Headline.co.id, Sleman ~ Camping Bukit Klangon menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin bermalam di kawasan kaki Gunung Merapi sambil menikmati panorama pegunungan dari jarak relatif dekat. Destinasi yang berada di Kalitengah Lor, Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini menawarkan area perkemahan, gardu pandang, trekking hingga jalur downhill. Namun, sebelum berangkat, wisatawan perlu memperhatikan aturan camping, tarif yang berlaku, serta perkembangan kondisi Gunung Merapi.
Lokasi camping Bukit Klangon berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut dan hanya berjarak sekitar 4 hingga 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Kedekatan tersebut menjadi daya tarik karena wisatawan dapat melihat Merapi dengan jelas saat cuaca cerah, tetapi sekaligus membuat aspek keselamatan menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Wisatawan yang berencana camping Bukit Klangon juga perlu mengecek kembali prosedur reservasi dan biaya terbaru sebelum datang. Informasi tarif dalam sejumlah bahan wisata menunjukkan angka yang berbeda berdasarkan periode maupun jenis biaya, sehingga konfirmasi kepada pengelola menjadi langkah penting agar pengunjung tidak salah memperkirakan biaya perjalanan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Camping Bukit Klangon Pernah Dihentikan karena Aktivitas Merapi
Aktivitas camping di Bukit Klangon pernah dihentikan ketika aktivitas Gunung Merapi meningkat. Kegiatan berkemah kemudian kembali diperbolehkan mulai Jumat, 4 Juni 2021 dengan sejumlah ketentuan tambahan.
Aturan tersebut diterapkan karena Bukit Klangon berada di kawasan lereng Merapi. Ketika camping kembali dibuka, wisatawan diwajibkan meningkatkan kewaspadaan secara mandiri terkait status Gunung Merapi yang saat itu berada pada level Siaga atau Level III.
Karena status dan aktivitas gunung api dapat berubah, informasi tersebut tidak dapat dijadikan patokan kondisi Merapi saat ini. Wisatawan perlu memastikan perkembangan terbaru aktivitas Gunung Merapi sebelum melakukan perjalanan dan mengikuti arahan pengelola maupun pihak berwenang ketika berada di kawasan wisata.
Kesiapsiagaan juga tercermin dari aturan parkir yang pernah diterapkan. Kendaraan pengunjung diwajibkan berada di tempat yang telah disediakan dan diparkir dengan posisi menghadap jalan keluar.
Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan apabila sewaktu-waktu diperlukan pergerakan keluar dari kawasan.
Cek Aturan Camping Sebelum Datang
Berdasarkan ketentuan yang pernah diumumkan melalui akun Instagram resmi wisata Bukit Klangon, @pesona_klangon, wisatawan yang ingin camping diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu.
Dalam informasi tersebut, pendaftaran dilakukan secara daring melalui WhatsApp di nomor 081334940725. Pengunjung kemudian diwajibkan melakukan daftar ulang setelah tiba di lokasi.
Pada periode aturan tersebut diterbitkan, camping dibuka pada malam Sabtu, malam Minggu, serta malam menjelang hari libur nasional. Jumlah peserta juga dibatasi maksimal 100 orang setiap malam.
Pengunjung diwajibkan tetap berada di dalam area camping. Pelanggaran terhadap ketentuan kawasan disebut dapat dikenai sanksi.
Sejumlah aturan lain berkaitan dengan perlindungan lingkungan dan kenyamanan sesama pengunjung. Wisatawan dilarang mencari kayu bakar sembarangan, meninggalkan sampah, serta merusak fasilitas yang tersedia.
Pengunjung juga dilarang membunyikan sirene, klakson, peluit, kembang api maupun peralatan lain yang dapat menimbulkan suara mengganggu. Membuat kegaduhan dengan berteriak-teriak juga tidak diperbolehkan.
Larangan lainnya mencakup membawa minuman keras dan narkoba serta melakukan perbuatan asusila atau tindakan tidak senonoh.
Pengelola dalam ketentuan tersebut turut mengingatkan wisatawan untuk menjaga kawasan selama berkemah.
“Jangan tinggalkan apa pun kecuali kenangan dan pembelajaran,” demikian salah satu ketentuan camping yang tercantum dalam informasi wisata Bukit Klangon.
Berapa Tarif Camping Bukit Klangon?
Informasi mengenai tarif Bukit Klangon dalam bahan yang tersedia menunjukkan perbedaan angka berdasarkan periode dan komponen biaya.
Saat camping kembali dibuka pada Juni 2021, retribusi camping tercantum sebesar Rp15.000 per orang.
Sementara itu, informasi wisata lainnya mencantumkan tiket masuk sebesar Rp5.000 dan biaya kebersihan camping Rp10.000. Sumber bahan lain menyebutkan biaya masuk Rp15.000.
Untuk kendaraan, terdapat informasi tarif parkir sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Perbedaan nominal tersebut dapat terjadi karena informasi berasal dari periode ataupun jenis pungutan yang berbeda. Oleh karena itu, wisatawan sebaiknya tidak menjadikan salah satu tarif tersebut sebagai harga pasti tanpa melakukan konfirmasi lebih dahulu kepada pengelola.
Bisa Sewa Tenda dan Perlengkapan Camping
Wisatawan yang tidak memiliki perlengkapan berkemah sendiri dapat memanfaatkan layanan persewaan yang disebut tersedia di kawasan Bukit Klangon.
Dalam informasi wisata yang tersedia, tenda berkapasitas enam orang disewakan seharga Rp90.000, sedangkan tenda untuk empat orang Rp70.000.
Perlengkapan lainnya juga tersedia, antara lain matras Rp5.000 dan sleeping bag Rp12.000. Cooking set tercantum Rp15.000, sedangkan lampu tenda Rp15.000.
Wisatawan juga dapat menyewa flysheet ukuran 3×4 meter dengan harga Rp13.000 serta kompor dan gas seharga Rp40.000.
Sama seperti tarif masuk dan camping, harga persewaan tersebut sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum keberangkatan karena dapat berubah mengikuti kebijakan pengelola.
Fasilitas Bukit Klangon
Selain area camping, Bukit Klangon memiliki sejumlah fasilitas yang mendukung aktivitas wisata.
Jaringan WiFi menjadi salah satu fasilitas yang disebut tersedia untuk membantu pengunjung memperoleh akses internet karena sinyal telekomunikasi di kawasan perbukitan dapat sulit dijangkau.
Area parkir juga cukup luas dan dapat digunakan untuk sepeda motor, mobil hingga kendaraan berukuran besar seperti bus.
Pengunjung yang tidak membawa banyak makanan dapat memanfaatkan kawasan food court. Fasilitas lainnya meliputi mushala, gazebo dan sejumlah tempat duduk untuk beristirahat.
Gazebo juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi menikmati pemandangan Gunung Merapi ketika kondisi cuaca mendukung.
Datang Pagi untuk Melihat Merapi Lebih Jelas
Panorama Gunung Merapi menjadi daya tarik utama Bukit Klangon. Dari gardu pandang, wisatawan dapat menyaksikan bentuk gunung tersebut dari jarak relatif dekat ketika langit cerah.
Pagi hari menjadi waktu yang disarankan untuk menikmati pemandangan karena udara masih segar dan kemungkinan Merapi terlihat lebih jelas. Saat hari semakin siang, kabut dapat turun dan menutupi panorama gunung.
Selain camping, wisatawan dapat mencoba hill trekking dengan jalur yang disebut cukup ramah bagi pemula. Sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati lanskap hutan Merapi.
Beberapa satwa liar seperti burung kepodang, burung madu gunung, musang hingga monyet juga disebut dapat ditemui apabila pengunjung beruntung.
Bagi penyuka aktivitas dengan tantangan lebih tinggi, Bukit Klangon mempunyai jalur downhill cycling dengan kontur naik turun dan sejumlah bagian terjal. Kawasan ini juga pernah digunakan sebagai lokasi kegiatan sepeda gunung.
Spot foto, Jembatan Klangon hingga persewaan ATV menjadi pilihan aktivitas lain yang tersedia bagi wisatawan.
Dengan berbagai daya tarik tersebut, Bukit Klangon dapat menjadi alternatif camping di kawasan Sleman bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam sekaligus panorama Gunung Merapi. Namun, kedekatannya dengan gunung api aktif membuat persiapan tidak cukup hanya membawa tenda dan perlengkapan bermalam.
Sebelum camping di Bukit Klangon, wisatawan perlu memastikan aturan reservasi, kuota pengunjung, harga terbaru, jam operasional serta kondisi Gunung Merapi. Kepatuhan terhadap ketentuan pengelola dan kewaspadaan terhadap aktivitas Merapi menjadi bagian penting agar kegiatan berkemah dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman.



















