Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyambut positif langkah Pemerintah Inggris yang secara resmi mengakui negara Palestina. Pengakuan ini juga disertai dukungan terhadap solusi dua negara (two-state solution). Pernyataan ini disampaikan Sugiono dalam keterangan resmi pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Inggris, bagian dari ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) yang berlangsung di Manila, Filipina, Kamis (23/7/2026).
Sugiono menegaskan bahwa Inggris, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), memiliki tanggung jawab khusus untuk mendorong perdamaian yang adil. Ia juga menyatakan bahwa negara-negara di Asia Tenggara siap mendukung Inggris dalam mengawal proses tersebut, sejalan dengan komitmen ASEAN yang konsisten mempromosikan dialog damai dan kerja sama antarnegara.
Pengakuan resmi Inggris terhadap Palestina telah diumumkan oleh Perdana Menteri Keir Starmer pada 21 September 2025, menjelang Sidang Majelis Umum PBB. Pemerintah Inggris menegaskan bahwa pengakuan ini bertujuan untuk menjaga prospek solusi dua negara, menghentikan konflik di Gaza, mengakhiri pembangunan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, serta mendukung reformasi internal Palestina.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menegaskan kembali komitmen jangka panjang negaranya untuk mempererat kemitraan dengan kawasan Asia Tenggara. Miliband juga menekankan pentingnya penyelesaian sengketa internasional secara damai guna menciptakan stabilitas global.




















