Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Gorontalo bukan sekadar ajang perlombaan. Acara ini merupakan upaya bersama untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat menutup MTQ Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 pada Selasa malam, 7 Juli 2026.
Wagub Idah Syahidah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus didukung oleh keimanan, ketakwaan, dan karakter yang kuat. “Pertahankan prestasi yang telah diraih dan teruslah mengasah kemampuan. Bersiaplah membawa nama harum Gorontalo pada MTQ Tingkat Nasional. Bagi yang belum berhasil, jangan pernah menyerah karena keberhasilan hanya tertunda,” ujarnya.
Apresiasi dan Harapan untuk Peserta
Wagub menyampaikan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi dan berharap mereka dapat terus meningkatkan kemampuan untuk membawa nama baik Gorontalo di tingkat nasional. Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil, Idah meminta agar tidak berkecil hati dan terus berusaha.
Dukungan untuk Pelaksanaan MTQ
Pada kesempatan tersebut, Idah juga menyampaikan apresiasi kepada dewan hakim, panitia penyelenggara, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, LPTQ, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ. Acara ini berlangsung dari 3 hingga 7 Juli dan diikuti oleh 214 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Prestasi Kota Gorontalo
Pada ajang tersebut, Kota Gorontalo berhasil meraih predikat Juara Umum, disusul oleh Kabupaten Gorontalo sebagai Juara II dan Kabupaten Boalemo di peringkat III. Penutupan ini menjadi akhir dari rangkaian seleksi sekaligus awal persiapan kafilah Gorontalo untuk menghadapi MTQ Tingkat Nasional di Nusa Tenggara Timur.



















