Headline.co.id, Hulu Sungai Utara ~ Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bekerja sama dengan organisasi ‘Aisyiyah mengadakan sosialisasi untuk mencegah perkawinan anak. Acara ini berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif dari perkawinan anak. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari instansi terkait.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkab HSU untuk menurunkan angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Dalam acara tersebut, para peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak, serta risiko yang dihadapi oleh anak-anak yang menikah di usia dini. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat lebih memahami dampak buruk dari perkawinan anak dan mendukung upaya pencegahannya,” ujar salah satu narasumber dari ‘Aisyiyah.
Selain memberikan edukasi, acara ini juga menjadi forum diskusi bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mencegah perkawinan anak. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara berkala dan melibatkan lebih banyak pihak. “Kerja sama dengan berbagai pihak sangat penting untuk mencapai tujuan ini,” kata seorang pejabat dari Pemkab HSU.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Pemkab HSU dan ‘Aisyiyah berencana untuk memperluas jangkauan sosialisasi ke desa-desa terpencil yang masih memiliki angka perkawinan anak yang tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dalam menurunkan angka perkawinan anak di Kabupaten Hulu Sungai Utara.


















