Headline.co.id, Redelong ~ Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperkuat langkah antisipasi terhadap dampak fenomena El Niño yang dapat memengaruhi ketahanan pangan dan stabilitas harga bahan pokok. Langkah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual pada Senin (29/6/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir.
Dari Kabupaten Bener Meriah, rapat diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah, Ihsan, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bener Meriah dari Ruang Saber Pungli Setdakab Bener Meriah.
Indeks Perkembangan Harga dan Komoditas Penyumbang Inflasi
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Bener Meriah, Ihsan, melaporkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Bener Meriah pada minggu keempat Juni 2026 mencapai 1,07 persen. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan menjadi perhatian utama, terutama di tengah potensi gangguan pasokan akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Ihsan menjelaskan bahwa cabai merah menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap kenaikan harga, yaitu sebesar 1,08 persen, diikuti oleh bawang merah sebesar 0,50 persen dan beras sebesar 0,43 persen.
Langkah Pengendalian Inflasi dan Kesiapsiagaan
Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat berkomitmen untuk memperkuat langkah pengendalian inflasi, menjaga ketersediaan pasokan pangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak El Niño. Upaya ini bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pengendalian harga pangan dinilai penting agar masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Bener Meriah dapat menghadapi tantangan inflasi dan dampak El Niño dengan lebih baik, menjaga stabilitas ekonomi, dan memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.




















