Headline.co.id, Jakarta ~ Peringatan Hari Susu Nusantara 2026 yang diselenggarakan di SDN 01 Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Kamis (4/6/2026), menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya konsumsi susu dan pemenuhan gizi seimbang sejak dini. Dalam acara tersebut, Dr. Yudhi Adrianto, seorang ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), memberikan edukasi interaktif kepada para siswa tentang peran susu dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak.
Dr. Yudhi menjelaskan kepada siswa tentang kandungan gizi dalam susu dan produk olahannya, seperti yogurt yang juga dibagikan dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa masa anak-anak adalah periode penting untuk pertumbuhan, sehingga memerlukan asupan energi dan zat gizi yang cukup, terutama protein. “Dalam proses pertumbuhan, anak-anak membutuhkan energi dan zat gizi. Yang paling penting dalam mendukung pertumbuhan adalah protein, dan susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik,” ujarnya di hadapan ratusan siswa.
Selain protein, Dr. Yudhi juga menjelaskan manfaat lemak, vitamin, dan mineral dalam susu. Ia menyebutkan bahwa vitamin A berperan dalam menjaga kesehatan mata, vitamin D membantu pertumbuhan tulang dan penyerapan kalsium, sementara vitamin C dan vitamin B mendukung sistem kekebalan tubuh serta proses metabolisme.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Yudhi juga menekankan pentingnya kebiasaan sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Menurutnya, sarapan dengan menu bergizi dan mengandung protein dapat membantu siswa tetap fokus selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Anak-anak wajib sarapan agar pembelajaran berjalan optimal, tidak mudah mengantuk, tidak cepat lemas, dan dapat mengikuti pelajaran dengan baik,” katanya.
Selain susu, sumber protein dapat diperoleh dari berbagai bahan pangan lain seperti daging, ikan, telur, ayam, tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi seimbang perlu dilakukan melalui konsumsi makanan yang beragam. Dalam sesi tanya jawab, Dr. Yudhi menjelaskan bahwa kebutuhan protein bagi anak bersifat wajib untuk mendukung pertumbuhan. Namun, konsumsi susu tidak bersifat wajib selama kebutuhan protein harian dapat dipenuhi dari berbagai sumber pangan sesuai prinsip gizi seimbang. “Yang wajib adalah kebutuhan proteinnya terpenuhi. Sumber proteinnya bisa beragam, baik protein hewani maupun protein nabati,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa susu dapat menjadi pilihan suplemen gizi bagi kelompok lanjut usia, terutama apabila asupan makanan sehari-hari kurang mencukupi. Namun, pemilihan jenis susu harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan lansia, termasuk memperhatikan kandungan laktosa agar tidak menimbulkan gangguan pencernaan.
Sarapan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan dan aktivitas belajar siswa di sekolah. Di tengah padatnya kegiatan anak sejak pagi hari, orang tua memiliki peran besar untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sebelum memulai aktivitas. Salah seorang wali murid SDN 1 Pondok Labu, Ibu Hani, mengatakan bahwa anak-anak memiliki jadwal yang cukup padat sejak pagi sehingga membutuhkan asupan energi yang cukup melalui sarapan.
Menurutnya, tidak jarang anak-anak melewatkan sarapan karena terburu-buru atau terlalu sibuk mempersiapkan diri ke sekolah. Karena itu, keluarga berupaya menjadikan sarapan sebagai rutinitas harian yang tidak boleh ditinggalkan. Ia menjelaskan, pemenuhan gizi melalui sarapan sangat penting untuk membantu anak menjalani berbagai aktivitas selama berada di sekolah. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan energi yang cukup, anak dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih optimal.
Selain menyediakan makanan bergizi, orang tua juga terus mengingatkan anak-anak untuk menjaga pola makan yang baik demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. Hani berharap kebiasaan sarapan dan konsumsi makanan bergizi dapat membantu anak tumbuh sehat, berkembang dengan baik, serta memiliki bekal yang cukup untuk meraih cita-cita di masa depan.
Melalui pembiasaan sarapan sehat dan konsumsi gizi seimbang sejak dini, orang tua berharap anak-anak dapat memiliki kondisi fisik yang prima, konsentrasi belajar yang lebih baik, serta kesiapan menghadapi berbagai aktivitas di sekolah setiap hari. Peringatan Hari Susu Nusantara 2026 di SDN 01 Pondok Labu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi pangan bergizi, khususnya sumber protein, guna mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, aktif, dan produktif. Melalui edukasi sejak usia sekolah, diharapkan terbentuk generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.




















