Headline.co.id, Bangunan ~ Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan sepuluh anjing pelacak guna mempercepat proses pencarian korban gempa bumi yang melanda Flores. Langkah ini diambil setelah gempa berkekuatan besar mengguncang wilayah tersebut, menyebabkan kerusakan signifikan dan menimbulkan korban jiwa. Operasi pencarian ini dipimpin oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan relawan lokal.
Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, anjing pelacak ini diharapkan dapat membantu menemukan korban yang mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan dan menyelamatkan korban yang masih hilang. Anjing pelacak ini sangat terlatih dan dapat bekerja di medan yang sulit,” ujar Dedi dalam keterangannya pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Selain mengerahkan anjing pelacak, Polri juga menurunkan personel tambahan untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan kepada para korban. Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan terus didistribusikan ke daerah-daerah yang paling terdampak. Pemerintah daerah setempat juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pemulihan infrastruktur berjalan lancar.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan telah melakukan inspeksi terhadap infrastruktur pelabuhan di wilayah terdampak untuk memastikan keselamatan dan kelancaran distribusi bantuan. Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang diharapkan dapat berjalan cepat dan efektif.




















