Headline.co.id, Banda Aceh ~ Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menekankan pentingnya pembangunan manusia dalam upaya membangun Kota Banda Aceh. Menurutnya, pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka merupakan investasi penting untuk masa depan kota. Hal ini disampaikan Afdhal saat memimpin upacara Perkemahan Pemusatan Latihan Kontingen Jambore Nasional XII dan Pelantikan Pramuka Garuda Penggalang serta Pramuka Garuda Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Tahun 2026 di SMP Negeri 6 Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Khairuddin, Camat Kuta Alam, Camat Lueng Bata, para kepala sekolah, pembina Pramuka, orang tua peserta, dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Afdhal menyatakan bahwa Pramuka adalah ruang pembelajaran yang membentuk kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Ia menegaskan bahwa kualitas generasi muda saat ini akan menentukan masa depan Banda Aceh.
“Kesuksesan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kualitas manusianya. Pramuka adalah investasi terbaik dalam membangun karakter generasi muda,” ujar Afdhal. Ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks dengan pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, dan Gerakan Pramuka untuk memperkuat pembinaan karakter agar generasi muda tetap tumbuh dengan akhlak, disiplin, serta kepedulian terhadap sesama.
Afdhal juga berharap Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial atau perlombaan, tetapi hadir sebagai pelopor di masyarakat. Menurutnya, anggota Pramuka harus menjadi teladan di sekolah, keluarga, dan lingkungan, serta mampu menggerakkan aksi sosial, kepedulian lingkungan, dan membantu masyarakat di tingkat gampong. “Pembangunan Banda Aceh dimulai dari manusianya. Kita ingin melahirkan generasi yang berakhlak, disiplin, peduli sesama, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Afdhal mengajak peserta untuk selalu menghormati orang tua dan guru sebagai kunci keberhasilan masa depan. Ia meyakini doa dan ridha orang tua adalah fondasi penting bagi kesuksesan generasi muda. Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan mewujudkan Banda Aceh yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera. Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ke depan, Pemerintah Kota Banda Aceh akan melepas 32 Pramuka Penggalang terbaik hasil seleksi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Cibubur pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Pramuka. Kontingen ini merupakan perwakilan dari seluruh SMP di Banda Aceh, dengan masing-masing sekolah mengirimkan peserta terbaik. Mereka dibagi ke dalam empat regu yang masing-masing beranggotakan delapan orang, serta didampingi empat pembina dan empat unsur Kwartir Cabang.
Menutup sambutannya, Afdhal berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, kekompakan, kesehatan, serta nama baik Kota Banda Aceh selama mengikuti Jambore Nasional. Ia juga mengucapkan selamat kepada para Pramuka Garuda yang baru dilantik dan berharap mereka menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan masing-masing. (Riz)



















