Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi kepada Kodam XIX/Tuanku Tambusai atas kontribusinya dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. Langkah ini dianggap penting mengingat ancaman karhutla yang terus meningkat seiring dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Kodam XIX/Tuanku Tambusai telah mengambil inisiatif strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi potensi kebakaran.
Gubernur Riau, Syamsuar, menyatakan bahwa kerjasama dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai merupakan bagian dari upaya terpadu untuk mengatasi karhutla. “Kami sangat menghargai dukungan dari pihak militer dalam membantu menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ujar Syamsuar. Ia menambahkan bahwa sinergi pemerintah daerah dan militer sangat penting untuk memastikan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat berjalan efektif.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran bagi personel militer dan masyarakat setempat. Selain itu, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau terus ditingkatkan untuk memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanggulangan karhutla di Riau,” kata Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, Pemprov Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai berencana untuk memperkuat program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla dan cara pencegahannya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan adanya kolaborasi yang solid berbagai pihak, diharapkan ancaman karhutla di Riau dapat diminimalisir secara signifikan.



















