Headline.co.id, Batang ~ Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang bekerja sama dengan Forum Anak Kabupaten Batang menyelenggarakan acara peringatan yang berlangsung meriah. Acara ini diadakan di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, pada Minggu (26/7/2026), dan melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah serta komunitas.
Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama masyarakat dan Forum Anak, dilanjutkan dengan berbagai permainan tradisional seperti engklek, ular tangga, egrang, yoyo, bola bekel, dakon, edukasi pelopor dan pelapor, lompat tali, serta konvensi hak-hak anak. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DP3AP2KB Batang, Weni Ary Susanti, menekankan pentingnya peringatan HAN sebagai pengingat bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Melalui Peringatan HAN ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Kabupaten Batang memiliki ruang yang aman untuk belajar, bermain, berkreasi, dan menyampaikan pendapatnya. Kehadiran Forum Anak menjadi bukti bahwa anak-anak dapat dilibatkan secara aktif dalam pembangunan sesuai dengan hak partisipasi mereka,” jelas Weni Ary Susanti.
Ia juga menambahkan bahwa DP3AP2KB terus mendorong penguatan sinergi keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan, serta berbagai bentuk diskriminasi terhadap anak. “Kami berharap, semangat HAN tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Kabupaten Batang sebagai Kabupaten Layak Anak, di mana setiap anak dapat tumbuh, berkembang, terlindungi, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” harapnya.
Selain itu, Weni Ary Susanti berharap agar semua lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat mendukung kegiatan ini. Pemenuhan hak anak tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Seluruh OPD memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar setiap anak di Kabupaten Batang dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Kepala DP3AP2KB Batang, Joko Prasetijo, menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih anak-anak agar berani percaya diri dalam berorganisasi dengan teman-temannya, saling mendukung, berbagi, dan membantu. Forum Anak telah terbentuk di 15 kecamatan di Batang, dan saat ini juga terbentuk Forum Anak di Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman.
“Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kepemimpinan melalui Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan. Anak-anak didorong untuk berani menyampaikan aspirasi, pendapat, serta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” jelas Joko Prasetijo.
Melalui Peringatan HAN, DP3AP2KB Batang juga berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat pemerintah daerah, OPD, dunia pendidikan, dunia usaha, media, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, sehat, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi terhadap anak. “Dengan demikian, setiap anak di Kabupaten Batang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, memperoleh hak-haknya secara utuh, serta menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga didukung oleh PT Nestle yang memberikan susu kepada anak-anak, serta diakhiri dengan minum susu bersama dan pembagian hadiah kepada peserta pemenang lomba suara anak. (MC Batang, Jateng/Jumadi)



















