Headline.co.id, Jakarta ~ Program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen selama libur sekolah 2026 berhasil meningkatkan mobilitas masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa hingga 30 Juni 2026, sebanyak 1.155.879 tiket telah dipesan, atau 98,40 persen dari total kapasitas diskon yang disediakan. Program ini berlangsung dari 20 Juni hingga 5 Juli 2026 sebagai bagian dari stimulus pemerintah untuk mendukung daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa potongan tarif ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah. “Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan dengan lebih hemat,” ujarnya dalam siaran pers PT KAI di Jakarta, Jumat (4/7/2026).
PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk menyediakan layanan diskon ini. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebutkan bahwa program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati liburan sekolah dengan biaya yang lebih terjangkau. “Kami melihat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program ini,” kata Anne.
Antusiasme Masyarakat dan Data Pemesanan
Berdasarkan data per 30 Juni 2026, dari total 1.174.624 tempat duduk yang mendapatkan diskon, hanya tersisa 18.745 tempat duduk yang belum dipesan. KAI mencatat bahwa selama periode libur sekolah, jumlah pelanggan mencapai 2.889.958 orang, dengan 1.152.854 di antaranya memanfaatkan tiket diskon. Ini menunjukkan bahwa sekitar 39,9 persen dari total pelanggan memanfaatkan program diskon ini.
Puncak penggunaan tiket diskon terjadi pada 28 Juni 2026 dengan 90.366 pelanggan, diikuti oleh 27 Juni dengan 87.175 pelanggan, dan 26 Juni dengan 85.397 pelanggan. “Kami melihat peningkatan yang signifikan pada tanggal-tanggal tersebut,” tambah Anne.
Destinasi Favorit dan Rute Terpadat
Selama masa libur sekolah, perjalanan menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya menjadi favorit. Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah pelanggan tertinggi dengan 130.436 pelanggan, diikuti oleh Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Rute terpadat meliputi Lempuyangan–Pasar Senen dan Pasar Senen–Yogyakarta.
Kereta api dengan jumlah pelanggan tertinggi adalah KA Joglosemarkerto, diikuti oleh KA Ambarawa Ekspres dan KA Pangrango. Anne menilai bahwa tingginya penggunaan kereta api aglomerasi dan antarkota menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan moda transportasi ini tidak hanya untuk perjalanan jarak jauh, tetapi juga untuk perjalanan singkat ke kawasan wisata atau mengunjungi keluarga.
Imbauan dan Layanan Tambahan
KAI mengimbau masyarakat yang masih ingin bepergian selama sisa libur sekolah untuk memeriksa ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau kanal penjualan resmi lainnya. Pelanggan juga diingatkan untuk memastikan data identitas sesuai, memperhatikan jadwal keberangkatan, dan datang lebih awal ke stasiun untuk kelancaran proses boarding. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sisa waktu libur dengan baik,” tutup Anne.




















