Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa. Pada akhir Juli 2026, sebanyak 134 mahasiswa telah menerima bantuan ini, dan pemerintah daerah berencana menambah jumlah penerima pada tahap berikutnya. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan bahwa penyaluran beasiswa ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.” Saat ini, Pemkab Lumajang sedang melakukan pendataan dan menghitung kemampuan keuangan daerah sebelum menetapkan jumlah penerima beasiswa tahap selanjutnya.
Jika semua proses berjalan sesuai rencana, pemerintah daerah memperkirakan dapat menambah sekitar 100 mahasiswa baru yang telah diterima di perguruan tinggi negeri dan memenuhi persyaratan. Bunda Indah menekankan bahwa program beasiswa ini diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, terutama yang berstatus yatim, piatu, atau yatim piatu.
Setiap penerima beasiswa direncanakan menerima bantuan sekitar Rp6 juta setiap semester, yang disalurkan setiap enam bulan sekali. Bantuan ini ditujukan untuk membantu biaya pendidikan, termasuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pemerintah daerah berharap para penerima dapat mempertahankan prestasi akademik agar bantuan dapat terus diberikan hingga masa studi selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Lumajang untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan tinggi dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Rencana penambahan penerima beasiswa akan direalisasikan setelah proses pendataan, penyesuaian kemampuan anggaran daerah, serta mekanisme administrasi selesai dilaksanakan. Pemerintah berharap program ini semakin membuka kesempatan bagi generasi muda Lumajang untuk menempuh pendidikan tinggi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.



















