener Meriah Dapat Remisi di HUT ke-81 RI

by masfajar
18 August 2026
0

Headline.co.id, Bener Meriah ~ Sebanyak 144 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bener Meriah menerima remisi dalam rangka peringatan...

:

Kota Padang Raih Penghargaan Tertinggi Anugerah Adinata Syariah Sumatera Barat

by masfajar
18 August 2026
0

Headline.co.id, Kota Padang Berhasil Meraih Penghargaan Tertinggi Dalam Anugerah Adinata Syariah Sumatera Barat ~ sebuah pencapaian yang diumumkan pada acara...

: Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan antarinstansi usai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Sergai, Senin (17/8/2026)/ MC Sergai.

Wakil Bupati Sergai Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di HUT ke-81 RI

by masfajar
18 August 2026
0

Headline.co.id, Serdang Bedagai ~ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Adlin Tambunan,...

: Pembentukan karakter generasi muda yang bijak dan berakhlak mulia berakar dari lingkungan belajar perdesaan yang asri, nyaman, serta edukatif. SD Negeri Ngemplaksari mengukuhkan identitas institusi melalui branding Griya Winasis, Selasa (18/8/2026).

SD Negeri Ngemplaksari Sleman Perkenalkan Identitas Baru “Griya Winasis”

by Lia
18 August 2026
0

Headline.co.id, Sd Negeri Ngemplaksari Di Kabupaten Sleman ~ Yogyakarta, telah meluncurkan branding sekolah baru yang dinamai "Griya Winasis". Acara peluncuran...

: Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyerahkan Surat Keputusan Remisi kepada perwakilan warga binaan pada Upacara Pemberian Remisi dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapas kelas II B kelurahan Goto, Minggu (17/8/2026)/ (Nhanu Tosofu/Prokompim Tidore)

76 Warga Binaan Rutan Soasiu Dapat Remisi di HUT ke-81 RI

by Fajar
18 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 76 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Soasiu, Maluku Utara, menerima remisi dalam rangka memperingati Hari...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,04 Persen di Triwulan III 2025

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,04 Persen di Triwulan III 2025

6 November 2025
Kebakaran Pesawat AMA PK-RCY di Bandara Balingga, Investigasi Berlanjut

Kebakaran Pesawat AMA PK-RCY di Bandara Balingga, Investigasi Berlanjut

3 July 2026
Ilustrasi gambar

Pelajar Bantul tewas Usai Dikeroyok, Ayah Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

21 April 2026

Pemerintah Larang Turis Italia, Iran dan Korea Selatan Masuk Indonesia

6 March 2020
BKKBN Maluku Utara Adakan Sosialisasi Tamasya dan Sidaya di Tidore

BKKBN Maluku Utara Adakan Sosialisasi Tamasya dan Sidaya di Tidore

12 March 2026
BPBD Balangan Selesaikan Pelatihan TRC Tahap II di Pantai Batakan

BPBD Balangan Selesaikan Pelatihan TRC Tahap II di Pantai Batakan

17 February 2026
Musperdasus P2D Kalbar Dorong Kepemimpinan Perempuan Dayak dan Pelestarian Budaya

Musperdasus P2D Kalbar Dorong Kepemimpinan Perempuan Dayak dan Pelestarian Budaya

29 June 2026

Artikel Terbaru

: Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bener Meriah dan didampingi Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bener Meriah Wahidi.

Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan di Bener Meriah Langsung Terima Dokumen Kependudukan

18 August 2026
:

LKAAM dan Gebu Minang Kirim Bantuan Lima Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT

18 August 2026
: Sebanyak 144 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah menerima Surat Keputusan (SK) Remisi Umum

144 Warga Binaan Rutan Bener Meriah Dapat Remisi di HUT ke-81 RI

18 August 2026
Putri KW Menang Mudah dari Mikaela Guzman di Kejuaraan Dunia 2026

Kemenangan Gemilang Putri KW atas Mikaela Guzman di Kejuaraan Dunia 2026

18 August 2026
:

Kota Padang Raih Penghargaan Tertinggi Anugerah Adinata Syariah Sumatera Barat

18 August 2026
Alwi Farhan Mengalahkan Yoo Tae Bin Dua Gim Langsung di Kujuaraan Dunia 2026

Alwi Farhan Raih Kemenangan di Kejuaraan Dunia 2026 Melawan Yoo Tae Bin

18 August 2026
: Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan antarinstansi usai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Sergai, Senin (17/8/2026)/ MC Sergai.

Wakil Bupati Sergai Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di HUT ke-81 RI

18 August 2026

Popular Story

: Pendampingan keluarga dan pembinaan remaja yang inovatif menjadi kunci utama dalam membentuk generasi muda yang berkualitas serta berkarakter. BKR Sedap Malam Padukuhan Gandok berhasil menembus nominasi lima besar nasional GenRe Award 2026, Rabu (12/8/2026).
Pemerintah

BKR Sedap Malam Sleman Siap Harumkan DIY di GenRe Award 2026

by Lia
13 August 2026
0

Headline.co.id, Bkr Sedap Malam Dari Kabupaten Sleman ~ Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),...

Read moreDetails

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Pacitan, Warga Diminta Tetap Waspada

Penertiban Kendaraan ODOL Dimulai, Petugas Intensifkan Pengawasan

Polri Kerahkan Bantuan untuk Korban Gempa di NTT

Pemerintah Integrasikan Data Kelahiran untuk Mempermudah Layanan Kependudukan

Pemkab Lumajang Ajak HMI dan KOHATI Berkolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Pemprov Sumbar Prioritaskan Penguatan BPBD untuk Mitigasi Bencana

Panduan Wisata Gunung Giyanti Magelang: Rute, Tiket, Fasilitas dan Pilihan Puncak

Ketua MPR RI Tegaskan Pentingnya Persatuan untuk Kemajuan Indonesia

Pemkab Sambas Persiapkan 28 Paskibraka untuk Upacara Kemerdekaan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.