HEADLINE.CO.ID, JAKARTA ~ Diogo Jota kembali menjadi pusat perhatian dalam kemenangan dramatis Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski telah wafat tepat satu tahun lalu akibat kecelakaan mobil bersama sang adik, André Silva, nama mantan penyerang Liverpool itu terus dikenang oleh skuad Selecao. Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika Cristiano Ronaldo mengenakan jersey Portugal bernomor punggung 21 milik Diogo Jota setelah peluit panjang dibunyikan di BMO Field, Toronto, Jumat (3/7/2026) pagi WIB.
Diogo Jota mendapat penghormatan sejak sebelum pertandingan dimulai. Foto sang pemain ditampilkan di layar stadion saat lagu kebangsaan Portugal berkumandang, sementara ribuan suporter memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghormatan kepada pemain yang telah membela tim nasional dalam 49 pertandingan dan mencetak 14 gol.
Bagi Portugal, kemenangan 2-1 atas Kroasia bukan hanya memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Hasil tersebut juga menjadi cara tim memberikan penghormatan kepada Diogo Jota, yang hingga kini masih dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Selecao.
Jersey Nomor 21 Jadi Simbol Penghormatan
Sesaat setelah pertandingan berakhir, Ronaldo muncul mengenakan jersey Portugal bernomor punggung 21 yang selama ini identik dengan Diogo Jota. Momen tersebut menjadi simbol bahwa sosok Jota tetap hidup dalam ingatan rekan-rekan setimnya.
Ronaldo mengungkapkan bahwa seluruh skuad telah membahas momen peringatan satu tahun wafatnya Jota sebelum pertandingan dimulai. Menurutnya, kemenangan atas Kroasia memiliki makna emosional yang sangat mendalam.
“Sulit dipercaya. Kami tahu sebelum pertandingan. Ini merupakan momen spesial,” kata Ronaldo.
Ia menambahkan bahwa kebetulan pertandingan berlangsung tepat pada peringatan wafatnya Jota membuat seluruh pemain semakin termotivasi memberikan hasil terbaik.
“Kami bicara hari ini, tim kami, mengenai itu. Sebuah kebetulan dalam hidup, sulit dipercaya. Saya takjub karena situasi hari ini sangat berarti bagi kami. Bukan hanya karena kami memenangkan pertandingan, tetapi juga karena cara kami memenangkannya.”
Portugal Bangkit Lewat Laga Penuh Drama
Pertandingan melawan Kroasia berlangsung ketat. Portugal sempat tertinggal lebih dulu setelah Ivan Perisic mencetak gol pada babak kedua.
Selecao kemudian memperoleh hadiah penalti usai Renato Veiga dilanggar di kotak terlarang. Ronaldo yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk menyamakan kedudukan.
Gol kemenangan akhirnya hadir pada masa injury time. Rafael Leao mengirim umpan silang yang disambut sundulan Goncalo Ramos sehingga mengubah skor menjadi 2-1.
Kroasia sempat kembali membobol gawang Portugal pada menit-menit akhir. Namun gol tersebut dianulir karena offside sehingga Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar.
Ronaldo: Kami Menang untuk Menghormati Diogo
Ronaldo menegaskan bahwa kemenangan tersebut dipersembahkan untuk mendiang Diogo Jota yang menurutnya tetap menyertai perjuangan Portugal.
“Ini hari yang istimewa. Dia ada di sana di atas sana dan menerangi jalan kami.”
Kapten Portugal itu meyakini semangat Jota masih menjadi bagian dari perjalanan tim di Piala Dunia 2026.
“Kami tahu dia ada bersama kami, dan karenanya wajar jika kami menang hari ini untuk menghormatinya dengan cara terbaik.”
Sebagai bentuk penghormatan lainnya, Ronaldo juga mengunggah foto dirinya memegang jersey bernomor 21 melalui akun Instagram seusai pertandingan.
“Kami menang untuk kita, Diogo dan Portugal!!!! Ayooo!!!!” tulis Ronaldo.
Roberto Martinez Sebut Diogo Jota Tetap Menjadi Inspirasi
Pelatih Portugal Roberto Martinez menilai kehadiran Diogo Jota masih memberikan inspirasi bagi seluruh anggota skuad.
“Impian Diogo masih bersama kami dan dia tetap menjadi standar bagi tim ini. Dia menjadi cahaya yang menunjukkan arah bagi kelompok ini,” ujar Martinez.
Ia mengakui bahwa kehilangan Jota masih terasa dalam keseharian tim nasional Portugal.
“Setiap hari terasa berat. Saat kami menjalani latihan, selalu ada momen ketika kami kembali mengingat Diogo.”
Menurut Martinez, kemenangan atas Kroasia merupakan penghormatan terbaik yang dapat diberikan tim kepada mantan penyerang Liverpool tersebut.
“Saya rasa peringatan ini menjadikan pertandingan ini sebagai pertandingan milik Diogo Jota. Diogo akan selalu bersama kami.”
Usai melewati laga penuh emosi tersebut, Portugal kini mengalihkan fokus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim asuhan Roberto Martinez dijadwalkan menghadapi Spanyol dalam pertandingan berikutnya dengan membawa semangat yang mereka persembahkan untuk Diogo Jota.




















