Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Hari Anak Nasional 2026 Jadi Momentum Orang Dewasa Evaluasi Perlindungan Anak

Hendrawan by Hendrawan
3 months ago
in Pemerintah
Reading Time: 5 mins read
415 9
A A
0
Kemen PPPA Perlindungan Anak Harus Dimulai dari Lingkungan Keluarga

Kemen PPPA Perlindungan Anak Harus Dimulai dari Lingkungan Keluarga (Dok Foto KemenPPPA)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Hari Anak Nasional 2026 yang diperingati pada 23 Juli menjadi momentum bagi orang dewasa untuk mengevaluasi pengasuhan, pendampingan, dan perlindungan yang diberikan kepada anak. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengingatkan bahwa berbagai persoalan anak tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat. Evaluasi tersebut diperlukan agar setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, dan terbebas dari kekerasan.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema itu menjadi ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk tidak hanya merayakan keberadaan anak, tetapi juga memastikan hak mereka atas pengasuhan, pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan partisipasi dapat dipenuhi secara nyata.

You might also like

Pembangunan Jalan Kulo–Ekor Diharapkan Permudah Perdagangan Dua Daerah

Jalan Kulo–Ekor Dipercepat untuk Buka Akses Dagang Halmahera

26 October 2026
DPRK Boven Digoel dan Dinas Kominfo Gandeng PT Telkom Kembangkan Hotspot Internet

Hotspot Internet Boven Digoel Disiapkan untuk Rumah Warga

26 October 2026

Melalui Hari Anak Nasional 2026, pemerintah mendorong orang dewasa melihat kembali kondisi lingkungan yang dibangun bagi anak, baik di dalam keluarga, sekolah, ruang publik, maupun ruang digital. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor serta pelaksanaan kegiatan yang melibatkan anak secara langsung di berbagai daerah di Indonesia.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Asisten Deputi Penyedia Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Kemen PPPA, Ciput Eka Purwanti, mengatakan Hari Anak Nasional bukan hanya ditujukan sebagai perayaan bagi anak. Peringatan tersebut juga menjadi pengingat bagi orang dewasa mengenai tanggung jawab mereka dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.

“Sebenarnya Hari Anak Nasional (HAN) bukan hanya untuk anak. Kalau kita mau refleksi, persoalan Hari Anak Nasional justru menjadi pengingat bagi orang dewasa. Persoalan yang dihadapi anak hari ini sebetulnya persoalan orang dewasa,” ujar Ciput dalam Media Talk Kemen PPPA, Rabu (15/7).

Orang Dewasa Diminta Mengevaluasi Lingkungan Anak

Ciput mencontohkan sejumlah persoalan yang saat ini dihadapi anak, mulai dari kecanduan gawai, kekerasan, hingga berkurangnya ruang bermain. Kondisi tersebut perlu dilihat tidak hanya sebagai persoalan anak, tetapi juga sebagai dampak dari pengasuhan dan lingkungan yang dibentuk oleh orang dewasa.

“Ketika anak mengalami adiksi gawai, kekerasan, atau kehilangan ruang bermain, kita perlu bertanya apakah orang dewasa telah menghadirkan pengasuhan, pendampingan, dan lingkungan yang mereka butuhkan?” tegas Ciput.

Menurut Kemen PPPA, perlindungan anak harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak tumbuh dan belajar. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pengasuhan positif, dukungan emosional, rasa aman, serta ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat.

Peran tersebut kemudian perlu diperkuat oleh sekolah yang aman, ruang publik yang ramah anak, dan lingkungan digital yang sehat. Pendampingan orang tua dan masyarakat menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan teknologi oleh anak dalam kegiatan belajar, bermain, dan berkomunikasi.

“Hulu dari perlindungan anak sesungguhnya dimulai dari keluarga. Ketika keluarga mampu memberikan pengasuhan yang baik, dilanjutkan dengan sekolah yang aman, ruang publik yang ramah anak, dan ruang digital yang sehat, maka risiko anak mengalami kekerasan dan berbagai bentuk pelanggaran hak anak dapat ditekan,” kata Ciput.

Perlindungan anak mencakup pencegahan terhadap kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perundungan, perkawinan anak, dan berbagai risiko di ruang digital. Upaya tersebut tidak dapat dibebankan kepada satu lembaga karena membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Kolaborasi Jadi Kunci Perlindungan Anak

Ciput menegaskan bahwa pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, rangkaian HAN ke-42 melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, media, sekolah, keluarga, dan kelompok anak.

“Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, rangkaian Hari Anak Nasional tahun ini berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, hingga keluarga agar bersama-sama menghadirkan ruang yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional RANA yang mengintegrasikan upaya pencegahan, perlindungan, partisipasi anak, penguatan keluarga, penguatan peran masyarakat, keamanan ruang digital, serta respons cepat terhadap kekerasan terhadap anak.

Kemen PPPA bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, serta berbagai kementerian dan lembaga lainnya.

Pemerintah juga menerapkan pendekatan desentralisasi dalam penyelenggaraan HAN 2026. Berbagai kegiatan didorong berlangsung serentak di daerah agar anak-anak tidak harus datang ke satu lokasi untuk memperoleh ruang bermain, belajar, menyampaikan aspirasi, dan berpartisipasi.

Kegiatan dapat digelar di sekolah, taman, pusat keluarga, dan ruang publik lainnya. Bentuk kegiatannya antara lain lomba mewarnai, panggung anak, permainan edukatif, pengenalan profesi, penyampaian aspirasi, dan kampanye perlindungan anak dari kekerasan serta eksploitasi.

Suara Anak Harus Dipertimbangkan

Selain mengevaluasi peran orang dewasa, HAN 2026 menempatkan partisipasi anak sebagai bagian penting dalam proses pembangunan. Anak dipandang bukan sekadar penerima program pemerintah, tetapi sebagai subjek yang memiliki hak untuk menyampaikan pandangan mengenai persoalan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Perwakilan Sekretariat Forum Anak Nasional sekaligus Koordinator Utama Lokakarya Forum Anak Nasional 2026, Alya Alkautsar, mengatakan rangkaian kegiatan HAN menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan pengalaman, kebutuhan, keresahan, dan harapan.

“Kami ingin memastikan suara anak bukan hanya didengar, tetapi juga dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan dan program yang menyangkut kehidupan anak,” ujar Alya.

Penyusunan Suara Anak Indonesia melibatkan anak dari berbagai latar belakang, termasuk Forum Anak Daerah, Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus, serta anak Indonesia yang berada di luar negeri. Pelibatan tersebut dilakukan agar aspirasi yang dihimpun mencerminkan keberagaman situasi anak Indonesia.

“Apa yang kami sampaikan melalui Suara Anak Indonesia merupakan keresahan, kebutuhan, sekaligus harapan anak-anak Indonesia terhadap lingkungan yang lebih aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang kami,” tambah Alya.

Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 berlangsung pada 13 Juni hingga 19 Juli 2026. Sejumlah isu yang dibahas meliputi kesehatan mental, keamanan ruang digital, perlindungan dari kekerasan, pendidikan yang aman dan berkualitas, ruang bermain, serta partisipasi anak yang bermakna.

Tujuh Subtema Jawab Persoalan Anak

Kemen PPPA menetapkan tujuh subtema dalam peringatan HAN 2026. Subtema pertama mengajak anak menghargai perbedaan, membangun pertemanan, dan menolak kekerasan.

Subtema berikutnya mendorong anak berani bermimpi menjadi pemimpin Indonesia pada 2045. Pemerintah juga mengangkat literasi digital melalui gerakan Saring Sebelum Sharing agar anak mampu mengenali informasi bohong dan menggunakan ruang digital secara bertanggung jawab.

Isu lain yang menjadi perhatian adalah penciptaan sekolah aman dan menyenangkan, pencegahan perkawinan anak, pembangunan ketahanan mental, serta kampanye antinarkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Seluruh subtema tersebut menggambarkan tantangan yang dihadapi anak dalam kehidupan sehari-hari. Orang dewasa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menindaklanjutinya melalui perubahan dalam pola pengasuhan, kebijakan, pendidikan, pemberitaan, dan pelayanan publik.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki hak untuk didengar,” kata Alya.

Ia berharap aspirasi anak dari seluruh Indonesia diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah, keluarga, sekolah, media, dunia usaha, serta masyarakat.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 pada akhirnya menjadi ujian bagi komitmen orang dewasa dalam menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Kasih sayang perlu diwujudkan melalui pemenuhan hak, perlindungan yang konsisten, serta kesempatan yang setara bagi anak untuk belajar, bermain, berpendapat, dan meraih cita-cita.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: HAN ke-42Hari Anak Nasional 2026Kemen PPPA

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Pembangunan Jalan Kulo–Ekor Diharapkan Permudah Perdagangan Dua Daerah

Jalan Kulo–Ekor Dipercepat untuk Buka Akses Dagang Halmahera

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id, Halmahera Tengah ~ Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengembangkan jalan Kulo–Ekor untuk memperkuat konektivitas dengan Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara....

DPRK Boven Digoel dan Dinas Kominfo Gandeng PT Telkom Kembangkan Hotspot Internet

Hotspot Internet Boven Digoel Disiapkan untuk Rumah Warga

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id, Boven Digoel ~ Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boven Digoel merencanakan pengembangan hotspot internet berbasis Starlink yang dapat...

Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Morowali Gelar Gerakan Pangan Murah

Hari Pangan Sedunia 2026, Morowali Gelar Gerakan Pangan Murah

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id, Morowali ~ Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dalam rangka memperingati Hari...

Baitul Mal Banda Aceh Buka Bantuan Fisabilillah bagi Pengajar dan Lembaga Pengajian

Bantuan Fisabilillah Banda Aceh 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id ~ Baitul Mal Kota Banda Aceh membuka pengajuan Bantuan Senif Fisabilillah 2026 bagi tenaga pengajar TPA/TPQ, Majelis Taklim, dan...

Tradisi Yelim Kunci Sukses FPMK 2026, Festival Meriah Berkat Swadaya Masyarakat Kei

FPMK 2026 Meriah dengan Anggaran Rp300 Juta Berkat Tradisi Yelim

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id, Maluku Tenggara ~ Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, berlangsung meriah hingga puncak...

Lewat SALUD, Diskominfostandi Katingan Ajarkan Lansia Mengenali Hoaks

SALUD Bekali Lansia Katingan Kenali Hoaks di Ruang Digital

by Dani
26 October 2026
0

Headline.co.id ~ Para lanjut usia (lansia) di Kabupaten Katingan dibekali keterampilan mengenali hoaks dan berita palsu melalui Sosialisasi Literasi Digital...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Daya Tarik Green Canyon Pangandaran, Ada Hujan Abadi hingga Air Terjun Palatar

Harga Tiket Green Canyon Pangandaran, Lengkap dengan Tarif Perahu dan Body Rafting

6 August 2026
Cara Mendapatkan Bansos Kemensos 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos dan Portal Perlinsos

Panduan Lengkap Cara Mendapatkan Bansos Kemensos 2026, Cek Syarat dan Tahapan Pendaftaran

17 January 2026
Pengembang di Temanggung Manfaatkan Kebijakan Pembebasan PBG

Pengembang di Temanggung Manfaatkan Kebijakan Pembebasan PBG

3 December 2025
: Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate berjibaku membersihkan tumpukan sampah domestik di kawasan barangka (kali mati) Kelurahan Gamalama, Sabtu (3/10/2026)/ (Dok. DLH Ternate)

DLH Ternate Bersihkan Kali Gamalama untuk Cegah Banjir

4 October 2026
Warga sedang melihat lokasi Penemuan Mayat di timur Stadion Maguwoharjo Sleman

Heboh Penemuan Mayat di Selokan Timur Maguwoharjo Sleman, Polisi Ungkap Identitas Korban

8 February 2024
: Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Sebanyak 75 relawan dari 15 nagari diberangkatkan ke Kabupaten Solok untuk membantu penanganan pascabanjir bandang (galodo). (foto: MC Tanah Datar)

75 Relawan Tanah Datar Bantu Pemulihan Pascabanjir Solok

1 October 2026
Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama Idul Adha 2026, Berikut Jadwal Libur Lengkapnya

Jadwal Libur Panjang Idul Adha 2026 Jadi 6 Hari, Cek Jadwal Cuti Bersama dan Tanggal Merahnya

18 May 2026

Artikel Terbaru

Dado Langsung Fokus Hadapi Melbourne Victory

Dedi Kusnandar Alihkan Fokus PERSIB ke Melbourne Victory

26 October 2026
Memetik Kelapa Berujung Maut, Lansia di Bantul Diduga Terjatuh dari Ketinggian 20 Meter

Lansia 70 Tahun Ditemukan Meninggal di Tegalan Dlingo Bantul, Diduga Jatuh dari Ketinggian 20 Meter

26 October 2026
Turunkan Polusi Udara, BMKG dan BPBD DKI Jakarta Gelar OMC

Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Tabur 4.000 Kg Garam

26 October 2026
Review Gol Pertama Peralta Dan Adam Alis Menangkan Persib

Persib Menang 2-1 atas Garudayaksa Berkat Gol Adam Alis

26 October 2026
Pembangunan Jalan Kulo–Ekor Diharapkan Permudah Perdagangan Dua Daerah

Jalan Kulo–Ekor Dipercepat untuk Buka Akses Dagang Halmahera

26 October 2026
Kemendikdasmen Jelaskan Skala Skor TKA 200–800, Bukan Persentase Jawaban Benar

Skor TKA 200–800 Bukan Persentase Jawaban Benar

26 October 2026
DPRK Boven Digoel dan Dinas Kominfo Gandeng PT Telkom Kembangkan Hotspot Internet

Hotspot Internet Boven Digoel Disiapkan untuk Rumah Warga

26 October 2026

Popular Story

Kemkomdigi Ingatkan Publik tak Langsung Percaya Informasi Meta AI soal Demo dan Karhutla
Berita

Meta AI Bukan Juru Bicara Meta, Publik Diminta Verifikasi

by masfajar
23 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengingatkan masyarakat agar tidak...

Read moreDetails

Kemenag Tekankan Integritas untuk Cegah Pungutan Liar KUA

Hotspot Karhutla Turun, Kemenhut Perkuat Pemadaman di Kalteng

Santri Batang Raih Prestasi Internasional Lewat Inovasi AI

KKP Alokasikan Rp371,8 Miliar untuk Pulihkan Perikanan Sumatra

Etomidate Rp2,8 Miliar Dikemas Mirip Kopi, Satu Orang Ditangkap

Kirab Obor Porprov XVII Jawa Tengah 2026 Singgah di Demak

Polres Jakbar Ungkap 43 Kasus Pencurian, 53 Orang Diamankan

Izin Pendirian Pesantren Diperketat, Data Lembaga Akan Disinkronkan

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Maluku Tengah, Ini Data BMKG

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.