Headline.co.id, Jakarta ~ Turki vs Paraguay pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2026 berlangsung sengit sejak menit awal. Paraguay berhasil unggul 1-0 atas Turki hingga jeda babak pertama berkat gol cepat Matias Galarza pada detik ke-65 pertandingan. Duel yang menjadi penentu peluang kedua tim untuk tetap bersaing di fase grup itu juga diwarnai kartu merah kontroversial untuk bintang Paraguay, Miguel Almiron.
Dalam pertandingan Turki vs Paraguay, tim asal Eropa berusaha bangkit setelah kalah 0-2 dari Australia pada laga pembuka. Namun, Paraguay justru tampil efektif dan mampu mencetak gol tercepat mereka di turnamen melalui tendangan jarak jauh Galarza yang gagal diantisipasi kiper Ugurcan Cakir.
Hasil Turki vs Paraguay sementara menunjukkan Paraguay unggul meski harus bermain dengan 10 pemain menjelang turun minum. Situasi tersebut terjadi setelah wasit Ivan Barton memberikan kartu merah kepada Miguel Almiron usai meninjau tayangan VAR terkait tindakan tidak sportif terhadap pemain Turki.
Gol Cepat Galarza Bawa Paraguay Memimpin
Paraguay langsung mengejutkan Turki saat laga baru berjalan dua menit. Tepat pada detik ke-65, Matias Galarza melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke sudut gawang dan mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut tercatat sebagai salah satu gol tercepat yang tercipta di Piala Dunia 2026 hingga saat ini.
Setelah tertinggal, Turki meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Vincenzo Montella mendominasi penguasaan bola dan lebih banyak bermain di area pertahanan Paraguay. Namun rapatnya lini belakang wakil Amerika Selatan membuat peluang-peluang Turki sulit berbuah gol.
Pada menit ke-13, Arda Guler memperoleh kesempatan emas setelah menerima umpan tarik dari rekannya. Namun tendangan pemain muda tersebut masih melambung di atas mistar gawang Paraguay.
Paraguay Bertahan Disiplin, Turki Kesulitan Menembus Pertahanan
Meski lebih banyak menguasai bola, Turki terlihat kesulitan membongkar organisasi pertahanan Paraguay yang bermain sangat disiplin. Tim besutan Gustavo Alfaro sengaja menurunkan garis pertahanan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Pada menit ke-24, Hakan Calhanoglu mencoba mengancam melalui tendangan bebas langsung ke arah gawang. Namun upaya gelandang senior Turki itu masih mampu dipatahkan pemain bertahan Paraguay.
Peluang terbaik Turki hadir pada menit ke-35. Berawal dari situasi bola mati, Mert Muldur menyundul bola yang kemudian membentur mistar gawang sebelum mengenai tiang dan keluar lapangan.
Kesempatan tersebut membuat Turki semakin agresif mencari gol penyama kedudukan sebelum turun minum.
VAR Berujung Kartu Merah untuk Miguel Almiron
Insiden penting terjadi pada masa tambahan waktu babak pertama. Wasit Ivan Barton menghentikan pertandingan untuk meninjau tayangan VAR terkait dugaan tindakan tidak sportif yang dilakukan Miguel Almiron.
Setelah pemeriksaan video, wasit memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada pemain andalan Paraguay tersebut pada menit 45+3.
Menurut keputusan wasit, Almiron dinilai melakukan pelanggaran perilaku terhadap pemain Turki. Keputusan itu membuat Paraguay harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain di lapangan.
Meski kehilangan satu pemain, Paraguay berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Paraguay tampil efektif dengan memanfaatkan peluang pertama yang mereka dapatkan. Sebaliknya, Turki yang mendominasi penguasaan bola belum mampu menunjukkan ketajaman di depan gawang lawan.
Kiper Turki, Ugurcan Cakir, juga beberapa kali dipaksa bekerja keras untuk mengamankan peluang berbahaya Paraguay, termasuk tembakan keras dari sudut sempit pada menit ke-37.
Menjelang turun minum, Salih Ozcan Yuksek hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan dari luar kotak penalti pada menit 45+8. Namun bola masih melenceng tipis dari gawang Paraguay.
Hingga akhir babak pertama, skor Turki vs Paraguay tetap bertahan 0-1 untuk keunggulan Paraguay. Hasil sementara ini membuat pertandingan babak kedua diprediksi berlangsung semakin menarik karena Turki berpeluang memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memburu gol penyama kedudukan dalam laga penting Grup D Piala Dunia 2026.





















