Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang Panjang mengusulkan penerapan kebijakan anggaran yang lebih fleksibel sebagai upaya untuk mendongkrak perekonomian daerah. Langkah ini diambil untuk merespons tantangan ekonomi yang dihadapi akibat pandemi COVID-19. Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, menyatakan bahwa fleksibilitas anggaran diperlukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis dan mendesak.
Pada rapat koordinasi yang digelar baru-baru ini, Fadly Amran menekankan pentingnya kebijakan ini agar pemerintah daerah dapat lebih cepat dan tepat dalam menyalurkan dana ke sektor-sektor yang membutuhkan. “Kita harus bisa bergerak cepat dalam situasi yang tidak menentu ini. Fleksibilitas anggaran akan memungkinkan kita untuk mengalokasikan dana ke sektor-sektor yang paling membutuhkan,” ujar Fadly.
Selain itu, Pemko Padang Panjang juga berencana untuk meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat, guna mempercepat pemulihan ekonomi. Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya beli masyarakat. Fadly menambahkan bahwa partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemko Padang Panjang akan mengadakan serangkaian diskusi dan konsultasi publik untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait kebijakan anggaran fleksibel ini. Dengan demikian, diharapkan kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan efektif dalam memulihkan ekonomi daerah.
















