Headline.co.id, Pemerintah Indonesia Terus Mempercepat Upaya Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pascabencana Di Provinsi Aceh ~ Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah segera pulih. Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang diadakan di Jakarta pada Kamis (18/6/2026), Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan efektif.
Hingga 17 Juni 2026, pemulihan infrastruktur menunjukkan kemajuan signifikan dengan 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional yang terdampak bencana telah kembali berfungsi sepenuhnya. “Kami terus memperkuat koordinasi agar rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” ujar Dody. Selain itu, 2.270 dari total 2.421 ruas jalan daerah telah kembali fungsional, sementara penanganan jembatan daerah mencapai 796 unit dari total 1.181 jembatan terdampak.
Di sektor sumber daya air dan permukiman, pemerintah berhasil memulihkan seluruh 178 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana. Pembangunan hunian pascabencana juga terus berjalan dengan capaian 1.554 unit rumah dari total kebutuhan yang telah ditetapkan di 18 lokasi. Kementerian PU mencatat penyelesaian penanganan 429 sekolah, madrasah, dan pondok pesantren yang terdampak bencana, serta pemulihan fasilitas kesehatan, peribadatan, perkantoran pemerintah, dan sarana olahraga.
Untuk mengurangi risiko bencana lanjutan, pemerintah membangun 111 unit sabo dam di wilayah terdampak. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi tidak terkendala persoalan regulasi. “Sinergi antarlembaga sangat penting untuk memastikan tidak ada kendala regulasi dalam proses pemulihan,” kata Pratikno.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengapresiasi respons cepat Kementerian PU dalam mengerahkan personel dan alat berat ke wilayah terdampak. Melalui Program Padat Karya Tunai (PKT), pemerintah juga mendorong pemulihan ekonomi masyarakat dengan realisasi anggaran Rp37,77 miliar yang melibatkan 6.165 tenaga kerja di daerah terdampak. Kementerian PU menegaskan akan terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi dengan prinsip build back better, sehingga infrastruktur yang dibangun kembali menjadi lebih tangguh dan aman.



















