Headline.co.id, Lhokseumawe ~ Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk 268 siswa di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 yang berlokasi di Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh, pada Jumat (31/7/2026). Acara ini menandai dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 di sekolah tersebut.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, telah memastikan bahwa Sekolah Rakyat di Kota Lhokseumawe siap digunakan untuk pelaksanaan MPLS pada tahun ajaran baru ini. Peresmian kegiatan di kompleks Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas 8,4 hektare tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta MPLS dan pelepasan burung merpati oleh Wali Kota Sayuti Abubakar.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Lhokseumawe Yulinda Sayuti, Kepala Dinas Pendidikan Lhokseumawe Yuswardi, Kepala Sekolah SR Terintegrasi 2, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Taruna Putra Satya, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Sayuti menyatakan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas dan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Menurut Sayuti, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan bagi Kota Lhokseumawe karena tidak semua kabupaten atau kota di Aceh mendapatkan program tersebut. “Ini adalah langkah penting untuk memastikan pendidikan yang lebih baik bagi semua anak,” ujar Sayuti.
Pada akhir kegiatan, seluruh siswa Sekolah Rakyat bersama para tamu undangan mengikuti pidato Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang disampaikan secara daring melalui konferensi video. Pidato ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan Sekolah Rakyat secara nasional.















