Headline.co.id ~ Polda Metro Jaya mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi 380 warga terdampak kebakaran di Kampung Muka, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu. Dapur lapangan tersebut mulai beroperasi pada pukul 16.00 WIB setelah kebakaran melanda kawasan permukiman pada Minggu pagi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga yang berada di pengungsian tetap terpenuhi setelah proses pemadaman selesai.
Kebakaran di Jalan Kampung Muka RT 9 RW 4, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, berdampak pada 20 rumah tinggal dan 95 kamar kontrakan. Sebanyak 380 jiwa dari 110 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun luka.
Polda Metro Jaya Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, pendirian dapur lapangan merupakan bagian dari penanganan warga setelah kebakaran. Kepolisian tidak hanya berfokus pada pengamanan lokasi, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat yang mengungsi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Setelah penanganan kebakaran, perhatian kami lanjutkan kepada warga yang terdampak. Personel menyiapkan dapur lapangan agar kebutuhan makanan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi,” kata Wahyu di Jakarta, Minggu.
Menurut Wahyu, pengoperasian dapur lapangan ditujukan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar dan tidak menghadapi musibah tersebut seorang diri. Personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya juga telah berada di lokasi sejak pagi bersama petugas pemadam kebakaran.
Selain menyiapkan makanan bagi para pengungsi, personel kepolisian melakukan pengamanan di sekitar area kebakaran. Petugas menjaga agar masyarakat tidak memasuki zona yang masih berisiko serta membantu kelancaran proses pemadaman hingga tahap pendinginan.
“Petugas kepolisian fokus melakukan pengamanan area, menjaga masyarakat agar tidak memasuki zona yang masih berisiko, serta membantu kelancaran proses pemadaman hingga tahap pendinginan,” ujar Wahyu.
380 Jiwa dari 110 KK Terdampak Kebakaran
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan keprihatinan atas kebakaran yang melanda warga Kampung Muka. Ia menegaskan, kehadiran aparat dalam situasi bencana tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
Menurut Budi, kepolisian juga berupaya memberikan bantuan kemanusiaan yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak. Warga yang mengungsi dipastikan memperoleh pelayanan, rasa aman, dan kebutuhan dasar selama proses pemulihan berlangsung.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, rasa aman, serta kebutuhan dasar selama berada di pengungsian. Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk membantu warga sampai situasi kembali pulih,” ujar Budi.
Data sementara menunjukkan, kebakaran menghanguskan sekitar 20 rumah semi permanen di kawasan tersebut. Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan, luas objek yang terbakar mencapai 1.800 meter persegi.
“Total ada sekitar 20 rumah semi permanen yang terbakar di kawasan tersebut,” kata Gatot di Jakarta, Minggu.
Pemadaman Selesai, Kerugian Masih Diselidiki
Gatot menyampaikan bahwa proses pemadaman telah selesai dilakukan. Namun, taksiran kerugian akibat kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Kami masih menyelidiki terkait taksiran kerugian akibat kebakaran ini,” kata Gatot.
Sementara itu, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari gangguan listrik. Informasi tersebut masih menjadi dugaan, sedangkan penyelidikan terkait taksiran kerugian masih berlangsung.
Dengan beroperasinya dapur lapangan, Polda Metro Jaya melanjutkan penanganan pascakebakaran melalui pemenuhan kebutuhan makanan bagi warga terdampak. Pengamanan area juga tetap dilakukan untuk mencegah masyarakat memasuki lokasi yang masih berisiko.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















