Headline.co.id, Jakarta ~ Nicolas Jackson menjadi salah satu sorotan dalam laga Prancis vs Senegal pada matchday pembuka Grup I Piala Dunia 2026, meski gagal membawa timnya meraih poin. Penyerang Senegal itu tampil agresif sepanjang pertandingan di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026), namun Senegal harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-3.
Dalam duel Prancis vs Senegal, Nicolas Jackson memang tidak mencatatkan namanya di papan skor. Namun, performanya dinilai cukup menjanjikan setelah beberapa kali merepotkan lini belakang Les Bleus yang diperkuat William Saliba dan Dayot Upamecano.
Penampilan Nicolas Jackson pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 juga menjadi perhatian karena dinilai dapat memengaruhi masa depannya di Chelsea. Di tengah perubahan kepelatihan dengan hadirnya Xabi Alonso, striker berusia 24 tahun itu dianggap masih memiliki peluang besar untuk bertahan di Stamford Bridge.
Nicolas Jackson Merepotkan Pertahanan Prancis
Sejak menit-menit awal pertandingan, Senegal tampil berani menghadapi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 tersebut. Nicolas Jackson menjadi ujung tombak serangan dan menunjukkan kualitasnya dalam duel fisik melawan Saliba serta Upamecano.
Peluang terbaik Jackson hadir pada menit ke-25. Memanfaatkan umpan terobosan El Hadji Malick Diouf, mantan pemain pinjaman Bayern Munchen itu berhasil menemukan ruang tembak di dalam kotak penalti.
Namun, sepakan kaki kirinya hanya membentur tiang gawang sebelum mengenai Mike Maignan dan menghasilkan sepak pojok bagi Senegal.
Jackson juga sempat membuat pendukung Senegal bersorak pada menit ke-68 setelah menjebol gawang Prancis. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit karena ia terlebih dahulu terjebak dalam posisi offside.
Berdasarkan data FotMob, Jackson mencatatkan 32 sentuhan bola, tiga sentuhan di kotak penalti lawan, akurasi umpan 71 persen, menciptakan dua peluang, satu tekel, dua recovery, dua sapuan, serta memenangi dua duel sepanjang pertandingan.
Mbappe Antar Prancis Menang
Meski Senegal tampil kompetitif, efektivitas menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Prancis baru memecah kebuntuan pada menit ke-66 melalui Kylian Mbappe. Striker Real Madrid itu sukses memanfaatkan umpan terobosan Michael Olise untuk menaklukkan Edouard Mendy.
Bradley Barcola kemudian menggandakan keunggulan Les Bleus pada menit ke-82 setelah menerima umpan Adrien Rabiot dan mengecoh Mendy lewat tendangan cungkil.
Senegal sempat memperkecil ketertinggalan melalui pemain pengganti Ibrahim Mbaye pada menit ke-90+5. Namun, harapan untuk bangkit hanya berlangsung singkat.
Satu menit berselang, Mbappe kembali menunjukkan kelasnya dengan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam sudut atas gawang Mendy untuk memastikan kemenangan Prancis 3-1.
Wayne Rooney: Nicolas Jackson Sedang Membuktikan Diri
Performa Nicolas Jackson turut mendapat perhatian dari legenda Manchester United, Wayne Rooney.
Berbicara kepada BBC Sport sebelum laga berlangsung, Rooney menilai Piala Dunia 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Jackson terkait masa depannya di Chelsea.
“Saya sangat menyukainya. Dalam dua musim pertamanya, dia mencetak 30 gol. Kemudian Enzo Maresca datang, tidak terlalu mengandalkannya dan dia dipinjamkan ke Bayern Munchen,” kata Rooney.
Rooney memahami situasi Jackson yang harus bersaing dengan Harry Kane selama masa peminjaman di Bayern.
“Di belakang Harry Kane, dia memang tidak akan mendapatkan banyak waktu bermain. Rasanya ini seperti audisi baginya malam ini dan sepanjang Piala Dunia. Apakah Xabi Alonso menginginkannya kembali di Chelsea? Apakah Bayern ingin merekrutnya?” ujarnya.
Mantan kapten timnas Inggris itu juga memuji sikap profesional Jackson.
“Dia punya sesuatu yang harus dibuktikan. Saya berharap dia tampil sangat baik di Piala Dunia ini karena ketika saya melihatnya bermain, sikapnya sangat luar biasa. Jumlah gol dan assist-nya juga sangat bagus. Banyak hal yang dipertaruhkan,” tambah Rooney.
Peluang Nicolas Jackson di Chelsea Masih Terbuka
Kekalahan dari Prancis memang menjadi awal yang kurang ideal bagi Senegal di Grup I Piala Dunia 2026. Namun, secara individu, Nicolas Jackson dinilai berhasil menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki potensi besar.
Kembalinya Jackson ke Chelsea setelah masa peminjaman di Bayern Munchen bertepatan dengan era baru di bawah Xabi Alonso. Dengan kebutuhan Chelsea untuk memperkuat beberapa sektor lain pada bursa transfer musim panas, peluang Jackson untuk bertahan dinilai cukup terbuka.
Penyerang berusia 24 tahun itu juga memiliki nilai tambah berupa fleksibilitas bermain di beberapa posisi lini depan. Meski masih perlu meningkatkan konsistensi penyelesaian akhir dan penguasaan bola saat mendapat tekanan lawan, kualitas fisik serta kemampuannya menembus garis pertahanan lawan tetap menjadi aset berharga.
Senegal sendiri kini wajib bangkit saat menghadapi Norwegia pada laga berikutnya jika ingin menjaga asa lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026. Sementara bagi Nicolas Jackson, penampilan melawan Prancis menjadi bukti bahwa dirinya belum habis dan masih layak diperhitungkan, baik bersama negaranya maupun di level klub.





















