Headline.co.id, Gorontalo ~ Pada tanggal 1 Juni 2026, Pemerintah Provinsi Gorontalo merayakan momen penting dengan berakhirnya masa pengabdian Zamir Abdussamad, seorang abdi negara yang telah berkontribusi besar dalam pelayanan kesehatan. Zamir, yang lebih dikenal sebagai Om Utam oleh rekan-rekannya di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, memasuki masa pensiun setelah 19 tahun 4 bulan mengabdi.
Om Utam memulai kariernya sebagai tenaga honorer sejak Provinsi Gorontalo terbentuk, sebelum akhirnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2007. Selama bertahun-tahun, ia menyaksikan transformasi kelembagaan dari Dinas Kesehatan dan Sosial menjadi Dinas Kesehatan, hingga kini menjadi Dinkes P2KB. Loyalitasnya tetap teguh meski telah melewati delapan periode kepemimpinan Kepala Dinas yang berbeda.
Di lingkungan kerjanya, Om Utam dikenal sebagai sosok yang tulus dan berdedikasi. Tugasnya beragam, mulai dari mengelola berkas administrasi, menjadi sopir dinas, hingga sekretaris pribadi yang dipercaya penuh. “Om Utam adalah definisi dari ketulusan yang sunyi,” kenang salah satu rekan kerjanya.
Selain dedikasinya di kantor, Om Utam juga dikenal memiliki cara unik untuk menjaga keseimbangan hidup, yaitu dengan bernyanyi. Aktivitas karaoke menjadi cara baginya untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran agar dapat kembali bekerja dengan semangat positif.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, memberikan apresiasi atas pengabdian Om Utam. “Pengabdian beliau merupakan contoh nyata loyalitas dan tanggung jawab seorang ASN. Atas nama keluarga besar Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini,” ujar Anang.
Meskipun masa tugas formalnya telah berakhir, Om Utam meninggalkan warisan nilai yang kuat bagi generasi muda di Dinkes P2KB Gorontalo. Ia mengajarkan pentingnya bekerja dengan integritas dan selalu bersyukur. Om Utam membuktikan bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak hanya bergantung pada mereka yang terlihat di depan, tetapi juga pada mereka yang bekerja keras di balik layar.




















