Headline.co.id, Blangkejeren ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues sedang mematangkan persiapan penyaluran bibit kopi dan kakao untuk mendukung program restorasi ekonomi kerakyatan dan meningkatkan produktivitas komoditas unggulan daerah. Rapat koordinasi terkait hal ini digelar bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan Kopi dan Kakao di Aula Setdakab Gayo Lues pada Selasa malam (30/6/2026).
Rapat tersebut membahas hasil verifikasi lapangan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian bersama Tim Geospasial. Verifikasi ini bertujuan memastikan akurasi data calon penerima manfaat agar penyaluran bibit dapat dilakukan tepat sasaran. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menegaskan pentingnya mematangkan seluruh persiapan agar distribusi bibit kopi dan kakao berjalan lancar, adil, dan transparan. “Penyaluran harus sesuai dengan kebutuhan dan luas lahan yang dimiliki kelompok tani,” tegas Suhaidi.
Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, menambahkan bahwa tidak boleh ada celah penyimpangan dalam penyaluran bantuan bibit. Ia menekankan bahwa seluruh bibit harus diterima langsung oleh petani penerima. “Pastikan bibit diterima oleh petani yang berhak,” ujar Maliki.
Persyaratan Penyaluran Bibit
Koordinator Satgas Pengembangan Kopi dan Kakao, Thalib, menjelaskan bahwa ada tiga persyaratan utama yang harus dipenuhi sebelum penyaluran bibit dilaksanakan. Pertama, Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) harus sudah diverifikasi. Kedua, regulasi melalui Peraturan Bupati (Perbup) harus disiapkan. Ketiga, rancangan biaya harus disusun secara wajar dan akuntabel. “Semua persyaratan ini harus dipenuhi agar penyaluran bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Kesiapan Verifikasi Lahan
Di sisi teknis, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, Abdul Hakim, memastikan kesiapan verifikasi lahan penerima bantuan. Tim Geospasial telah dibentuk untuk memastikan keabsahan lahan dengan memanfaatkan citra satelit, sehingga distribusi bibit dapat dilakukan secara tepat sasaran. “Kami pastikan verifikasi lahan dilakukan dengan akurat,” jelas Abdul Hakim.
Pemkab Gayo Lues menargetkan program pembagian bibit kopi dan kakao ini dapat memperkuat produktivitas komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat. Sistem pengawasan berlapis diterapkan mulai dari tahap perencanaan hingga penyaluran kepada petani. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Bupati Gayo Lues, Wakil Bupati Gayo Lues, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Gayo Lues, Koordinator Satgas Pengembangan Kopi dan Kakao, KPH VIII, sejumlah kepala perangkat daerah, para camat, serta koordinator kecamatan.




















