Headline.co.id, Banyuwangi ~ Warga Kabupaten Banyuwangi kini memiliki kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka secara langsung kepada Bupati Banyuwangi. Inisiatif ini diadakan melalui program “Bupati Ngantor di Desa” yang bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Program ini dimulai pada bulan Agustus 2026 dan akan berlangsung secara rutin setiap bulan.
Program ini memungkinkan warga untuk bertemu langsung dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di desa-desa yang telah dijadwalkan. Dalam pertemuan tersebut, warga dapat menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga masalah sosial. Bupati Ipuk menekankan pentingnya mendengar langsung dari masyarakat untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka.
Selain itu, program ini juga melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sehingga solusi atas keluhan warga dapat segera ditindaklanjuti. Bupati Ipuk menyatakan bahwa kehadiran OPD dalam program ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap keluhan yang disampaikan dapat segera ditangani oleh instansi yang berwenang. “Kami ingin memastikan bahwa setiap masalah yang disampaikan warga dapat segera ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat,” ujar Bupati Ipuk.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Program “Bupati Ngantor di Desa” diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Dengan adanya komunikasi langsung pemerintah dan warga, diharapkan dapat tercipta kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.















