Headline.co.id, Jakarta ~ Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengusulkan strategi “Papua Pacific Gateway” kepada Menteri Luar Negeri Sugiono. Strategi ini bertujuan memperkuat peran Papua dalam mendukung diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik melalui pendekatan olahraga, budaya, dan pariwisata. Usulan ini disampaikan Fakhiri dalam keterangan resmi pada Kamis (2/7/2026).
Fakhiri menekankan bahwa pendekatan melalui olahraga, budaya, dan pariwisata merupakan bentuk diplomasi lunak yang efektif untuk membangun hubungan antarmasyarakat dan memperkuat citra positif Papua di mata dunia. “Pendekatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih baik mengenai Papua,” ujar Fakhiri.
Implementasi Strategi Papua Pacific Gateway
Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi Papua mengusulkan agar Kementerian Luar Negeri berperan sebagai koordinator lintas kementerian dan lembaga. Hal ini bertujuan agar implementasi strategi Papua Pacific Gateway dapat berjalan secara terpadu. Fakhiri menambahkan, “Kami berharap kehadiran atlet, wisatawan, maupun delegasi dari negara-negara Pasifik di Papua dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung perkembangan daerah.”
Agenda Olahraga Internasional di Papua
Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pelaksanaan awal program ini dimulai pada Agustus 2026. Beberapa negara Pasifik akan diundang untuk mengikuti agenda olahraga internasional di Papua, termasuk peluang penyelenggaraan Piala Kemerdekaan U-18 di Jayapura. “Kami optimis program ini akan memperkuat hubungan diplomatik dan meningkatkan pemahaman antarbangsa,” kata Fakhiri.
Dengan strategi ini, Papua berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik, sekaligus mempromosikan potensi daerahnya melalui pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan.






















