Headline.co.id, Jakarta ~ Maximo Quiles dari tim CFMOTO Gaviota Aspar berhasil mengukir namanya dalam daftar pemenang di Assen setelah mengamankan posisi terdepan sejak awal balapan. Pada Grand Prix Moto3 Belanda, Quiles menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan David Almansa dari LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP. Sementara itu, Marco Morelli, rekan setim Quiles, berhasil meraih podium kedua tahun ini. Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo mengalami nasib kurang beruntung dengan gagal finis, membuatnya tertinggal 90 poin dari Quiles setelah putaran ke-10.
Quiles memulai balapan dengan sempurna dari posisi terdepan, namun langsung mendapat tekanan dari Almansa di tikungan kelima. Persaingan ketat khas Moto3 pun dimulai, namun sayangnya Carpe terjatuh dari kelompok terdepan di tikungan yang sama pada lap kedua setelah bersenggolan dengan Morelli. Adrian Cruces dari CIP GreenPower juga terlibat dalam insiden tersebut, membuat Carpe harus keluar dari balapan sementara Cruces bisa melanjutkan. Pada lap keempat, Almansa sempat disalip oleh Veda Pratama dari Honda Team Asia di tikungan 12, namun berhasil merebut kembali posisi di tikungan 15.
Memasuki sepertiga kedua balapan pada lap ketujuh, beberapa pembalap melakukan comeback yang mengesankan. Hakim Danish dari AEON Credit – MT Helmets – MSI, Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3, dan Jesus Rios dari Rivacold Snipers Team berhasil naik ke posisi enam besar setelah memulai dari posisi ke-16, ke-19, dan ke-21. Sayangnya, Pratama yang sempat memimpin beberapa lap harus terjatuh di tikungan kelima. Di pertengahan balapan, Almansa mencoba memperlebar jarak dengan Quiles yang terus membuntutinya, sementara Danish dan Rios membentuk kelompok kecil di depan Adrian Fernandez dari Leopard Racing.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pada akhir lap ke-10, insiden di chicane terakhir Rios, Danish, dan Almansa memberi Quiles sedikit ruang untuk bernapas. Namun, pada lap ke-12, Almansa kembali menempel ketat Quiles dan bahkan memimpin di tikungan 14 dengan catatan waktu terbaik pribadinya. Persaingan sengit ini memungkinkan Danish untuk kembali mendekat dan bertahan di posisi ketiga. Dengan lima lap tersisa, Carpe memutuskan untuk mundur dari balapan, sementara Quiles dan Almansa terus bersaing ketat hingga tiga lap terakhir. Morelli yang tampil impresif dengan ban bekas berhasil mengamankan posisi ketiga, meski kemenangan sudah di luar jangkauan.
Di lap terakhir, Quiles memimpin di depan Almansa dalam duel sesama pembalap Spanyol untuk meraih kemenangan di Assen. Kesalahan kecil Almansa di tikungan sembilan memastikan kemenangan keenam bagi Quiles di tahun 2026, sekaligus memperlebar keunggulannya di klasemen menjadi 90 poin. Almansa meraih podium kedua dalam tiga balapan terakhir dan naik ke posisi ketiga klasemen, sementara Morelli mempertahankan posisi ketiga. Perrone meraih hasil terbaiknya sejak finis keempat di COTA dengan kembali finis di posisi keempat, diikuti oleh Rios yang tampil impresif. Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo finis keenam, di depan Danish, Joel Kelso dari GRYD Racing, Fernandez, dan Casey O’Gorman dari SIC58 Squadra Corse. Rico Salmela dari Red Bull KTM Tech3 sebenarnya finis kelima, namun penalti waktu enam detik membuatnya turun ke posisi ke-11.





















