Headline.co.id, Singkawang ~ Suasana penuh haru dan syukur menyelimuti penyambutan 157 jamaah haji asal Kota Singkawang yang tiba di Kantor Wali Kota Singkawang pada Rabu (17/6/2026). Para jamaah, yang tergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Batam, kembali ke tanah air dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Mereka didampingi oleh 1 Pendamping Haji Daerah (PHD).
Kepulangan para jamaah disambut oleh jajaran Pemerintah Kota Singkawang, forkopimda, dan keluarga. Tangis haru pecah saat para jamaah turun dari kendaraan dan bertemu kembali dengan keluarga setelah hampir 44 hari berpisah sejak keberangkatan pada 4 Mei 2026.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dan pendamping dalam keadaan selamat. Ia menyatakan bahwa para jamaah telah melalui perjalanan panjang dan ibadah yang menantang, terutama di tengah suhu panas ekstrem di Tanah Suci. “Alhamdulillah, seluruh jamaah haji Kota Singkawang yang berjumlah 157 orang beserta 1 pendamping dapat kembali ke tanah air dengan selamat, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan,” ujarnya.
Namun, Dwi Yanti juga menyampaikan bahwa ada dua jamaah yang tiba dalam kondisi kurang sehat dan langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di Singkawang. “Ada dua jamaah yang memerlukan perhatian kesehatan lebih lanjut dan telah dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis. Kita doakan semoga keduanya segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” katanya.
Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan dan memperbanyak waktu istirahat setelah menjalani ibadah haji yang menguras energi fisik maupun mental. “Setelah kembali berkumpul dengan keluarga, para jamaah diharapkan dapat memulihkan kondisi tubuh dengan baik agar kesehatan tetap terjaga,” pesannya.
Di ratusan jamaah yang tiba, Tadjuddin Noor (71) merasakan haru saat kembali memeluk istri dan anak-anaknya yang setia menanti kepulangannya. Bagi Tadjuddin, pertemuan kembali dengan keluarga menjadi kebahagiaan yang tak ternilai setelah menjalani perjalanan spiritual sekaligus fisik yang panjang. “Alhamdulillah, berkat doa istri, anak-anak, dan keluarga, saya bisa kembali ke Singkawang dengan selamat. Kebahagiaan bisa berkumpul kembali bersama keluarga menjadi semangat untuk memulihkan kondisi fisik yang masih terasa lelah,” tuturnya.
Ia berharap seluruh ibadah yang telah dijalankan selama di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan, tidak hanya bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya. “Semoga ibadah haji kami diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur. Semoga segala lelah dan pengorbanan selama di Tanah Suci membawa berkah bagi keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.





















