Headline.co.id, Langsa ~ Sebanyak 784 jemaah haji asal Aceh telah tiba di Tanah Suci, menurut catatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh. Jemaah tersebut berasal dari Kloter 1 dan Kloter 2. Dari jumlah tersebut, 314 adalah jemaah laki-laki dan 470 adalah jemaah perempuan. Sementara itu, jemaah haji dari Kloter 3 dijadwalkan akan diberangkatkan dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, menuju Arab Saudi pada Jumat (8/5/2026) dini hari.
Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyatakan bahwa jemaah dari Kloter 2 telah tiba dengan selamat di Bandara Jeddah pada pukul 07.09 Waktu Arab Saudi (WAS). “BTJ-02 sudah mendarat di Jeddah dan langsung melanjutkan perjalanan menuju Mekkah,” ujar Arijal pada Kamis (7/5/2026).
Kloter 2 terdiri dari 391 jemaah yang berasal dari Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, dan Kota Sabang. Dari total kuota 393 orang, dua calon jemaah asal Aceh Besar batal berangkat secara permanen sebelum masuk asrama haji. Satu calon jemaah dilaporkan sakit, sementara satu lainnya meninggal dunia sebelum keberangkatan. Rincian jemaah Kloter 2 meliputi 313 orang dari Aceh Besar, empat orang dari Banda Aceh, dan 68 orang dari Sabang.
Jemaah termuda pada kloter tersebut adalah Muhammad Arkan Ditia Bin Mawardi (17) asal Kota Sabang, sedangkan jemaah tertua adalah Syamsidar Binti Raden Ali (96) asal Aceh Besar. Sementara itu, Kloter 3 yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat, Aceh Utara, dan Kota Langsa mulai masuk Asrama Haji Embarkasi Aceh pada Kamis (7/5/2026).
Sebanyak 392 jemaah dalam kloter tersebut dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada Jumat (8/5/2026) pukul 03.40 WIB dan diperkirakan tiba pukul 08.00 WAS. Kloter 3 terdiri atas 260 jemaah asal Aceh Barat, 125 jemaah asal Aceh Utara, serta satu jemaah dari Kota Langsa. Satu calon jemaah atas nama Rohani binti Syamaun (78) dilaporkan batal berangkat karena mengalami patah tulang. Jemaah termuda Kloter 3 adalah Aijannah Binti Abdurrahman (17) asal Aceh Barat, sedangkan jemaah tertua adalah Ali Muhammad Bin Hasan (95).


















